Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Mari kita bahas soal geometri ini. Diketahui segitiga A B C dan segitiga D E F adalah kongruen, dan kita diminta untuk mencari nilai a tambah b dari koordinat F.
Apa itu kongruen? Sederhananya, kongruen berarti kembar identik, di mana bentuk dan ukurannya pasti sama persis! Perhatikan titik-titik pada koordinat kartesius mulai dari A, B, C, D, E, hingga titik F yang memiliki koordinat a koma b.
Langkah pertama, kita bedah segitiga A B C. Untuk sisi tegak A B, jaraknya adalah dua dikurang negatif tiga sama dengan lima. Sedangkan sisi mendatar B C adalah enam dikurang nol sama dengan enam. Jadi, ukuran sisi siku-sikunya adalah lima dan enam.
Langkah kedua, kita cocokkan dengan segitiga D E F. Panjang sisi mendatar E D adalah lima dikurang nol sama dengan lima. Karena kedua segitiga ini kongruen, maka sisi tegak E F pasti panjangnya harus enam agar mereka menjadi kembar identik!
Langkah ketiga, mari cari koordinat F. Kita tahu titik E berada di posisi y sama dengan negatif satu. Karena panjang E F adalah enam, kita naik sejauh enam langkah ke atas. Jadi, y untuk titik F adalah negatif satu ditambah enam sama dengan lima. Karena titik F berada tepat di sumbu Y, maka nilai x pasti nol. Ketemu deh, koordinat F adalah nol koma lima.
Penyelesaian akhirnya, karena koordinat F yaitu a koma b sama dengan nol koma lima, maka nilai a adalah nol dan b adalah lima. Pertanyaan soal adalah nilai a tambah b, jadi kita hitung saja nol ditambah lima sama dengan lima.
Jadi, jawaban yang benar untuk nilai a tambah b adalah lima. Ternyata sangat mudah kan memahami konsep kekongruenan pada koordinat kartesius? Sampai jumpa di pembahasan soal berikutnya!