Sekarang kita bedah sifat pangkat bilangan negatif dengan membandingkan a, akar pangkat tiga dari a, dan a pangkat tiga pada garis bilangan. Perhatikan titik nol, negatif satu, dan negatif dua. Di zona kiri negatif satu, misalnya a sama dengan negatif delapan, maka akar pangkat tiganya adalah negatif dua dan a pangkat tiga adalah negatif lima ratus dua belas. Di sini a pangkat tiga adalah yang terkecil. Namun di zona antara negatif satu dan nol, misal a sama dengan negatif satu per delapan, maka akar pangkat tiganya adalah negatif setengah dan a pangkat tiga adalah negatif satu per lima ratus dua belas, sehingga a pangkat tiga justru yang terbesar. Saat menguji pernyataan satu dengan rentang negatif dua kurang dari a kurang dari negatif satu per sembilan, jawabannya tidak pasti karena mencakup kedua zona, jadi pernyataan satu tidak cukup. Sedangkan pada uji pernyataan dua dengan rentang negatif satu kurang dari a kurang dari nol, hasilnya konsisten memberikan jawaban tidak, sehingga pernyataan dua saja cukup.