Kalkulator Predikat Kelulusan dan Cumlaude
Predikat kelulusan ditentukan IPK akhir dan syarat lain dari pedoman akademik kampusmu. Isi IPK, SKS, sisa SKS, dan lama studimu untuk melihat predikatmu sekarang, IP yang dibutuhkan untuk tiap ambang, dan syarat yang berisiko menggugurkan cumlaude.
Ambang predikat berbeda di setiap kampus. Angka di sini adalah contoh yang umum dipakai, disalin dari dokumen kampus yang disebut, bukan aturan nasional.
Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2026
Pola predikat
Ambang predikat ditetapkan kampus, bukan aturan nasional
Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 Pasal 30 ayat (1) menyatakan mahasiswa sarjana lulus jika sudah menempuh seluruh beban belajar, mencapai capaian pembelajaran lulusan, dan IPK minimal 2,00, tanpa menyebut predikat. Ayat (3) pasal yang sama menyerahkan predikat kelulusan kepada kriteria masing-masing kampus. Karena itu kalkulator ini menampilkan beberapa pola yang umum dipakai, masing-masing disalin dari dokumen resminya:
Sekolah Vokasi UGM, program Sarjana Terapan (Diploma IV)
- Memuaskan: 2,76 sampai 3,00
- Sangat Memuaskan: 3,01 sampai 3,50
- Pujian: 3,51 sampai 4,00
Sumber: Surat Dekan Sekolah Vokasi UGM, Oktober 2020, tentang penyesuaian predikat kelulusan, diakses 13 Oktober 2026.
Universitas Indonesia, program sarjana
- Memuaskan: 2,76 sampai 3,00
- Sangat Memuaskan: 3,01 sampai 3,60
- Dengan Pujian (cum laude): 3,61 sampai 3,90
- Dengan Pujian Tertinggi (summa cum laude): 3,91 sampai 4,00
Sumber: Peraturan Rektor Universitas Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Program Sarjana, Pasal 48 ayat (5) sampai (7), diakses 13 Oktober 2026.
Departemen Teknik Geodesi UGM, program sarjana
- Memuaskan: 2,00 sampai 2,75
- Sangat Memuaskan: 2,76 sampai 3,50
- Cum Laude (dengan pujian): 3,51 sampai 4,00
Sumber: Sistem Penilaian Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM, diakses 13 Oktober 2026.
Yang paling sering menggugurkan cumlaude bukan IPK
Masa studi dan mata kuliah yang diulang adalah dua syarat yang paling sering membuat IPK tinggi tidak mendapat predikat pujian. Batas masa studi dan aturan soal nilai C berbeda di setiap kampus, jadi kalkulator menandai yang berisiko menurut isianmu dan menyerahkan angka pastinya ke pedoman akademik kampusmu.
Pertanyaan yang sering ditanya
- IPK cumlaude berapa?
- Tidak ada satu angka yang berlaku nasional, karena Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 Pasal 30 ayat (3) menyerahkan kriteria predikat kelulusan kepada kampus. Batas yang umum dipakai ada di sekitar 3,51. Contohnya, Sekolah Vokasi UGM dan Departemen Teknik Geodesi UGM memakai 3,51 ke atas, sedangkan Peraturan Rektor Universitas Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 memakai 3,61 ke atas untuk cum laude.
- Apa saja syarat cumlaude selain IPK?
- Syarat non-IPK yang paling sering adalah masa studi dan tidak mengulang mata kuliah. Peraturan Rektor Universitas Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 48 mensyaratkan studi tidak melebihi masa tempuh kurikulum, status akademik aktif berturut-turut, dan tanpa mengulang mata kuliah. Untuk predikat Pujian, Sekolah Vokasi UGM mensyaratkan masa studi paling lama 8 semester. Cek pedoman akademik kampusmu, karena di sanalah syarat yang berlaku untukmu.
- Predikat kelulusan berdasarkan IPK apa saja?
- Pola yang umum dipakai adalah Memuaskan, Sangat Memuaskan, dan Dengan Pujian (cum laude). Contohnya di Sekolah Vokasi UGM: 2,76 sampai 3,00 Memuaskan, 3,01 sampai 3,50 Sangat Memuaskan, dan 3,51 ke atas Pujian. Batas tiap predikat berbeda antar kampus, jadi kalkulator menampilkan beberapa pola dari dokumen resminya.
- Magna cumlaude IPK berapa?
- Tidak ada batas nasional untuk magna cum laude, dan ketiga dokumen kampus yang dikutip di halaman ini tidak memakai predikat itu. Universitas Indonesia memakai Dengan Pujian Tertinggi (summa cum laude) untuk IPK 3,91 sampai 4,00. Angka magna yang beredar di artikel, misalnya 3,80 sampai 3,99, tidak seragam, jadi cek pedoman akademik kampusmu.
- IPK saya 3,4, masih bisa cumlaude?
- Bergantung pada sisa SKS-mu. Dengan IPK 3,40 dari 100 SKS dan sisa 44 SKS, mencapai 3,51 butuh IP minimal 3,76 di semua sisa SKS. Isi angkamu sendiri di kalkulator untuk melihat IP yang dibutuhkan di tiap ambang, lalu cek juga syarat non-IPK-nya.
Mau simulasi lebih akurat?
Daftar Pintarly gratis dan dapatkan rencana belajar yang dipersonalisasi, bank soal UTBK/SNBT, dan AI Tutor 24/7.
