Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Selamat datang di materi Penalaran Logika UTBK. Kenapa penalaran logika itu penting? Karena membantu kita mengambil keputusan yang valid dan menghindari kesalahan berpikir atau falasi.
Apa itu Silogisme Hipotetis? Perhatikan simbol P maka Q. Di sini, P disebut sebagai Anteseden atau sebab, sedangkan Q disebut sebagai Konsekuen atau akibat yang dihubungkan oleh tanda panah.
Hati-hati dengan kesalahan Affirming the Consequent. Polanya adalah Premis satu: P maka Q, dan Premis dua: Q atau akibat terjadi. Mengambil kesimpulan bahwa pasti P adalah tidak valid!
Contoh kasusnya, P: Saya datang tepat waktu, dan Q: Saya mendapat kursi depan. Jika saya mendapat kursi depan, apakah pasti karena tepat waktu? Belum tentu! Mungkin saja ruangannya memang sedang kosong.
Bandingkan dengan pola yang valid. Pertama, Modus Ponens: P maka Q, jika P maka kesimpulannya Q. Kedua, Modus Tollens: P maka Q, jika bukan Q maka kesimpulannya adalah bukan P.
Tipsnya: Identifikasi P dan Q, hati-hati jika soal hanya menyebutkan Q karena akibat bisa punya banyak sebab. Gunakan Modus Tollens jika Q diingkari. Belajar Penalaran Umum jadi lebih mudah!
Itulah pembahasan kita mengenai logika silogisme. Dengan memahami pola yang benar, kamu akan lebih teliti dalam menjawab soal-soal UTBK nanti. Sampai jumpa di video selanjutnya!