Langkah pertama, kita hitung sudut pusatnya. Karena ada dua belas lampu dalam satu lingkaran penuh tiga ratus enam puluh derajat, maka sudut antar lampu yang berurutan adalah tiga ratus enam puluh dibagi dua belas, yaitu tiga puluh derajat. Karena jarak yang diketahui adalah dari lampu satu ke lampu tiga, terdapat dua celah, sehingga sudut teta sama dengan dua dikali tiga puluh derajat, yaitu enam puluh derajat.