Langkah kedua, kita analisis keliling segitiga A B R atau K dua, di mana titik R terletak pada sisi B C. Jika R mendekati titik B, maka K dua akan lebih dari delapan ditambah nol ditambah delapan, yaitu enam belas. Namun, jika R berada tepat di titik C, kelilingnya mencapai maksimal, yaitu delapan ditambah enam ditambah akar delapan kuadrat ditambah enam kuadrat, yaitu sepuluh, sehingga hasilnya dua puluh empat. Jadi, rentang K dua adalah lebih dari enam belas hingga kurang dari atau sama dengan dua puluh empat.