Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan belajar Aturan Penjumlahan Peluang dalam materi Pengetahuan Kuantitatif. Aturan ini digunakan untuk menghitung peluang gabungan dua kejadian, yaitu A atau B.
Pertama, Kejadian Saling Lepas. Di sini, kejadian A dan B tidak bisa terjadi bersamaan sehingga lingkarannya terpisah. Rumusnya adalah peluang A gabung B sama dengan peluang A ditambah peluang B.
Kedua, Kejadian Tidak Saling Lepas. Pada kondisi ini, ada irisan antara kejadian A dan B. Rumusnya adalah peluang A gabung B sama dengan peluang A ditambah peluang B dikurangi peluang A irisan B.
Mari kita lihat contoh soal UTBK. Sebuah dadu dilempar satu kali. Tentukanlah peluang muncul mata dadu bernilai genap atau prima.
Untuk pembahasannya, ruang sampel S memiliki n S sama dengan enam. Kejadian A genap memiliki n A sama dengan tiga. Kejadian B prima memiliki n B sama dengan tiga. Dan irisan A dan B adalah dua, sehingga n A irisan B sama dengan satu.
Hasil akhirnya, peluang A gabung B sama dengan tiga per enam ditambah tiga per enam dikurangi satu per enam, hasilnya adalah lima per enam. Jadi, peluang muncul genap atau prima adalah lima per enam.
Itulah cara menggunakan aturan penjumlahan peluang. Sampai jumpa di materi selanjutnya!