Informasi

Skor UTBK Kedokteran per PTN: Membaca Data 2026 untuk Menetapkan Target SNBT 2027

Tidak ada skor UTBK Kedokteran resmi. Keketatan 14 FK, rentang target tryout per kampus, dan pertimbangan khusus FK: biaya, syarat, dan pilihan kedua.

Oleh Diterbitkan 5 Nov 2026 8 menit baca
Di halaman ini

Tidak ada fakultas kedokteran yang mengumumkan skor UTBK minimum, termasuk FK UI. Yang bisa kamu pegang adalah porsi kursinya: Pendidikan Dokter UI membuka 90 kursi SNBT 2026 untuk 3.330 peminat tahun sebelumnya, jadi sekitar 2,7 persen peminat yang mendapat kursi. Di skala tryout Pintarly, posisi itu setara rata-rata tujuh subtes sekitar 715-750. Yang paling ketat justru bukan UI, melainkan prodi kedokteran dengan 15 kursi di kampus seperti Universitas Negeri Yogyakarta.

Kenapa tidak ada skor UTBK Kedokteran yang resmi?

Karena SNBT tidak memakai passing grade. Peminat setiap prodi diurutkan berdasarkan skor sesuai daya tampungnya, dan batas yang terbentuk tidak diumumkan. Bobot subtes khusus kedokteran juga tidak diterbitkan SNPMB. Klaim seperti "FK memberi bobot lebih besar ke PK" sudah diperiksa di artikel pembobotan subtes UTBK, jadi tidak diulang di sini.

Angka "skor FK UI 780" atau sejenisnya yang beredar adalah perkiraan, dan skalanya hampir selalu berbeda dari skala tryout yang kamu ikuti.

Seberapa ketat kedokteran di tiap PTN?

Data dari alat daya tampung SNBT. Di alat itu, sebagian kampus menamai prodinya "Kedokteran" dan sebagian "Pendidikan Dokter", jadi cari dengan dua kata kunci.

PTNKursi 2026Peminat tahun laluKeketatanPorsi kursi
Universitas Negeri Yogyakarta151.41994,61,1%
Universitas Gadjah Mada533.15559,51,7%
Universitas Indonesia903.33037,02,7%
Universitas Sebelas Maret722.52035,02,9%
Universitas Airlangga903.13834,92,9%
Universitas Brawijaya963.29534,32,9%
Universitas Padjadjaran1002.94429,43,4%
Universitas Hasanuddin1323.17224,04,2%
Universitas Andalas882.07423,64,2%
Universitas Diponegoro902.04222,74,4%
Universitas Jenderal Soedirman701.53121,94,6%
Universitas Sriwijaya1002.10721,14,7%
Universitas Sumatera Utara801.63320,44,9%
Universitas Udayana1302.09216,16,2%

Pola yang jarang dibahas: beberapa kampus membuka prodi kedokteran dengan hanya 15 atau 16 kursi SNBT, dan hampir semuanya sangat ketat. Selain UNY, ada IPB (keketatan sekitar 55), Universitas Negeri Padang (sekitar 54), Unesa (sekitar 51), Universitas Negeri Semarang (sekitar 48), Universitas Negeri Malang (16 kursi, sekitar 47), dan UPI (sekitar 46). Pengecualiannya Kedokteran Unair di kampus Banyuwangi, yang dengan 15 kursi keketatannya sekitar 15. Dengan kursi sesedikit itu, tambahan beberapa puluh peminat saja sudah menggeser angkanya jauh. Kalau kamu melihat kampus seperti ini sebagai "jalan masuk FK yang lebih sepi", datanya berkata sebaliknya.

Yang benar-benar lebih longgar adalah sebagian FK di luar Jawa dengan kursi cukup banyak. Pendidikan Dokter Universitas Khairun (38 kursi) keketatannya sekitar 9, Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (49 kursi) sekitar 10, dan Pendidikan Dokter Universitas Mataram (113 kursi) sekitar 12. Ada juga FK yang belum punya angka peminat sama sekali, misalnya Kedokteran Universitas Negeri Medan dengan 23 kursi. Tanpa riwayat peminat, kamu tidak bisa menghitung porsinya, jadi perlakukan sebagai pilihan berisiko.

Rentang target per FK untuk SNBT 2027

Cara menghitungnya sama dengan artikel skor UTBK Psikologi. Ringkasnya: porsi kursi menentukan posisi yang dibutuhkan di antara peminat. Batas atas memakai porsi itu apa adanya. Batas bawah memakai dua kali porsinya, untuk memperhitungkan peminat yang diterima di pilihan lain. Keduanya dipetakan ke sebaran rata-rata tujuh subtes dari 69.416 set tryout UTBK lengkap di Pintarly (9 Januari sampai 3 November 2026), di mana persentil 95 sekitar 718, persentil 97 sekitar 746, dan persentil 99 sekitar 799.

FKPosisi yang dibutuhkanRentang target (tryout Pintarly)
UNY1,1% teratas765-795
UGM1,7% teratas740-775
UI2,7% teratas715-750
UNS2,9% teratas710-750
Unair2,9% teratas710-750
Universitas Brawijaya2,9% teratas710-750
Unpad3,4% teratas700-740
Unhas4,2% teratas690-730
Unand4,2% teratas690-725
Undip4,4% teratas685-725
Unsoed4,6% teratas685-725
Unsri4,7% teratas680-720
USU4,9% teratas680-720
Udayana6,2% teratas665-705

Untuk kedokteran, anggap batas atas sebagai target, bukan batas bawah. Alasannya ada di bagian berikutnya.

Kenapa target FK sebaiknya dibaca lebih tinggi?

Peminat kedokteran kemungkinan besar lebih kuat dari rata-rata pengguna tryout. Kalau benar, posisi yang dibutuhkan di antara semua peserta lebih tinggi dari posisi di antara peminat, dan rentang di atas terlalu optimistis. Data publik tidak cukup untuk mengukur seberapa jauh, tetapi arahnya jelas. Di sisi lain, sebagian peminat FK diterima di pilihan lain sehingga tidak ikut bersaing. Dua efek itu berlawanan, dan untuk prodi seketat kedokteran, efek pertama yang lebih berbahaya kalau diabaikan.

Cara menurunkan kategori ambisius, realistis, atau cadangan dari median tiga tryout terakhirmu ada di artikel peluang lolos SNBT dari skor tryout.

Apa yang khusus dari memilih kedokteran?

Ada tiga hal di luar skor yang perlu kamu putuskan sebelum mendaftar.

  1. Biaya. Saat memilih prodi, panduan pendaftaran UTBK-SNBT 2026 mewajibkan peserta mencentang pernyataan kesanggupan membayar Uang Kuliah Tunggal prodi yang dipilih. Cek UKT FK incaranmu di laman PTN-nya dan bicarakan dengan keluarga sebelum mendaftar, bukan sesudah diterima.
  2. Persyaratan prodi. Ketentuan umum 2026 meminta peserta memiliki kesehatan yang memadai untuk menjalani studi, dan panduan pendaftaran meminta peserta membuka tautan persyaratan setiap prodi setelah memilih PTN. Baca persyaratan FK yang kamu pilih satu per satu, karena tiap PTN bisa menambahkan ketentuannya sendiri.
  3. Pilihan kedua. Ini yang paling mudah keliru, jadi dibahas terpisah di bawah.

Pilihan kedua untuk calon dokter: mana yang benar-benar cadangan?

Godaan yang paling umum adalah menaruh FK lain di pilihan kedua. Masalahnya, FK UI, UNS, Unair, dan Universitas Brawijaya hampir sama ketatnya. Kalau skormu tidak cukup untuk yang satu, kemungkinan besar juga tidak cukup untuk yang lain. Kalau mau FK di pilihan kedua, pilih yang porsi kursinya jelas lebih besar, misalnya pasangan UI dan Udayana, bukan UI dan Unair.

Alternatif lain adalah prodi kesehatan non-dokter. Tetapi hati-hati, beberapa justru lebih ketat dari FK di kampus yang sama. Farmasi Undip punya keketatan sekitar 38, lebih ketat dari Kedokteran Undip yang sekitar 23. Gizi dan Kesehatan Masyarakat di Unair sekitar 18 sampai 20, jauh lebih longgar dari FK Unair yang sekitar 35. Program vokasi kesehatan juga bukan jalan pintas: menurut paparan konferensi pers hasil SNBT 2026, Keperawatan D3 Universitas Airlangga diminati 5.216 orang dan hanya menerima 60.

Ingat juga aturan 2026: kalau kamu memakai tiga pilihan atau lebih, Sarjana paling banyak dua dan sisanya harus vokasi. Susunan lengkapnya dibahas di strategi 4 pilihan prodi SNBT 2027.

Kesalahan yang sering terjadi saat menargetkan FK

  1. Mencari skor minimal FK UI seolah ada angka resmi.
  2. Mengira FK dengan kursi sedikit di kampus yang kurang terkenal pasti lebih mudah.
  3. Menaruh dua FK dengan porsi kursi hampir sama di pilihan 1 dan 2.
  4. Menganggap Farmasi atau prodi kesehatan lain otomatis lebih longgar dari kedokteran.
  5. Mencentang kesanggupan UKT tanpa pernah mengecek besarnya.
  6. Membandingkan skor tryout dengan daftar passing grade dari sumber lain.
  7. Tidak menghitung ulang setelah daya tampung 2027 terbit.

FAQ

Berapa skor UTBK FK UI?

Tidak diumumkan. Dengan 90 kursi untuk 3.330 peminat, kamu perlu sekitar 2,7 persen teratas peminatnya, setara sekitar 715-750 di tryout Pintarly.

FK mana yang paling ketat di SNBT?

Di data 2026, Kedokteran UNY (15 kursi, keketatan sekitar 95), disusul Kedokteran UGM (sekitar 60).

Berapa skor UTBK Kedokteran UNS?

Tidak ada angka resmi. FK UNS membuka 72 kursi untuk 2.520 peminat, porsi kursi sekitar 2,9 persen, setara sekitar 710-750 di tryout Pintarly.

Apakah skor 700 cukup untuk kedokteran?

Di tryout Pintarly, 700 berada di sekitar 7 persen teratas. Angka itu sudah masuk rentang Unhas, Unand, Undip, Unsoed, Unsri, USU, dan Udayana, tetapi masih di bawah batas atas semua FK di tabel. Untuk kedokteran, batas atas itulah yang sebaiknya dijadikan target.

Apakah FK di luar Jawa lebih mudah?

Tidak semuanya. Sebagian memang lebih longgar, seperti Universitas Khairun atau Universitas Mataram dengan keketatan sekitar 9 sampai 12. Tetapi Universitas Riau sekitar 27 dan Universitas Andalas sekitar 24, tidak jauh dari FK besar di Jawa. Lihat angkanya, bukan lokasinya.

Apakah nilai UTBK 2026 bisa dipakai untuk mendaftar FK lewat SNBT 2027?

Tidak. Menurut ketentuan 2026, hasil UTBK hanya berlaku untuk SNBT dan penerimaan PTN di tahun yang sama, jadi kamu perlu ikut UTBK 2027.

Artikel Terkait

Sudah tahu targetnya? Sekarang ukur posisimu.