Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo Wahyuni! Mari kita bahas aturan lengkap fungsi invers. Invers adalah kebalikan dari suatu fungsi. Bayangkan kita punya himpunan A dan himpunan B. Jika fungsi f memetakan A ke B, maka f invers memetakan kembali dari B ke A. Secara matematis, y sama dengan f x setara dengan x sama dengan f invers y.
Aturan kedua adalah tentang domain dan range. Domain fungsi asal akan menjadi range fungsi invers, dan sebaliknya, range fungsi asal menjadi domain fungsi invers. Jadi, de f invers sama dengan er f, dan er f invers sama dengan de f.
Selanjutnya ada aturan identitas. Fungsi dan inversnya saling membatalkan. Artinya, f komposisi f invers x sama dengan x, dan f invers komposisi f x juga sama dengan x. Hasilnya akan selalu kembali ke variabel semula.
Bagaimana dengan grafiknya? Grafik fungsi f dan f invers akan selalu simetris terhadap garis y sama dengan x. Kamu bisa melihat pada sumbu koordinat ini bahwa f dan f invers adalah cerminan satu sama lain terhadap garis diagonal tersebut.
Namun, ada syarat fungsi memiliki invers, yaitu harus bijektif atau korespondensi satu-satu. Artinya, setiap nilai y hanya berasal dari tepat satu nilai x. Jika kita gunakan uji garis horizontal dan memotong di dua titik, maka itu bukan injektif dan tidak punya invers.
Sebagai ringkasan: pertama, tukar posisi x dan y. Kedua, domain f adalah range f invers. Ketiga, f f invers x sama dengan x. Keempat, grafik simetris terhadap y sama dengan x. Dan kelima, fungsinya harus satu-satu.
Itulah penjelasan lengkap aturan fungsi invers untukmu. Semoga visualisasi ini mempermudah belajarmu. Semangat terus ya!