Debit dan Kredit: Cara Cepat Menentukan Sisi Akun
Tentukan debit atau kredit lewat dua pertanyaan, bukan tabel hafalan: akun ini di sisi mana dari persamaan akuntansi, dan saldonya naik atau turun.
Di halaman ini
- Kenapa persamaan akuntansi lebih berguna daripada jembatan keledai
- Dua pertanyaan untuk setiap akun yang tersentuh
- Transaksi yang sering salah karena dua akunnya di sisi yang sama
- Tiga pola untuk mengecek jurnal sendiri
- Akun kontra dan kenapa arahnya terbalik
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pertanyaan yang sering muncul
- Apakah debit selalu berarti uang masuk?
- Kenapa di aplikasi bank debit justru mengurangi saldo saya?
- Akun apa saja yang saldo normalnya debit?
- Bagaimana cara cepat tahu jurnal saya salah?
- Apakah aturan ini berubah di perusahaan dagang atau manufaktur?
Cara menentukan debit kredit sebuah akun akuntansi cukup lewat dua pertanyaan: akun itu ada di sisi kiri atau sisi kanan persamaan akuntansi, dan saldonya bertambah atau berkurang. Sisi kiri bertambah masuk debit, sisi kanan bertambah masuk kredit, dan kalau berkurang arahnya dibalik. Dua pertanyaan ini menggantikan tabel lima jenis akun yang biasanya dihafal menjelang kuis, dan tetap jalan di transaksi yang paling sering bikin ragu.
Kenapa persamaan akuntansi lebih berguna daripada jembatan keledai
Persamaan yang kamu dapat di pertemuan pertama cuma punya tiga suku:
Aset = Liabilitas + Ekuitas
Pendapatan dan beban tidak kelihatan di sana, padahal dua akun itulah yang paling sering muncul di soal jurnal umum. Keduanya sebenarnya mengubah ekuitas. Pendapatan menaikkan ekuitas, beban dan prive menurunkannya. Kalau ketiganya dipindahkan supaya tidak ada tanda minus di persamaan, bentuknya jadi seperti ini:
Aset + Beban + Prive = Liabilitas + Ekuitas + Pendapatan
Inilah persamaan akuntansi yang diperluas, dan ini satu-satunya hal yang perlu kamu ingat. Semua akun di ruas kiri bersaldo normal debit. Semua akun di ruas kanan bersaldo normal kredit. Lima jenis akun yang biasanya dihafal lewat singkatan sekarang hanya soal posisi.
| Jenis akun | Sisi persamaan | Saldo normal | Bertambah | Berkurang |
|---|---|---|---|---|
| Aset (kas, piutang, peralatan) | Kiri | Debit | Debit | Kredit |
| Beban (gaji, listrik, sewa) | Kiri | Debit | Debit | Kredit |
| Prive atau dividen | Kiri | Debit | Debit | Kredit |
| Liabilitas (utang usaha, utang bank) | Kanan | Kredit | Kredit | Debit |
| Ekuitas (modal pemilik) | Kanan | Kredit | Kredit | Debit |
| Pendapatan (jasa, penjualan) | Kanan | Kredit | Kredit | Debit |
Perhatikan kolom paling kanan. Tidak ada baris yang perlu dihafal terpisah, karena isinya cuma kebalikan dari kolom sebelumnya.
Dua pertanyaan untuk setiap akun yang tersentuh
Urutan pengerjaannya selalu sama. Baca transaksi, tentukan akun apa saja yang berubah, lalu untuk tiap akun tanya: dia di sisi mana, dan dia naik atau turun. Baru setelah itu tulis angkanya.
| Transaksi | Akun | Sisi | Naik atau turun | Dicatat di |
|---|---|---|---|---|
| Menerima pendapatan jasa tunai Rp 3.000.000 | Kas | Kiri | Naik | Debit |
| Pendapatan jasa | Kanan | Naik | Kredit | |
| Membeli perlengkapan tunai Rp 1.500.000 | Perlengkapan | Kiri | Naik | Debit |
| Kas | Kiri | Turun | Kredit | |
| Membayar gaji karyawan Rp 2.400.000 | Beban gaji | Kiri | Naik | Debit |
| Kas | Kiri | Turun | Kredit | |
| Membayar utang usaha Rp 2.000.000 | Utang usaha | Kanan | Turun | Debit |
| Kas | Kiri | Turun | Kredit | |
| Menerima pelunasan piutang Rp 1.200.000 | Kas | Kiri | Naik | Debit |
| Piutang usaha | Kiri | Turun | Kredit | |
| Pemilik menarik uang pribadi Rp 1.000.000 | Prive | Kiri | Naik | Debit |
| Kas | Kiri | Turun | Kredit |
Transaksi keempat biasanya yang paling bikin bingung. Kas keluar, utang juga hilang, jadi dua-duanya terasa seperti pengurangan dan mahasiswa cenderung menaruh keduanya di kredit. Jawabannya tetap keluar dari dua pertanyaan itu: utang usaha ada di sisi kanan dan dia turun, maka dia pindah ke debit.
Transaksi yang sering salah karena dua akunnya di sisi yang sama
Tiga dari enam transaksi di tabel atas menyentuh dua akun yang sama-sama di sisi kiri. Pembelian perlengkapan tunai menyentuh dua aset. Pelunasan piutang menyentuh dua aset. Penarikan prive menyentuh prive dan kas, dua-duanya ruas kiri.
Pola yang sama muncul di sisi kanan. Misalnya utang usaha Rp 5.000.000 diganti dengan utang wesel: utang usaha turun sehingga masuk debit, utang wesel naik sehingga masuk kredit. Dua akun liabilitas, satu jurnal, tanpa kas sama sekali.
Tiga pola untuk mengecek jurnal sendiri
Karena satu jurnal harus menjaga persamaan tetap seimbang, ada pola yang selalu berlaku untuk jurnal dua akun. Pakai ini sebagai pemeriksaan terakhir sebelum mengumpulkan tugas.
- Kalau dua akun yang tersentuh ada di sisi yang sama, satu pasti naik dan satu pasti turun. Tidak mungkin dua akun ruas kiri naik bersamaan tanpa ada akun ruas kanan yang ikut berubah.
- Kalau dua akun ada di sisi yang berbeda, keduanya naik bersama atau turun bersama. Ambil pinjaman bank menaikkan kas sekaligus menaikkan utang. Bayar utang menurunkan keduanya.
- Kalau jurnalmu melanggar pola 1 atau 2, ada akun yang salah sisi walaupun total debit dan total kreditnya kebetulan sama besar.
Poin ketiga penting karena jurnal yang seimbang belum tentu benar. Menukar sisi dua akun sekaligus tetap menghasilkan total yang sama, jadi neraca saldo yang balance bukan bukti pekerjaanmu bersih.
Akun kontra dan kenapa arahnya terbalik
Ada sekelompok akun yang dipakai untuk mengurangi akun lain tanpa menghapus angka aslinya. Akun jenis ini duduk di kelompok yang sama dengan induknya di laporan, tetapi saldo normalnya berlawanan.
| Akun kontra | Induknya | Saldo normal induk | Saldo normal akun kontra |
|---|---|---|---|
| Akumulasi penyusutan peralatan | Peralatan (aset) | Debit | Kredit |
| Cadangan kerugian piutang | Piutang usaha (aset) | Debit | Kredit |
| Retur dan potongan penjualan | Penjualan (pendapatan) | Kredit | Debit |
| Prive | Modal pemilik (ekuitas) | Kredit | Debit |
Cara memasukkannya ke dua pertanyaan tadi: taruh akun kontra di sisi yang berseberangan dengan induknya. Akumulasi penyusutan mengurangi aset, jadi perlakukan dia seperti penghuni ruas kanan. Kalau akumulasi bertambah, dia masuk kredit.
Jurnal penyusutan tahunan peralatan Rp 2.000.000 jadinya begini. Beban penyusutan peralatan di debit Rp 2.000.000, akumulasi penyusutan peralatan di kredit Rp 2.000.000. Akun Peralatan sendiri tidak disentuh sama sekali, dan nilainya di neraca tetap Rp 24.000.000 dengan akumulasi Rp 2.000.000 sebagai pengurang, sehingga nilai bukunya Rp 22.000.000.
Kesalahan yang sering terjadi
Membawa kebiasaan rekening bank ke pembukuan. Di mutasi rekening, debit mengurangi saldomu, dan itu benar karena laporan tersebut disusun dari sudut pandang bank. Bagi bank, uangmu adalah utang, jadi liabilitas mereka berkurang di debit. Pembukuan perusahaanmu memakai sudut pandangmu sendiri.
Menaruh beban di kredit karena merasa uang keluar. Yang keluar adalah kas, dan kas yang berkurang itulah yang masuk kredit. Bebannya sendiri bertambah, dan beban ada di ruas kiri.
Menganggap akumulasi penyusutan sama dengan beban penyusutan. Keduanya muncul di satu jurnal tapi tinggal di laporan yang berbeda. Beban penyusutan masuk laporan laba rugi dan direset tiap periode, akumulasi penyusutan masuk neraca dan terus menumpuk sampai asetnya dilepas.
Mencatat prive sebagai beban. Prive mengurangi ekuitas, bukan mengurangi laba, jadi dia tidak pernah muncul di laporan laba rugi.
Menambal selisih supaya jurnal balance. Kalau debit dan kredit tidak sama, cari akun yang salah sisi, jangan menambahkan angka penyeimbang. Selisih yang kelipatan dua biasanya tanda satu akun tertukar sisinya, bukan tanda ada akun yang kurang.
Mau latihan menentukan sisi akun dengan kasus yang lebih panjang, siapkan dulu catatan kuliahmu lewat cara membuat catatan kuliah efektif, dan kalau yang kamu kejar adalah nilai akhir mata kuliahnya, hitung dulu targetnya di cara menghitung nilai akhir mata kuliah.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah debit selalu berarti uang masuk?
Tidak. Debit hanya berarti sisi kiri jurnal. Beban gaji dicatat di debit padahal uang keluar, dan akumulasi penyusutan dicatat di kredit padahal tidak ada uang bergerak sama sekali.
Kenapa di aplikasi bank debit justru mengurangi saldo saya?
Karena mutasi itu pembukuan bank, bukan pembukuanmu. Simpananmu adalah liabilitas bagi bank, dan liabilitas yang berkurang dicatat di debit. Dua pencatatan itu konsisten, cuma sudut pandangnya berbeda.
Akun apa saja yang saldo normalnya debit?
Aset, beban, prive, dan semua akun kontra yang induknya bersaldo kredit seperti retur penjualan. Semuanya penghuni ruas kiri persamaan yang diperluas.
Bagaimana cara cepat tahu jurnal saya salah?
Cek pola dua akun. Kalau dua akun ada di sisi yang sama, satu harus naik dan satu harus turun. Kalau keduanya kamu catat naik, salah satunya pasti salah sisi.
Apakah aturan ini berubah di perusahaan dagang atau manufaktur?
Tidak. Yang bertambah hanya jumlah akunnya, misalnya persediaan, harga pokok penjualan, dan potongan pembelian. Tempatnya di persamaan tetap menentukan sisinya, dan harga pokok penjualan adalah beban sehingga dia tetap di ruas kiri.
Artikel Terkait
Siap taklukkan UTS, UAS, dan skripsi?
Gabung gratis di Pintarly. Ubah catatan kuliahmu jadi rangkuman, flashcards, dan kuis otomatis, plus AI tutor yang siap bantu kapan aja butuh.
