Bayangkan ada empat boneka lucu dan empat bangku: Raja, Pangeran, Penjaga Harta, dan Juru Tulis. Untuk Bangku Raja, ada empat pilihan anak. Karena satu sudah duduk, bangku berikutnya sisa tiga pilihan. Lalu sisa dua pilihan, dan terakhir sisa satu anak saja. Inilah sihir perkalian kita: empat, tiga, dua, dan satu!