Mari kita hitung besar dan arah kecepatan. Pada detik kedua, kecepatannya sekitar delapan puluh sembilan koma delapan meter per sekon dengan arah sembilan belas koma satu derajat. Pada detik kelima, v y sama dengan nol, artinya peluru berada di puncak dengan kecepatan empat puluh sembilan akar tiga meter per sekon. Lalu pada detik ketujuh, arahnya mulai ke bawah, dan pada detik kesepuluh, peluru jatuh dengan kecepatan awal kembali yaitu sembilan puluh delapan meter per sekon.