TKA

Cara Cek Hasil TKA SD dan SMP: Alur dari Sekolah, Sertifikat, dan Cara Membaca Nilainya

Hasil TKA SD dan SMP dibagikan sekolah, bukan dicek lewat portal NISN. Ini alur sertifikat, cara membaca nilai, dan cara memperbaiki data yang salah.

Oleh Diterbitkan 5 Nov 2026 8 menit baca
Di halaman ini

Hasil TKA SD dan SMP tidak dicek sendiri lewat portal dengan NISN. Sekolah menerima daftar hasil dari dinas pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten/kota, memeriksa datanya, lalu membagikan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) kepada setiap murid dalam bentuk cetak dan digital. Pada 2026, hasil SD dan SMP diumumkan Selasa, 26 Mei 2026, mulai pukul 13.00 WIB, dan diterima murid secara bertahap. Jadi yang perlu Anda lakukan adalah menghubungi sekolah, bukan mencari tautan login.

Bagaimana hasil TKA sampai ke tangan anak?

Alurnya diatur di petunjuk teknis TKA 2026 (Keputusan Kepala BKPDM 017/F/AN/2026). Untuk jenjang SD dan SMP urutannya seperti ini:

  1. Kementerian menerbitkan Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA) dan SHTKA.
  2. Hasil disalurkan lewat dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai kewenangannya.
  3. Sekolah membuka DKHTKA di laman manajemen TKA. Isinya rekapitulasi nilai seluruh murid sekolah itu.
  4. Sekolah memverifikasi data, lalu mencetak SHTKA tiap murid.
  5. Sekolah membagikan SHTKA kepada murid dalam bentuk cetak dan dokumen digital.

Ada satu batas waktu yang jarang diketahui orang tua. Aplikasi pencetakan yang dipakai sekolah hanya bisa diakses selama tiga bulan setelah tanggal kelulusan. Mintalah salinan digital SHTKA sejak awal, jangan menunggu sampai butuh untuk pendaftaran SMP atau SMA.

Kapan hasil TKA SD dan SMP keluar?

Untuk siklus 2026, hasil diumumkan 26 Mei 2026, seminggu setelah jadwal susulan (11 sampai 19 Mei) berakhir dan lebih dari tiga minggu setelah ujian (SMP 6 sampai 16 April, SD 20 sampai 30 April). Tanggal itu sempat bergeser dari rencana awal sebelum ditetapkan.

Untuk 2027, jadwal TKA SD dan SMP belum diumumkan per 3 November 2026. Kalau polanya mirip, hasil akan keluar sekitar akhir Mei 2027, menjelang SPMB. Itu perkiraan, bukan pengumuman. Pantau siaran pers di kemendikdasmen.go.id dan pengumuman sekolah.

Pada 2026, 8.708.891 dari 8.875.362 murid terdaftar ikut di jadwal utama, atau 98,12 persen. Hasil seluruh SD dan SMP keluar di hari yang sama, jadi wajar kalau sekolah butuh beberapa hari untuk memverifikasi dan mencetak.

Apa isi sertifikat, dan apa yang harus Anda periksa?

Permendikdasmen 9/2025 menyebut isi minimal SHTKA. Gunakan daftar ini sebagai lembar periksa saat sertifikat diterima:

Isi SHTKAYang perlu dicek
Nomor sertifikatada dan terbaca
Sekolah asal dan sekolah pelaksanabisa berbeda kalau sekolah anak menumpang
Namaejaan sama dengan akta kelahiran dan Kartu Keluarga
Tempat dan tanggal lahirsama dengan dokumen kependudukan
NISNsama dengan NISN di rapor
Nilai dan kategori capaianada untuk Matematika dan Bahasa Indonesia
Tanggal terbitada

Versi digital SHTKA memuat tanda tangan elektronik sebagai bukti dokumen resmi Kementerian. Versi cetaknya, di kertas HVS A4 putih, memuat kode QR. Pindai kode itu dengan aplikasi pembaca QR di HP Anda. Hasil yang muncul harus sama dengan yang tercetak. Kementerian juga menyediakan Portal Verifikasi Publik SHTKA, dan menurut juknis sertifikat bisa diverifikasi di sana tanpa batas waktu. Portal ini untuk memeriksa keaslian sertifikat yang sudah ada, bukan untuk mencari nilai dengan NISN.

Bagaimana membaca nilainya?

Nilai TKA SD dan SMP memakai skala 0 sampai 100 dengan dua angka di belakang koma, satu nilai untuk setiap mata uji. Penilaiannya klasik, yaitu proporsi jawaban benar. Contoh resmi dari taklimat hasil 2026: 15 benar dari 30 soal menghasilkan nilai 50, dan 27 benar menghasilkan 90.

Dengan 30 soal per mata uji, setiap jawaban benar bernilai sekitar 3,33. Tabel ini membantu Anda menerjemahkan nilai menjadi jumlah soal:

Jawaban benar dari 30Nilai
1240,00
1550,00
1860,00
2066,67
2376,67
2480,00
2790,00
2996,67

Di sertifikat, nilai disertai kategori Baik, Memadai, atau Kurang untuk tiap mata uji. Predikat Istimewa diberikan untuk nilai minimal 95,00. Artinya, dari 30 soal anak perlu menjawab benar 29 soal, karena 28 benar baru menghasilkan 93,33. Ambang kategori yang dipakai pada pengumuman hasil 2026 dan sebaran nilainya kami bahas di skala nilai TKA dan arti kategorinya, jadi tidak kami ulang di sini. Ambang itu belum tentu sama untuk 2027.

Sebagai pembanding, rata-rata nasional 2026 adalah 60,14 untuk Bahasa Indonesia SD, 43,41 untuk Matematika SD, 60,83 untuk Bahasa Indonesia SMP, dan 40,34 untuk Matematika SMP. Nilai Matematika 55 sering terasa rendah bagi orang tua yang terbiasa dengan rapor 85. Padahal 55 berarti anak menjawab benar sekitar 16 atau 17 dari 30 soal dan berada di atas rata-rata nasional. Tidak ada nilai lulus atau tidak lulus di TKA.

Bagaimana kalau nama atau nilai di sertifikat salah?

Untuk identitas yang salah, juknis 2026 memberi jalur yang jelas:

  1. Anak atau orang tua mengajukan permohonan perbaikan identitas ke sekolah.
  2. Sekolah memperbarui identitas di laman Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (vervalpd). Identitas harus sesuai dengan basis data Dukcapil.
  3. Sekolah mengimpor data baru ke laman manajemen TKA.
  4. SHTKA diterbitkan ulang dengan nomor sertifikat terbaru, lalu dibagikan kepada anak.

Karena aturannya merujuk ke data Dukcapil, siapkan Kartu Keluarga atau akta kelahiran saat mengajukan. Kalau ejaan nama di data Dukcapil sendiri berbeda dengan yang Anda harapkan, urusannya ada di Dukcapil, bukan di sekolah.

Untuk nilai yang terasa tidak sesuai, dokumen pedoman dan juknis yang kami baca tidak memuat mekanisme sanggah nilai. Yang tercatat resmi hanya bahwa seluruh paket dan butir soal diverifikasi dan divalidasi secara statistik sebelum hasil diumumkan. Kalau Anda yakin ada kesalahan, misalnya nilai tertukar dengan murid lain, sampaikan ke sekolah agar diteruskan ke dinas.

Untuk sertifikat yang hilang atau rusak, anak bisa mencetak ulang dari dokumen digital, atau meminta sekolah mencetak ulang. Kalau sekolahnya sudah tidak aktif, permohonan diajukan ke dinas pendidikan atau kantor Kementerian Agama sesuai kewenangannya.

Apa langkah berikutnya setelah hasil keluar?

Bagi kebanyakan keluarga, langkah berikutnya adalah SPMB. Nilai TKA hanya dipakai di jalur prestasi, dan bobotnya ditentukan juknis daerah masing-masing. Kemendikdasmen menyediakan akses hasil TKA ke sistem SPMB daerah secara langsung antarsistem (host to host), sehingga sekolah tujuan tidak perlu menunggu murid mengunggah sertifikat secara manual. Waktunya mengikuti lini masa SPMB tiap daerah, jadi tetap simpan sertifikat Anda.

Kalau anak tidak menargetkan jalur prestasi, hasil TKA tetap berguna sebagai cermin. Lihat mata uji mana yang kategorinya paling rendah, lalu pakai libur kenaikan kelas untuk menambal dasar yang dibutuhkan di jenjang berikutnya.

Kesalahan yang sering terjadi saat menunggu hasil

  • Mencari "link cek hasil TKA SD" dan memasukkan NISN di situs yang tidak jelas. Murid tidak mengecek hasil sendiri lewat portal publik, jadi situs semacam itu patut dicurigai.
  • Menerima sertifikat tanpa membaca ejaan nama dan tanggal lahir. Kesalahan identitas paling mudah diperbaiki selagi sekolah masih memegang akses pencetakan.
  • Tidak meminta salinan digital. Cetakan bisa hilang, sedangkan akses aplikasi pencetakan sekolah terbatas tiga bulan setelah tanggal kelulusan.
  • Membandingkan nilai TKA dengan rapor. Rapor dan TKA memakai ukuran yang berbeda, dan rata-rata nasional Matematika di bawah 45.
  • Menganggap kategori Kurang berarti tidak lulus sekolah. TKA SD dan SMP bukan ujian kelulusan.
  • Mengandalkan tanggal pengumuman dari grup percakapan. Pada 2026 tanggalnya sempat berubah sebelum ditetapkan, jadi pegang siaran pers resmi.

FAQ cek hasil TKA SD dan SMP

Apakah ada situs untuk cek hasil TKA SD dengan NISN?

Tidak ada portal publik untuk murid mencari nilainya sendiri. Hasil dikirim ke sekolah lewat dinas, lalu sekolah membagikan SHTKA. Yang tersedia untuk publik adalah portal verifikasi keaslian sertifikat.

Kapan hasil TKA SD dan SMP 2027 diumumkan?

Belum diumumkan per 3 November 2026. Dari pola 2026, perkiraannya akhir Mei 2027.

Apakah peserta susulan menerima hasil di hari yang sama?

Pada 2026, susulan berlangsung 11 sampai 19 Mei dan hasil seluruh peserta diumumkan 26 Mei. Untuk 2027, ikuti informasi sekolah.

Berapa nilai TKA SD yang dianggap bagus?

Tidak ada nilai lulus. Sebagai patokan, rata-rata nasional 2026 adalah 43,41 untuk Matematika SD dan 60,14 untuk Bahasa Indonesia SD, dan kategori di sertifikat memberi gambaran capaian. Untuk SPMB, yang menentukan adalah juknis daerah dan persaingan di sekolah tujuan.

Bagaimana membedakan SHTKA asli dan palsu?

Pindai kode QR di versi cetak, atau periksa lewat Portal Verifikasi Publik SHTKA dari Kementerian. Versi digital yang asli memuat tanda tangan elektronik.

Apakah nilai TKA SMA dicek dengan cara yang sama?

Alurnya mirip, tetapi skala dan jadwalnya berbeda. Penjelasan untuk jenjang SMA ada di cara cek hasil TKA SMA 2026.

Artikel Terkait

Siap hadapi TKA?