Langkah selanjutnya, kita definisikan kejadian A sebagai jumlah genap, yaitu jumlah dua, empat, enam, delapan, sepuluh, dan dua belas. Karena totalnya ada tiga puluh enam kemungkinan, setengahnya pasti genap, sehingga n A sama dengan tiga puluh enam per dua, yaitu delapan belas.