Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo Farrel! Mari kita pelajari apa itu tinggi segitiga. Tinggi adalah garis yang ditarik dari satu titik sudut secara tegak lurus ke sisi di depannya atau alas. Di sini terlihat segitiga dengan garis te, label alas, dan tanda siku-siku.
Aturan pentingnya adalah garis tinggi selalu tegak lurus atau membentuk sudut sembilan puluh derajat. Jika garisnya miring seperti contoh salah yang berwarna merah ini, maka itu bukan tinggi karena tidak sembilan puluh derajat.
Nah, garis yang benar adalah yang berwarna hijau ini. Ia berdiri tegak lurus dan membentuk sudut sembilan puluh derajat tepat di atas garis dasarnya.
Pertama, pada segitiga lancip, posisi tinggi te berada di dalam segitiga. Garis ini ditarik lurus ke arah alas dan membentuk sudut siku-siku di dalamnya.
Kedua, untuk segitiga siku-siku, tingginya adalah salah satu sisi tegaknya sendiri. Jadi, sisi te dan alas a sudah otomatis saling tegak lurus membentuk sudut siku-siku.
Ketiga, pada segitiga tumpul, tingginya berada di luar segitiga. Kita perlu membuat garis perpanjangan alas untuk menemukannya, sehingga garis te tetap tegak lurus terhadap alas a tersebut.
Kesimpulannya, tinggi selalu tegak lurus sembilan puluh derajat ke alas, bisa di dalam, di sisi, atau di luar segitiga. Ini sangat penting untuk menghitung luas dengan rumus Luas sama dengan setengah dikali alas dikali tinggi.
Sekarang kamu sudah punya fondasi yang kuat untuk mengerjakan soal-soal nomor delapan sampai sepuluh nanti. Semangat belajarnya ya, Farrel!