Memasuki masa pergerakan nasional, terdapat faktor eksternal seperti kemenangan Jepang atas Rusia tahun seribu sembilan ratus lima dan nasionalisme Asia Afrika, yang melahirkan Budi Utomo tahun seribu sembilan ratus delapan, Sarekat Islam, dan Sumpah Pemuda seribu sembilan ratus dua puluh delapan.