kuliah#penulisan akademik#sitasi#skripsi

Kutipan Langsung Panjang: Aturan 4 Baris dan Caranya

Kutipan di bawah empat baris menyatu dengan paragraf dan pakai tanda kutip. Yang empat baris atau lebih jadi blok menjorok tanpa tanda kutip.

Oleh Oscar Ryanda Putra· Diterbitkan 8 Okt 2026· 8 menit baca
Di halaman ini

Kutipan langsung yang kurang dari empat baris ditulis menyatu di dalam paragraf dan diapit tanda kutip. Kutipan empat baris atau lebih dipisah menjadi blok tersendiri, menjorok dari margin kiri, dan tanda kutipnya dilepas. Dua aturan itu yang kamu cari. Tapi kalau kamu mendarat di sini sambil mengerjakan tugas tentang kalimat langsung dan tidak langsung, kamu sedang membaca topik yang salah, dan bedanya dijelaskan di bagian pertama.

Kutipan langsung atau kalimat langsung? Dua hal yang berbeda

Hasil pencarian untuk dua istilah ini bercampur, dan itu yang membuat banyak orang mendapat pelajaran yang bukan miliknya. Keduanya memang sama-sama memakai tanda kutip, tapi yang diatur berbeda.

Kalimat langsungKutipan langsung
PelajaranBahasa Indonesia tingkat sekolahPenulisan akademik dan sitasi
Yang dikutipUcapan orang dalam narasiTeks tertulis dari sumber pustaka
ContohIbu berkata, "Tolong tutup pintunya."Hadi (2021, hlm. 112) menyatakan bahwa ...
Yang diaturTanda baca sebelum tanda kutip, huruf kapital, kata sapaanAmbang panjang, menjorok, nomor halaman, format sitasi
TujuannyaMenandai ucapan dalam ceritaMembuktikan asal gagasan supaya tidak dianggap plagiat
Konsekuensi salahNilai tugas tata bahasaDugaan plagiarisme

Kalau tugasmu meminta mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung, itu latihan tata bahasa. Kalau tugasmu meminta mengutip buku atau jurnal ke dalam makalah atau skripsi, lanjutkan membaca.

Ambang pendek dan panjang: empat baris atau empat puluh kata?

Dua-duanya dipakai, tergantung gaya yang dianut panduanmu.

Pedoman penulisan kampus di Indonesia umumnya memakai ambang empat baris. Kurang dari empat baris masuk ke dalam paragraf, empat baris atau lebih menjadi blok. Yang dihitung adalah baris di naskahmu, bukan baris di sumber aslinya, jadi angkanya bergantung pada lebar margin dan ukuran hurufmu sendiri.

Gaya APA memakai ambang empat puluh kata. Di bawah empat puluh kata menyatu di paragraf, empat puluh kata atau lebih menjadi blok. Gaya MLA memakai empat baris prosa. Kalau panduan kampusmu menyebut salah satu gaya ini secara eksplisit, ikuti ambang gaya itu dan bukan kebiasaan umum.

Cara memutuskan kalau kamu ragu: hitung katanya. Kutipan di bawah 35 kata hampir pasti kurang dari empat baris pada format skripsi biasa, jadi aman ditulis menyatu. Kutipan di atas 45 kata hampir pasti melewati empat baris. Yang di antara keduanya perlu kamu lihat di naskah, dan ini satu alasan lagi untuk mengerjakan format sebelum mencetak, karena mengubah ukuran huruf bisa memindahkan kutipan dari satu kategori ke kategori lain.

Apa yang berubah ketika kutipan melewati ambang?

Enam hal, dan nomor lima yang paling sering keliru.

  1. Tanda kutip dilepas. Blok yang menjorok sudah berfungsi sebagai penanda kutipan, jadi tanda kutip menjadi penanda ganda. Satu pengecualian: kalau di dalam kutipan asli ada kutipan lagi, bagian itu tetap diapit tanda kutip ganda di blok.
  2. Blok menjorok dari margin kiri, umumnya satu sentimeter atau tujuh ketukan, tergantung panduan. Margin kanannya biasanya tetap.
  3. Spasi di dalam blok menjadi satu, sementara badan teksnya tetap 1,5 atau dua spasi. Pada gaya APA, blok tetap dua spasi, jadi periksa panduanmu.
  4. Nomor halaman wajib ada. Untuk kutipan langsung, baik pendek maupun panjang, pembaca harus bisa menemukan kalimat itu di sumber aslinya. Sitasi tanpa nomor halaman hanya berlaku untuk parafrase.
  5. Posisi sitasi berpindah relatif terhadap titik. Pada kutipan pendek, tanda kutip ditutup dulu, lalu sitasi, lalu titik di paling akhir. Pada kutipan blok, titik kalimat terakhir ditulis dulu, baru sitasi setelahnya tanpa titik tambahan. Detail kecil ini sering jadi coretan merah pertama dari pembimbing.
  6. Tidak ada paragraf baru di dalam blok, kecuali sumber aslinya memang berganti paragraf. Kalau iya, baris pertama paragraf berikutnya diberi indentasi tambahan.

Kalau kamu perlu membuang bagian tengah kutipan, ganti dengan tiga titik, dan kalau kamu perlu menambah kata penjelas supaya kalimatnya terbaca, bungkus kata itu dengan tanda kurung siku. Kesalahan ejaan yang ada di sumber asli jangan diperbaiki, tandai dengan sic di dalam kurung siku supaya pembaca tahu kesalahannya bukan milikmu.

Satu sumber, dua versi

Berikut satu paragraf sumber, memakai nama penulis rekaan untuk contoh.

Literasi digital tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat. Ia mencakup kemampuan menilai kredibilitas sumber, memahami kepentingan di balik sebuah informasi, dan memilih tindakan yang tepat atas informasi tersebut. Tanpa tiga kemampuan itu, akses yang luas justru memperbesar peluang seseorang menerima informasi yang menyesatkan.

Versi pendek, ambil bagian yang paling tajam saja, tulis menyatu di paragrafmu:

Pemahaman literasi digital yang hanya bertumpu pada keterampilan teknis sudah lama dinilai kurang. Hadi (2021, hlm. 112) menegaskan bahwa literasi digital "mencakup kemampuan menilai kredibilitas sumber, memahami kepentingan di balik sebuah informasi, dan memilih tindakan yang tepat atas informasi tersebut". Ketiga kemampuan itu yang menjadi dasar penyusunan instrumen dalam penelitian ini.

Versi blok, kutip utuh karena struktur tiga kemampuan dan konsekuensinya saling mengunci:

Hadi (2021) merumuskan cakupan literasi digital sebagai berikut.

Literasi digital tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat. Ia mencakup kemampuan menilai kredibilitas sumber, memahami kepentingan di balik sebuah informasi, dan memilih tindakan yang tepat atas informasi tersebut. Tanpa tiga kemampuan itu, akses yang luas justru memperbesar peluang seseorang menerima informasi yang menyesatkan. (hlm. 112)

Perhatikan tiga bedanya. Versi pendek memakai tanda kutip dan menaruh sitasi sebelum titik penutup. Versi blok melepas tanda kutip dan menaruh nomor halaman setelah titik. Versi pendek juga memberi kamu ruang untuk satu kalimat pengantar dan satu kalimat lanjutan, sehingga kutipan itu bekerja di dalam argumenmu, bukan berdiri sendiri.

Soal panjangnya, versi pendek memakai satu baris dari halamanmu, versi blok memakai lima. Kalau yang kamu butuhkan cuma rumusan tiga kemampuan itu, versi pendek lebih baik. Versi blok layak dipakai ketika kalimat terakhir sumber itu, yaitu bagian tentang akses luas yang memperbesar risiko, akan kamu bantah atau kamu bahas langsung di paragraf berikutnya.

Kapan kutipan blok sebaiknya diparafrase saja?

Ada empat tanda yang jelas.

Pertama, kalau setelah blok itu kamu langsung menulis kalimat yang maknanya sama dengan blok tersebut. Itu berarti kamu sudah memparafrasekannya, jadi bloknya bisa dibuang dan parafrasenya disimpan bersama sitasi tanpa nomor halaman.

Kedua, kalau yang penting adalah gagasannya, bukan rumusan kalimatnya. Kutipan langsung dipakai ketika kata-kata persis itu yang bermakna, misalnya definisi resmi, bunyi pasal, atau rumusan yang akan kamu kritik. Untuk sisanya, parafrase lebih kuat karena menunjukkan kamu memahaminya.

Ketiga, kalau di satu halaman sudah ada dua blok kutipan. Halaman yang isinya sebagian besar kutipan orang lain dibaca penguji sebagai naskah yang belum punya suara sendiri, dan itu komentar yang sulit dijawab di sidang.

Keempat, dan ini alasan yang paling teknis: blok kutipan ikut terhitung dalam persentase kemiripan pada pemeriksa plagiarisme, kecuali operator di kampusmu mengaktifkan opsi pengecualian kutipan. Skripsi dengan banyak blok kutipan bisa menembus batas kemiripan walaupun semua sitasinya benar. Kalau kampusmu punya ambang maksimum, hitung sendiri porsi kutipan langsungmu sebelum mengunggah.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memberi tanda kutip pada blok yang sudah menjorok. Penanda ganda, dan langsung terlihat.
  • Menjorokkan blok dengan menekan spasi berkali-kali. Hasilnya berantakan begitu ukuran huruf berubah. Pakai pengaturan indentasi paragraf di pengolah kata, atau geser penanda indentasi di penggaris atas.
  • Mengutip langsung tanpa nomor halaman. Ini kesalahan paling umum sekaligus paling mudah dicegah kalau kamu mencatat nomor halaman saat membaca, bukan saat menulis. Kebiasaan mencatatnya ada di cara membuat catatan kuliah efektif.
  • Mengutip dari sumber kedua tanpa menyebutnya. Kalau kamu membaca kutipan Hadi di dalam buku orang lain, kamu wajib menuliskannya sebagai kutipan dalam kutipan, bukan seolah kamu membaca Hadi langsung.
  • Mengubah kata di dalam tanda kutip supaya kalimatnya lebih mengalir. Begitu ada tanda kutip, isinya harus sama persis. Kalau perlu menyesuaikan, pakai kurung siku atau ubah menjadi parafrase.
  • Menerjemahkan kutipan berbahasa Inggris lalu tetap memakai tanda kutip tanpa keterangan. Terjemahanmu bukan kata-kata asli penulisnya, jadi sebutkan bahwa itu terjemahan, atau kutip teks aslinya.
  • Membuka paragraf dengan blok kutipan. Kutipan butuh kalimat pengantar yang menyebut siapa yang bicara dan kenapa dia dibawa ke paragraf itu.

Berapa panjang maksimum satu kutipan blok?

Panduan umumnya tidak menyebut angka, tapi praktik yang diterima adalah tidak lebih dari satu paragraf sumber dan tidak melebihi sepertiga halaman. Lebih dari itu, pembaca kehilangan jejak argumenmu. Untuk kutipan sangat panjang, kutip bagian intinya dan parafrasekan sisanya.

Apakah kutipan blok dihitung dalam jumlah kata tugas?

Tergantung dosen, dan sebaiknya kamu tanyakan sebelum mengumpulkan. Banyak dosen menghitungnya, tapi menilai tugas yang separuh isinya kutipan sebagai tugas yang belum selesai. Aman kalau kamu memenuhi batas kata dari tulisanmu sendiri saja.

Bagaimana kalau ada kutipan di dalam kutipan yang mau saya ambil?

Bagian yang di sumber asli diapit tanda kutip ganda diubah menjadi tanda kutip tunggal ketika kamu menaruhnya di dalam kutipan pendekmu. Pada kutipan blok, bagian itu tetap memakai tanda kutip ganda karena bloknya sendiri tidak berkutip.

Kutipan dari laman web tanpa nomor halaman, bagaimana?

Pakai penanda lain yang bisa dilacak, misalnya nama subjudul tempat kalimat itu berada atau nomor paragraf dihitung dari awal tulisan. Yang penting pembaca punya cara menemukan kalimat itu kembali.

Apakah aturan ini sama untuk makalah dan skripsi?

Ambangnya sama karena berasal dari gaya sitasi yang sama. Yang berbeda cuma toleransinya: makalah sepuluh halaman dengan tiga blok kutipan sudah terasa berat, sedangkan skripsi punya ruang lebih banyak. Soal panjang dan struktur bagian awal makalah, ada di latar belakang makalah berapa paragraf, dan urutan kerja skripsi lengkapnya di panduan skripsi dari nol.

Artikel Terkait

Siap taklukkan UTS, UAS, dan skripsi?

Gabung gratis di Pintarly. Ubah catatan kuliahmu jadi rangkuman, flashcards, dan kuis otomatis, plus AI tutor yang siap bantu kapan aja butuh.