Makalah Kelompok: Bagi Tugas dan Rapikan Gaya Tulisan
Bagi tugas makalah kelompok per fungsi, bukan per bab. Pembagian per bab itulah yang menghasilkan empat gaya tulisan dan tiga format sitasi dalam satu berkas.
Di halaman ini
- Kenapa pembagian per bab selalu menghasilkan empat gaya tulisan
- Empat peran yang perlu ada, berapa pun jumlah anggotanya
- Cara membagi tugas menulis tanpa memotong alur
- Daftar cek penggabungan
- Kalau ada anggota yang tidak menyetor
- Kesalahan yang sering terjadi
- FAQ
- Berapa jumlah anggota yang paling masuk akal untuk satu makalah?
- Siapa yang sebaiknya jadi penggabung?
- Bagaimana kalau dosen minta lembar pembagian tugas per nama?
- Apakah menggabungkan tulisan empat orang bisa dianggap gaya tulisannya tidak konsisten dan mengurangi nilai?
- Bagian mana yang paling aman dikerjakan paling awal?
- Berapa lama penggabungan biasanya memakan waktu?
Cara membuat makalah kelompok yang tidak terbaca seperti empat makalah yang ditempel: bagi tugasnya per fungsi, bukan per bab. Pembagian per bab adalah penyebab langsung dari semua keluhan yang biasa muncul, yaitu empat gaya tulisan, tiga format daftar pustaka, istilah yang berganti-ganti di tengah dokumen, dan kesimpulan yang tidak menjawab rumusan masalah. Bukan karena anggotanya malas, tapi karena tidak ada satu orang pun yang pernah membaca seluruhnya sebagai satu tulisan.
Yang perlu diubah cuma dua hal. Satu orang memegang alurnya dari awal, dan satu orang lain menggabungkan di akhir.
Kenapa pembagian per bab selalu menghasilkan empat gaya tulisan
Pembagian per bab terasa paling adil karena jumlah halamannya bisa dihitung. Masalahnya, tiap bab punya tuntutan yang berbeda, dan yang mengerjakannya tidak pernah membaca bab lain sebelum disetor.
Tiga akibat yang bisa diramalkan.
Pertama, sambungan antar bab kosong. Bab II berakhir dengan satu kesimpulan, Bab III dibuka dengan asumsi yang berbeda, dan tidak ada yang sadar karena keduanya ditulis orang yang berbeda di malam yang berbeda.
Kedua, format sumber beda-beda. Satu orang menulis nama belakang dulu, satu memakai catatan kaki, satu menempelkan tautan mentah. Menyeragamkan 25 sumber di jam-jam terakhir adalah pekerjaan paling tidak menyenangkan dan paling sering dikerjakan setengah-setengah.
Ketiga, pendahuluan dan kesimpulan tidak cocok. Pendahuluan ditulis pertama oleh orang yang belum tahu isinya akan jadi apa, kesimpulan ditulis terakhir oleh orang yang tidak membaca pendahuluan. Rumusan masalahnya tiga, kesimpulannya membahas dua.
Empat peran yang perlu ada, berapa pun jumlah anggotanya
Peran boleh menumpuk di satu orang kalau kelompoknya kecil, tapi keempatnya harus ada pemiliknya yang jelas. Tabel ini untuk kelompok lima orang dengan tenggat sepuluh hari.
| Peran | Yang dikerjakan | Kapan bekerja |
|---|---|---|
| Pemegang alur | Menetapkan rumusan masalah dan daftar sub-bab, membaca semua setoran, menulis pendahuluan dan kesimpulan | Hari 1 sampai 2, lalu hari 8 sampai 9 |
| Penulis isi (2 sampai 3 orang) | Menulis satu kelompok sub-bab masing-masing | Hari 2 sampai 7 |
| Penggabung | Menyeragamkan heading, paragraf, penomoran tabel, dan tata letak | Hari 8 sampai 10, satu orang saja |
| Penjaga sumber | Mengumpulkan semua rujukan sejak hari pertama, menyusun daftar pustaka dalam satu format | Hari 1 sampai 10 |
Perhatikan satu hal yang tidak biasa di tabel itu. Pemegang alur menulis pendahuluan dan kesimpulan di hari 8, setelah semua isi masuk, bukan di hari pertama. Dua bagian itu adalah tempat gaya tulisan paling kentara, dan satu-satunya cara membuat pembukaan dan penutupan terasa dari satu orang adalah memang menulisnya oleh satu orang, di akhir.
Penjaga sumber bekerja sepanjang waktu, bukan di akhir. Tugasnya bukan menulis daftar pustaka sendirian, tapi memastikan setiap orang menyetor rujukan segera setelah mengutip. Satu berkas bersama berisi nama penulis, tahun, judul, dan tautan sudah cukup.
Cara membagi tugas menulis tanpa memotong alur
Jangan bagi per bab. Bagi per rumusan masalah, atau per kelompok sub-bab di dalam pembahasan.
Misalnya makalahnya punya tiga rumusan masalah dan pembahasan terbagi jadi tiga sub-bab besar. Satu penulis mengerjakan satu rumusan masalah dari ujung ke ujung, termasuk teori yang dibutuhkannya dan data pendukungnya. Hasilnya tiap penulis memegang satu alur lengkap, bukan satu potongan.
Kalau landasan teorinya memang terpisah sebagai bab sendiri, tetap bagi menurut rumusan masalah yang dilayaninya, lalu penggabung yang menyusun ulang jadi satu bab. Cara memastikan sub-bab dan rumusan masalahnya benar-benar berpasangan ada di /artikel/rumusan-masalah-makalah-terjawab, dan itu pekerjaan pemegang alur di hari pertama.
Sebelum ada satu paragraf pun yang ditulis, kirim tiga hal ini ke grup:
- Daftar sub-bab lengkap dengan nama pemiliknya dan jatah halamannya.
- Contoh satu entri daftar pustaka dalam format yang dipakai, supaya tidak ada yang menebak.
- Daftar istilah, lima sampai sepuluh baris, berisi pilihan kata untuk konsep yang punya beberapa sebutan.
Daftar nomor 3 yang paling sering dilewati dan paling murah. Satu konsep yang di satu halaman disebut pelanggan, di halaman lain konsumen, lalu customer, membuat pembaca mengira kamu sedang membahas tiga hal.
Daftar cek penggabungan
Dikerjakan satu orang, di satu berkas, di dua hari terakhir. Jangan empat orang menyunting bersamaan di hari terakhir, karena di situlah bagian yang sudah benar ikut berubah tanpa ada yang tahu.
- Satu format daftar pustaka. Periksa juga apakah semua yang dikutip di dalam teks muncul di daftar, dan sebaliknya.
- Satu set gaya heading. Pakai gaya Heading 1 dan Heading 2, bukan huruf yang ditebalkan sendiri, supaya daftar isi bisa dibuat otomatis.
- Satu istilah per konsep. Cari dan ganti untuk tiap baris di daftar istilah.
- Satu bentuk sudut pandang. Pilih penulis, kami, atau kalimat pasif, lalu seragamkan. Ini sering kelihatan di kalimat pembuka tiap sub-bab.
- Satu pengaturan paragraf. Jenis huruf, ukuran, spasi, dan indentasi. Paling cepat dengan menyalin semua teks jadi teks polos lalu menata ulang sekali.
- Penomoran tabel dan gambar, dikerjakan paling akhir. Nomor tabel bergantung pada urutan final, jadi menomorinya sebelum urutan sub-bab terkunci berarti menomori dua kali.
- Nomor halaman dan daftar isi, juga paling akhir. Kalau makalahnya butuh romawi untuk halaman depan lalu angka biasa untuk isi, caranya ada di /artikel/nomor-halaman-romawi-dan-angka-word.
Setelah selesai, pemegang alur membaca sekali dari awal sampai akhir tanpa menyunting apa pun, cuma mencatat di mana terasa ada jeda. Satu bacaan utuh ini biasanya menemukan dua sampai tiga sambungan yang hilang, dan itu tidak akan pernah ketemu dari membaca per bagian.
Kalau ada anggota yang tidak menyetor
Ini bukan masalah teknis, tapi perlu diputuskan lebih awal supaya tidak jadi kepanikan di hari terakhir.
Tentukan tenggat internal tiga hari sebelum tenggat sebenarnya, dan sebutkan terang di awal bahwa setoran yang masuk setelah itu tidak lagi bisa digabungkan. Tenggat internal yang jaraknya cuma satu hari tidak berguna, karena penggabungan memang butuh dua hari.
Kalau ada bagian yang tidak masuk, pemegang alur menulis versi pendeknya, lalu catat apa adanya di lembar pembagian tugas kalau formatnya memang meminta. Jangan membagi ulang bagian itu ke tiga orang di hari terakhir, karena hasilnya pasti paling kentara berbeda.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengirim berkas bolak-balik lewat pesan. Yang terjadi kemudian bisa diramalkan: ada dua versi terakhir dan tidak jelas mana yang berisi perbaikan. Satu berkas bersama di penyimpanan awan menyelesaikan ini.
- Menunjuk ketua kelompok tanpa menunjuk penggabung. Ketua biasanya jadi penagih, bukan penyunting, jadi tidak ada yang bertanggung jawab atas keseragaman berkas.
- Membagi jatah halaman secara persis sama. Sub-bab pertama hampir selalu lebih panjang daripada sub-bab terakhir. Bagi menurut isi, lalu terima bahwa halamannya tidak akan rata.
- Menyalin potongan dari berbagai sumber ke satu berkas dulu, lalu merapikannya nanti. Yang terjadi, tidak ada yang tahu bagian mana yang sudah ditulis ulang dan bagian mana yang masih kutipan mentah.
- Menulis pendahuluan di hari pertama lalu tidak pernah membukanya lagi. Pendahuluan yang tidak diperbarui setelah isi selesai hampir selalu menjanjikan hal yang tidak ada di makalah.
- Rapat panjang di awal lalu tidak ada kabar sampai dua hari sebelum tenggat. Lebih berguna rapat lima belas menit tiap dua hari dengan satu pertanyaan: ada yang macet.
Untuk kelompok yang anggotanya mengerjakan dari ponsel, pembagian ini tetap berlaku. Yang perlu disiapkan hanya kesepakatan bahwa pengaturan tata letak dikerjakan penggabung di komputer, dan urutan kerjanya ada di /artikel/membuat-makalah-dari-hp.
FAQ
Berapa jumlah anggota yang paling masuk akal untuk satu makalah?
Tiga sampai lima. Di atas lima, menambah orang biasanya tidak menambah halaman, karena koordinasinya tumbuh lebih cepat daripada tulisannya. Untuk kelompok delapan orang yang terbentuk karena pembagian kelas, pecah jadi dua tim isi dengan satu pemegang alur dan satu penggabung yang sama.
Siapa yang sebaiknya jadi penggabung?
Orang yang paling terbiasa dengan pengolah kata, bukan yang tulisannya paling bagus. Pekerjaannya menyeragamkan format dan penomoran, dan itu keterampilan yang berbeda dari menulis. Penulis terbaik di kelompok lebih berguna sebagai pemegang alur.
Bagaimana kalau dosen minta lembar pembagian tugas per nama?
Tetap bisa, dan justru lebih mudah dijelaskan. Tulis peran sekaligus bagian yang dikerjakan, misalnya menulis sub-bab 2.1 dan 2.2 serta menyusun daftar pustaka. Format per bab hanya diikuti di lembar laporannya, bukan di cara kerjanya.
Apakah menggabungkan tulisan empat orang bisa dianggap gaya tulisannya tidak konsisten dan mengurangi nilai?
Yang mengurangi nilai bukan perbedaan gaya antar sub-bab, tapi ketidakcocokan isi: istilah yang berganti, kesimpulan yang tidak menjawab rumusan, dan sumber yang formatnya campur. Daftar cek di atas menutup ketiganya. Perbedaan irama kalimat antar sub-bab hampir tidak pernah dikomentari.
Bagian mana yang paling aman dikerjakan paling awal?
Pengumpulan sumber. Ini bisa mulai di hari pertama sebelum kerangka selesai, dan tidak akan terbuang walaupun kerangkanya nanti berubah. Cara menyimpannya supaya masih bisa ditemukan di hari kedelapan ada di /artikel/cara-membuat-catatan-kuliah-efektif.
Berapa lama penggabungan biasanya memakan waktu?
Untuk makalah 15 halaman dari empat penulis, antara tiga sampai lima jam kalau kesepakatan format dikirim di awal. Tanpa kesepakatan itu, bisa dua kali lebih lama, dan hampir semua tambahan waktunya habis di daftar pustaka.
Artikel Terkait
Siap taklukkan UTS, UAS, dan skripsi?
Gabung gratis di Pintarly. Ubah catatan kuliahmu jadi rangkuman, flashcards, dan kuis otomatis, plus AI tutor yang siap bantu kapan aja butuh.
