TKA

Apakah TKA Wajib? Konsekuensi Kalau Tidak Ikut, Terutama untuk SNBP

Apakah TKA wajib? Tidak, menurut Pusmendik. Tapi tanpa nilai TKA kamu tidak memenuhi syarat SNBP 2026. Ini konsekuensinya per jenjang dan situasi.

Oleh Diterbitkan 26 Okt 2026 7 menit baca
Di halaman ini

TKA tidak wajib. Menurut FAQ resmi Pusmendik, tidak ada konsekuensi kalau murid tidak ikut, murid tetap bisa lulus, dan TKA tidak menentukan kelulusan karena kelulusan ditetapkan sekolah. Pusmendik sendiri menyebut TKA "asesmen sukarela". Tapi "tidak wajib" tidak sama dengan "tidak berpengaruh": hasil TKA dipakai untuk seleksi, dan untuk murid SMA yang mengincar SNBP, akibatnya bisa besar.

Apa kata aturan resmi soal wajib atau tidaknya TKA?

Ada tiga sumber yang perlu kamu tahu.

  1. Permendikdasmen 9/2025 tentang Tes Kemampuan Akademik. Pasal 3 menyebut empat tujuan TKA: informasi capaian akademik terstandar untuk seleksi, penyetaraan hasil belajar murid nonformal dan informal, peningkatan kapasitas pendidik dalam penilaian, dan acuan penjaminan mutu. Tidak satu pun tujuan itu berupa syarat kelulusan.
  2. FAQ Pusmendik. Isinya tegas: tidak ada konsekuensi bila tidak ikut, murid tetap bisa lulus, dan TKA tidak menentukan kelulusan. Aturan yang sama berlaku untuk murid SMK.
  3. Kerangka asesmen TKA SMA (Perkaban BSKAP 045/H/AN/2025) menulis bahwa TKA bukan evaluasi untuk menentukan kelulusan, dan kewenangan kelulusan tetap ada di pendidik dan satuan pendidikan.

Pusmendik menambahkan satu catatan penting. Karena hasilnya dipakai untuk seleksi, keputusan tidak ikut sebaiknya dipertimbangkan matang. Itulah inti artikel ini: tidak wajib, tetapi tidak netral.

Apa konsekuensinya kalau tidak ikut TKA?

Tergantung jenjang dan rencanamu setelah lulus. Tabel ini merangkum situasi yang paling sering ditanyakan.

SituasiKalau tidak ikut TKADasar
Lulus SD, SMP, SMA, atau SMK (jalur formal)Tetap bisa lulusFAQ Pusmendik
Daftar SNBP 2026Tidak memenuhi syarat, karena SNPMB mensyaratkan siswa punya nilai TKALaman SNBP 2026 di snpmb.id
Daftar SNBP 2027Belum bisa dipastikan; ketentuan 2027 belum terbit per 26 Oktober 2026Laman SNPMB masih menampilkan 2026
Ikut UTBK-SNBTTidak terhalang; lulusan tahun sebelumnya yang tidak bisa ikut TKA tetap boleh ikut SNBTSyarat peserta SNBT
SPMB SMP atau SMA jalur prestasiBisa kehilangan satu komponen seleksi; hasil TKA SD dan SMP dapat menjadi salah satu syarat jalur prestasiPermendikdasmen 9/2025 Pasal 13, aturan daerah
Murid sekolahrumah (jalur informal)Kehilangan dasar untuk dinyatakan lulusPermendikdasmen 9/2025 Pasal 11 ayat 2
Murid Paket A, B, C yang butuh pengakuan kesetaraanKehilangan sarana penyetaraan hasil belajarPermendikdasmen 9/2025 Pasal 13 ayat 4

Dua baris terakhir adalah pengecualian penting. Untuk murid sekolahrumah, sertifikat TKA dengan kategori yang ditetapkan Menteri menjadi dasar dinyatakan lulus. Bagi mereka, TKA praktis penentu kelulusan, berbeda dari murid sekolah formal.

Seberapa besar dampaknya untuk SNBP?

Untuk murid SMA, ini konsekuensi yang paling nyata. Laman SNPMB untuk SNBP 2026 menulis syarat "Siswa mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen". Artinya siswa yang tidak ikut TKA tidak bisa mendaftar SNBP 2026, sebagus apa pun rapornya.

Perhatikan bentuk syaratnya: memiliki nilai, bukan mencapai nilai tertentu. TKA tidak punya passing grade atau nilai lulus. Yang ada hanya kategori Baik, Memadai, dan Kurang per mata uji, plus predikat Istimewa. Komponen bobot SNBP 2026 tetap rapor, mapel pendukung, portofolio, dan prestasi.

Untuk angkatan sekarang, yang mendaftar SNBP 2027, aturannya belum keluar. Peran TKA di sana dibahas terpisah di artikel TKA untuk SNBP 2027, dan strategi jalur rapor secara umum di panduan SNBP 2026.

Siapa yang memutuskan ikut atau tidak, dan bagaimana mendaftarnya?

Kamu tidak mendaftar sendiri lewat situs. Alurnya lewat sekolah:

  1. Sekolah mendata peserta di Dapodik (madrasah di EMIS) dan memverifikasi NISN.
  2. Murid menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan yang ditandatangani orang tua atau wali, ditambah pas foto digital. Murid SMA/SMK mencantumkan dua mapel pilihan di surat itu.
  3. Petugas pendataan sekolah mendaftarkan murid.
  4. Murid memeriksa biodata (dan mapel pilihan) di lembar Daftar Nominasi Sementara.
  5. Kartu peserta dibagikan sekolah, dan kartu login diberikan di hari pertama.

Karena surat pernyataan ditandatangani orang tua, keputusan ikut atau tidak adalah keputusan keluarga, bukan keputusan sekolah. Untuk TKA SMA/SMK 2026, pendaftarannya sudah ditutup 27 September 2026 dan pelaksanaan utama berjalan 26 Oktober sampai 8 November 2026. Jadwal susulan 16 sampai 29 November 2026. Siapa yang berhak susulan, tanyakan ke sekolahmu.

Kalau kamu orang tua yang sedang menimbang, pertanyaan paling berguna bukan "wajib atau tidak", melainkan "apa rencana anak setelah lulus". Kalau ada kemungkinan sekecil apa pun ia mendaftar SNBP, ikut TKA adalah pilihan yang tidak bisa diulang belakangan.

Faktanya, hampir semua murid ikut. Per 23 Oktober 2026 tercatat 3.864.195 pendaftar dari 4.213.114 calon peserta SMA/SMK sederajat, atau 91,72 persen.

TKA SD dan SMP: wajib juga atau tidak?

Sama: tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. TKA SD dan SMP hanya menguji Bahasa Indonesia dan Matematika, tanpa mapel pilihan. Konsekuensi utamanya ada di SPMB. Menurut Permendikdasmen 9/2025 Pasal 13, hasil TKA SD dapat menjadi salah satu syarat jalur prestasi masuk SMP, dan hasil TKA SMP dapat menjadi salah satu syarat jalur prestasi masuk SMA/SMK. Bobotnya tidak seragam secara nasional; tiap pemerintah daerah mengaturnya sendiri. Kalau anakmu mengincar jalur prestasi, cek aturan SPMB daerahmu.

Kenapa banyak orang mengira TKA wajib seperti UN?

Karena bentuknya mirip: tes terstandar di akhir jenjang, dikerjakan di komputer, serentak se-Indonesia. Tetapi FAQ Pusmendik membedakan ketiganya dengan jelas.

AsesmenWajib?Menentukan kelulusan?Hasil untuk siapa
Ujian Nasional (UN)WajibYaIndividu murid
Asesmen Nasional (AN)Evaluasi sistemTidakSekolah dan daerah, tanpa laporan individu
TKATidak wajibTidakIndividu murid, per mata pelajaran

Sejak 2026, TKA dan AN dilaksanakan bersamaan. Soal literasi membaca AN masuk ke mata uji Bahasa Indonesia, dan soal numerasi masuk ke Matematika. Penggabungan ini yang membuat sebagian orang mengira TKA ikut menjadi kewajiban sekolah. Status TKA bagi murid tidak berubah: tetap sukarela.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyimpulkan "tidak wajib berarti tidak penting". Untuk SNBP 2026, tanpa nilai TKA kamu tidak memenuhi syarat.
  • Mengira nilai TKA yang rendah membuatmu tidak lulus sekolah. TKA tidak menentukan kelulusan murid formal, dan tidak punya nilai lulus.
  • Menyebut TKA sebagai pengganti UN. Pusmendik membedakannya: UN wajib dan menentukan kelulusan, sedangkan TKA tidak. Asesmen Nasional pun berbeda karena melaporkan hasil per sekolah, bukan per murid.
  • Menunggu bisa ikut tahun depan setelah lulus. Peserta TKA adalah murid yang masih terdaftar; alumni tidak termasuk.
  • Mengira TKA juga syarat UTBK. Syarat SNBT tidak bergantung pada TKA, terbukti dari lulusan tahun lalu yang boleh ikut SNBT tanpa pernah bisa ikut TKA. Perbedaan dua tes ini ada di artikel beda TKA dan UTBK SNBT, dan syarat peserta SNBT di artikel syarat ikut SNBT 2027.

Kalau kamu sudah memutuskan ikut dan ingin berlatih dengan format resmi, Kemendikdasmen menyediakan simulasi "Ayo Coba TKA" di situs Pusmendik. Tryout TKA SMA versi Pintarly ada di Pintarly TKA.

FAQ

Apakah TKA wajib untuk lulus SMA?

Tidak. Kelulusan ditentukan sekolah, dan FAQ Pusmendik menegaskan murid tetap bisa lulus walaupun tidak ikut TKA. Pengecualiannya murid sekolahrumah jalur informal.

Apa akibatnya kalau tidak ikut TKA SMA?

Untuk SNBP 2026, siswa tanpa nilai TKA tidak memenuhi syarat. Untuk SNBP 2027, aturannya belum terbit. Kelulusan sekolah dan pendaftaran UTBK-SNBT tidak terpengaruh.

Apakah TKA SMK wajib?

Tidak. FAQ Pusmendik menyebut aturan sukarela yang sama berlaku untuk murid SMK.

TKA itu apa sebenarnya?

Tes Kemampuan Akademik adalah asesmen terstandar dari Kemendikdasmen yang mengukur capaian akademik per mata pelajaran. Setiap peserta mendapat hasil individu dan sertifikat lewat sekolah. Sejak 2026, pelaksanaannya digabung dengan Asesmen Nasional.

Apakah nilai TKA bisa jelek sampai dianggap gagal?

Tidak ada kategori gagal. Hasil TKA dilaporkan sebagai nilai dan kategori capaian per mata uji: Kurang, Memadai, Baik, dengan predikat Istimewa untuk nilai tertinggi.

Artikel Terkait

Siap hadapi TKA?