Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo teman-teman! Kali ini kita akan membahas Penalaran Deduktif, yaitu proses penarikan kesimpulan dari pernyataan bersifat umum atau premis menjadi kesimpulan yang bersifat khusus. Perhatikan diagram alirnya, dari umum menuju khusus.
Selanjutnya ada Proporsi Tunggal, yaitu pernyataan dasar atau kalimat tunggal. Contohnya adalah pernyataan p, hari ini hujan, dan pernyataan q, Budi membawa payung.
Lalu, ada Proporsi Majemuk yang dibentuk dari dua atau lebih proporsi tunggal menggunakan kata hubung. Kata hubung utamanya adalah dan atau konjungsi, atau atau disjungsi, serta jika maka untuk implikasi.
Mari bahas Disjungsi dengan simbol p atau q. Pernyataan ini bernilai benar jika setidaknya salah satu proporsinya benar. Contohnya adalah kalimat, Budi makan nasi atau makan mi.
Berikutnya adalah Implikasi dengan simbol p panah q, dibaca jika p maka q. Di sini p disebut anteseden atau sebab, dan q adalah konsekuen atau akibat. Contohnya, jika hari hujan, maka jalanan basah.
Memahami penalaran deduktif seperti ini akan sangat membantumu berpikir logis dan sistematis dalam mengerjakan soal-soal UTBK!
Itulah konsep dasar logika matematika kita kali ini. Sampai jumpa di video berikutnya dan selamat belajar!