Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Kita akan bahas Teori Asam-Basa Arrhenius yang dikemukakan oleh Svante Arrhenius pada tahun seribu delapan ratus delapan puluh tujuh. Ini adalah teori asam-basa pertama yang diakui secara luas.
Pertama, Asam Arrhenius. Zat ini melepaskan ion hidrogen atau ha plus ketika dilarutkan ke dalam air. Sesuai rumus ha a menjadi ha plus dan a minus, contohnya pada ha ce el.
Kedua, Basa Arrhenius. Yaitu zat yang melepaskan ion hidroksida atau o ha minus ketika dilarutkan ke dalam air. Rumus umumnya em o ha terurai menjadi em plus dan o ha minus.
Mari lihat visualisasi dalam air atau ha dua o. Saat ha ce el masuk ke air, molekulnya terurai atau mengalami ionisasi menjadi ion-ionnya, yaitu ion ha plus dan ion ce el minus.
Namun ada keterbatasan teori. Ini hanya berlaku untuk pelarut air dan tidak bisa menjelaskan zat tanpa gugus ha atau o ha, seperti amonia atau en ha tiga yang tetap bersifat basa.
Kesimpulannya, asam adalah donor ha plus dan basa adalah donor o ha minus. Hal yang paling penting diingat adalah pelarutnya wajib berupa air.
Itulah penjelasan mendalam mengenai teori Arrhenius. Semoga kalian makin paham dan terus semangat belajar kimia. Sampai jumpa di materi selanjutnya!