Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Di video kali ini, kita akan membahas soal penalaran umum mengenai logika matematika. Mari kita perhatikan soal tentang Lisa berikut ini.
Langkah pertama, kita lakukan pemodelan variabel logika. Kita misalkan p adalah Lisa memiliki SIM C, maka negasi p berarti Lisa tidak memiliki SIM C. Lalu, q adalah Lisa bisa mengendarai motor, dan r adalah Lisa jalan-jalan ke Malang.
Langkah kedua, kita identifikasi premisnya. Premis satu: Lisa tidak memiliki SIM C atau bisa mengendarai motor, disimbolkan negasi p atau q. Premis dua: Jika bisa mengendarai motor, maka bisa jalan-jalan ke Malang, disimbolkan q maka r.
Langkah ketiga, kita gunakan aturan ekuivalensi logika. Aturan dasarnya adalah negasi A atau B ekuivalen dengan jika A maka B. Maka, kita ubah Premis satu dari bentuk negasi p atau q menjadi bentuk implikasi, yaitu jika p maka q.
Langkah keempat adalah penarikan kesimpulan dengan aturan silogisme. Dari premis satu yang baru, yaitu p maka q, dan premis dua yaitu q maka r, kita bisa menarik kesimpulan akhir yaitu jika p maka r.
Terakhir, kita terjemahkan kembali simbol p maka r. Kalimatnya menjadi: Jika Lisa memiliki SIM C, maka Lisa bisa jalan-jalan ke Kota Malang. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah pilihan C. Sampai jumpa di soal berikutnya!