1. Ejaan baku (EYD V): penulisan kata serapan & di-/ke-
Buku itu diletakkan di atas meja, lalu ia pergi ke kampus.
Buku itu di letakkan diatas meja, lalu ia pergi kekampus.
Rangkuman aturan Pemahaman Bacaan & Menulis — ejaan EYD, tanda baca, konjungsi, kalimat efektif, sampai koherensi paragraf. Pakai sebagai review cepat sebelum tryout.
Buku itu diletakkan di atas meja, lalu ia pergi ke kampus.
Buku itu di letakkan diatas meja, lalu ia pergi kekampus.
Karena hujan deras, jadwal tryout ditunda.
Anak kalimat ("Karena hujan deras") di depan → pakai koma.
Jadwal tryout ditunda, karena hujan deras.
Induk di depan → tanda koma tidak dibutuhkan.
Nilai simulasinya naik. Namun, dia tetap merasa kurang siap.
Nilai simulasinya naik, namun dia tetap merasa kurang siap.
Kesalahan klasik: "namun" dipakai di tengah kalimat seperti "tetapi". Pisahkan jadi dua kalimat.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan pola belajar siswa.
Tiga verba paralel (meng-) → memenuhi keparalelan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, analisis, dan kesimpulan pola belajar siswa.
Campur verba dan nomina → tidak paralel.
Belajar rutin meningkatkan retensi. Riset menunjukkan jadwal harian 30 menit lebih efektif daripada sesi maraton. Pelajar yang konsisten juga cenderung tidak panik menjelang ujian.
Semua kalimat menguatkan ide pokok "belajar rutin meningkatkan retensi".
Belajar rutin meningkatkan retensi. Riset menunjukkan sesi 30 menit lebih efektif. Kopi pagi juga bisa menjadi hobi yang menyenangkan.
Kalimat ketiga tidak menjelaskan ide pokok → sumbang.
"Pemerintah perlu membatasi kendaraan pribadi karena data polusi udara meningkat 23% dalam setahun." → argumentasi (klaim + bukti).
"Kendaraan pribadi ada yang besar, kecil, dan berwarna-warni." → deskripsi, bukan argumentasi. Jangan tertipu oleh topik.
Presiden Joko Widodo meresmikan proyek di Jakarta; menteri pendidikan turut hadir.
"Presiden Joko Widodo" kapital (jabatan + nama), "menteri pendidikan" kecil (jabatan umum).
presiden Joko widodo meresmikan proyek di jakarta; Menteri Pendidikan turut hadir.
PBM (Pemahaman Bacaan & Menulis) adalah salah satu subtes UTBK yang mengukur kemampuan memahami isi bacaan, menyunting kalimat, serta menerapkan aturan ejaan dan tanda baca bahasa Indonesia baku.
UTBK memakai pedoman terbaru, yaitu EYD V (Ejaan Yang Disempurnakan edisi kelima) yang diresmikan melalui Permendikbud No. 0424/I/BS.00.01/2022. Prinsipnya mirip dengan PUEBI, jadi kalau kamu sudah menguasai PUEBI, tinggal menyesuaikan beberapa pembaruan.
Yang paling sering: konjungsi koordinatif (dan, atau, tetapi), subordinatif sebab-akibat (karena, sehingga, sebab), subordinatif waktu (ketika, sebelum, setelah), dan antarkalimat (namun, oleh karena itu, selain itu). Fokus pada perbedaan antarkalimat vs. intrakalimat.
Cek lima hal: (1) kesatuan — ada subjek dan predikat yang jelas, (2) hemat — tidak ada kata yang mubazir atau pleonastis, (3) paralel — bentuk kata sejajar pada perincian, (4) logis — hubungan makna masuk akal, dan (5) padu — susunan tidak rancu.
Kohesi adalah keterhubungan bentuk — konjungsi, kata ganti, dan pengulangan yang merekatkan antarkalimat. Koherensi adalah keterhubungan makna — ide antarkalimat saling mendukung satu gagasan utama. Paragraf yang baik punya keduanya.
Teks eksposisi, argumentasi, deskripsi, narasi, serta editorial/opini populer. Identifikasi tujuan teks dari strukturnya: eksposisi memaparkan, argumentasi meyakinkan dengan bukti, deskripsi menggambarkan, narasi menceritakan urutan kejadian.
Baca kalimat utuh dulu, identifikasi subjek + predikat, lalu cek ejaan, tanda baca, pilihan kata, dan logika. Opsi yang paling sering salah biasanya yang (a) menambah kata mubazir, (b) memakai konjungsi ganda, atau (c) mengubah makna asli kalimat. Pilih opsi yang paling ringkas dan tetap mempertahankan maksud asli.
Subtes PBM di UTBK-SNBT berisi 20 soal dengan alokasi waktu 25 menit. Rata-rata ≈ 75 detik per soal — cukup ketat, jadi kuasai aturan umumnya supaya tidak perlu mengulang baca kalimat berkali-kali.
Daftar Pintarly gratis dan dapatkan rencana belajar yang dipersonalisasi, bank soal UTBK/SNBT, dan AI Tutor 24/7.