Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Kali ini kita akan membedah soal matematika tentang aplikasi kesebangunan dan gerak lurus beraturan pada bayangan lampu sorot.
Mari kita susun diagramnya. Titik L adalah lampu sorot. Kita tentukan jarak vertikalnya: ye a untuk Andi adalah dua meter, ye be untuk Bobi adalah dua tambah satu yaitu tiga meter, dan jarak ke dinding atau ye we adalah total lima meter.
Selanjutnya, kita hitung jarak horizontal menggunakan rumus gerak lurus beraturan, eks sama dengan ve dikali te. Dengan kecepatan satu koma lima meter per sekon selama empat detik, maka jarak eks a dan eks be keduanya adalah enam meter.
Sekarang gunakan konsep kesebangunan untuk bayangan Andi. Perbandingan eks es a per lima sama dengan enam per dua, yang hasilnya adalah tiga. Jadi, posisi bayangan Andi atau eks es a adalah tiga dikali lima, sama dengan lima belas meter.
Gunakan cara yang sama untuk bayangan Bobi. Perbandingan eks es be per lima sama dengan enam per tiga, yang hasilnya adalah dua. Maka, posisi bayangan Bobi atau eks es be adalah dua dikali lima, sama dengan sepuluh meter.
Jarak antara kedua bayangan adalah selisihnya, yaitu lima belas meter dikurang sepuluh meter, sama dengan lima meter. Jadi, jawaban yang benar adalah pilihan b.
Terlihat jelas pada simulasi garis merah dan biru ini, selisih bayangannya adalah lima meter. Sampai jumpa di pembahasan berikutnya!