Soal Asli PU UTBK 2025 per Paket: Jumlah Soal Induktif, Deduktif, dan Kuantitatif
Enam paket soal asli PU UTBK 2025 dibedah: jumlah soal induktif, deduktif, dan kuantitatif, plus urutan bentuk soal yang berulang di tiap paket.

Di halaman ini
- Paket PU 2025 mana saja yang ada, dan apa arti label tanggalnya?
- Bagaimana soal dipilah menjadi induktif, deduktif, dan kuantitatif?
- Hitungan soal per jenis di tiap paket
- Urutan bentuk soal yang berulang di semua paket
- 20 soal verbal
- 10 soal kuantitatif: posisinya sama, angkanya berbeda
- Contoh pola per jenis (ditulis ulang, bukan disalin)
- Kesalahan saat memakai paket 2025 untuk latihan
- Urutan memakai enam paket, dan paket yang saling tumpang tindih
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa jumlah soal PU UTBK 2025 di Pintarly?
- Jenis soal PU mana yang paling banyak di paket 2025?
- Apakah label tanggal di paket adalah tanggal ujian?
- Bisakah paket ini dikerjakan gratis?
- Apakah urutan soal yang sama akan muncul lagi di UTBK berikutnya?
Ada enam paket soal asli PU UTBK 2025 di Pintarly, masing-masing berisi 28 sampai 31 soal, totalnya 176 soal. Kalau dipilah berdasarkan bentuk pertanyaannya, tiap paket punya 18 sampai 20 soal verbal (deduktif dan induktif) dan 9 sampai 11 soal kuantitatif. Temuan yang lebih berguna untuk latihan: urutan bentuk soalnya hampir sama persis di keenam paket. Artikel ini menghitung isi tiap paket dan memetakan urutan itu nomor demi nomor.
Paket PU 2025 mana saja yang ada, dan apa arti label tanggalnya?
Enam paket itu diberi label 28 Mei, 29 Mei, 30 Mei, 2 Juni, 3 Juni, dan 4 Juni 2025. Label itu adalah nama paket di koleksi Pintarly. Jangan memakainya sebagai rujukan jadwal ujian: jadwal resmi pelaksanaan UTBK 2025 dari SNPMB, seperti dikutip Detik, adalah 23 April sampai 3 Mei 2025.
Untuk konteks, kerangka resmi PU berisi 30 soal dalam 30 menit, terdiri dari 10 soal penalaran induktif, 10 deduktif, dan 10 kuantitatif, menurut Kerangka Acuan UTBK di laman SNPMB. Kalau kamu belum paham bedanya tiga jenis itu, baca dulu pengantar Penalaran Umum UTBK.
Bagaimana soal dipilah menjadi induktif, deduktif, dan kuantitatif?
Paket soal tidak memberi label jenis di tiap nomor. Jadi pemilahan di bawah memakai aturan kami sendiri, dan kamu perlu tahu aturannya supaya bisa menilai angkanya:
- Deduktif: jawabannya harus pasti mengikuti premis. Contohnya simpulan dari "apabila", "semua dan sebagian", "atau", rantai sebab-akibat, pertanyaan PASTI BENAR atau PASTI SALAH, dan soal menilai kualitas simpulan.
- Induktif: jawabannya adalah kemungkinan terkuat. Contohnya PALING MUNGKIN BENAR dari pengamatan, memperkuat, memperlemah, asumsi pengamat, dua pendapat ahli, analogi, dan keputusan.
- Kuantitatif: semua soal yang menuntut hitungan atau membaca angka dari diagram.
Beberapa nomor bisa diperdebatkan. Nomor ketiga di tiap paket, misalnya, bertanya "apa yang PALING MUNGKIN dilakukan" tetapi isinya logika "atau", jadi kami masukkan ke deduktif.
Hitungan soal per jenis di tiap paket
| Paket | Total soal | Deduktif | Induktif | Kuantitatif |
|---|---|---|---|---|
| 28 Mei 2025 | 30 | 8 | 12 | 10 |
| 29 Mei 2025 | 29 | 8 | 12 | 9 |
| 30 Mei 2025 | 30 | 8 | 12 | 10 |
| 2 Juni 2025 | 28 | 8 | 10 | 10 |
| 3 Juni 2025 | 28 | 7 | 11 | 10 |
| 4 Juni 2025 | 31 | 8 | 12 | 11 |
| Jumlah | 176 | 47 | 69 | 60 |
Tiga hal yang perlu dibaca dari tabel ini.
Pertama, bagian kuantitatif paling stabil, hampir selalu 10. Paket 29 Mei kekurangan satu soal diagram garis, sedangkan paket 4 Juni memakai satu diagram keuangan untuk dua soal berbeda, sehingga hitungannya 11.
Kedua, rasio deduktif dan induktif kami (sekitar 8 banding 12) tidak sama dengan pembagian resmi 10 banding 10. Selisihnya datang dari aturan pemilahan kami, bukan bukti bahwa ujian menyimpang dari kerangka resmi. Beberapa soal "PALING TEPAT" yang kami taruh di induktif mungkin dihitung deduktif oleh penyusun soal.
Ketiga, paket 2 Juni dan 3 Juni lebih pendek karena masing-masing tidak memuat dua bentuk soal verbal. Paket 2 Juni tidak punya soal "jika X, apa yang paling mungkin benar" dan soal dua ahli. Paket 3 Juni tidak punya soal keputusan dan soal kualitas simpulan.
Urutan bentuk soal yang berulang di semua paket
20 soal verbal
Ini bagian paling berguna. Di paket yang lengkap, 20 nomor pertama selalu mengikuti urutan bentuk yang sama. Konteksnya berganti (atlet, pedagang pasar, petani, siswa), tetapi kerangka tiap nomor tetap.
- Aturan "apabila tidak A, maka tidak B" untuk satu kelompok, lalu pilih simpulan yang benar (D)
- "Semua anggota X punya sifat P, sebagian dari mereka juga Q" (D)
- Seseorang akan melakukan A atau B, lalu ada ajakan lain yang batal (D)
- Dua kejadian yang sama-sama menaikkan sesuatu, cari dugaan paling mungkin (I)
- Rantai sebab: A menyebabkan B, B menyebabkan C (D)
- Paparan manfaat dan dampak, cari yang PASTI SALAH (D)
- Paparan singkat, cari simpulan PALING TEPAT tanpa generalisasi berlebihan (I)
- "Saat ini terjadi X karena Y; biasanya Z", cari simpulan yang BENAR (D)
- Keberhasilan karena dua faktor beserta tandanya, "jika tanda tertentu terlihat, apa yang paling mungkin" (I)
- Kondisi awal ramai, kondisi kemudian sepi, cari penjelasan perbedaannya (I)
- Tren anak muda dan komentar pengamat, cari asumsi yang mendasari argumen (I)
- Dua ahli berpendapat, lalu sebuah fakta, tentukan fakta itu memperkuat atau memperlemah siapa (I)
- Paparan manfaat, cari yang PASTI BENAR (D)
- Gambaran sebuah desa atau kota, cari yang PALING MUNGKIN BENAR (I)
- Pilihan antara dua opsi dengan kelebihan masing-masing, cari yang memperkuat keputusan (I)
- Pendapat peneliti atau pengamat, cari yang paling memperlemah (I)
- Klaim pejabat tentang kenaikan sesuatu, cari yang memperkuat (I)
- Analogi "jika X disamakan dengan Y" (I)
- Keputusan saat sumber daya terbatas (I)
- Syarat ikut sebuah kegiatan, lalu simpulan tentang seseorang, nilai kualitas simpulannya (D)
Delapan nomor bertanda D dan dua belas bertanda I. Itulah asal angka 8 dan 12 di tabel.
10 soal kuantitatif: posisinya sama, angkanya berbeda
Bagian kuantitatif juga punya urutan tetap:
- Data lima hari (hari ketiga sampai ketujuh), cari hari pertama atau berikutnya dengan pola selisih
- Perbandingan tiga bahan, cari jumlah satu bahan atau totalnya
- "Bilangan yang PALING MENDEKATI" hasil campuran desimal dan persen
- Diagram garis dua data, pernyataan yang paling tepat untuk tahun berikutnya
- Diagram garis, tahun dengan persentase terbesar atau terkecil
- Diagram lingkaran persentase dikali total
- Dua barisan (bahan dan hasil) dengan tren, cari hasil hari keenam
- Persen lebih rendah atau lebih tinggi, cari harga awal
- Kecukupan data: dua informasi, mana yang cukup untuk menjawab
- Tabel keuntungan dengan pecahan, cari yang terbesar atau terendah
Contoh pola per jenis (ditulis ulang, bukan disalin)
Soal di bawah memakai pola paket 2025 dengan konteks dan angka baru. Soal aslinya bisa kamu baca di paket yang ditautkan di akhir bagian ini.
Deduktif, pola nomor 3:
Sabtu ini Dina akan les gitar atau membantu di toko pamannya. Temannya mengajak menonton film, tetapi rencana itu batal karena hujan. Apa yang paling mungkin dilakukan Dina?
Batalnya ajakan menonton tidak mengubah apa pun dari premis pertama. Jawaban yang aman adalah yang mengulang disjungsi: les gitar atau membantu di toko. Pilihan "les gitar dan membantu di toko" salah karena mengubah "atau" menjadi "dan". Pilihan "bersantai di rumah" salah karena keluar dari premis.
Induktif, pola nomor 10:
Kantin baru di sebuah sekolah ramai pada bulan pertama. Pada bulan ketiga kantin itu sepi, padahal harga dan menunya tidak berubah. Manakah yang paling mungkin menjelaskan perbedaan itu?
Penjelasan yang kuat harus menyebut sesuatu yang berubah di antara dua kondisi. "Pada bulan kedua, koperasi sekolah mulai menjual makanan serupa di dekat kelas" menjelaskan perubahan. "Makanan kantin itu enak" tidak, karena berlaku di kedua kondisi.
Kuantitatif, pola nomor 7:
Sebuah usaha membeli bahan selama lima hari: 4, 6, 8, 10, dan 12 kg. Hasil produksinya 7, 9, 13, 15, dan 19 kg. Jika tren perubahannya tetap, berapa hasil pada hari keenam?
Selisih hasil: +2, +4, +2, +4. Pola bergantian, jadi langkah berikutnya +2. Hasil hari keenam = 19 + 2 = 21 kg. Barisan bahan hanya pengalih perhatian; yang menentukan adalah pola barisan hasil.
Kuantitatif, pola nomor 9:
Pertanyaan: apakah lebih dari separuh warga sebuah desa punya kendaraan? (1) Dari 2.000 warga, 1.200 punya kendaraan. (2) Setiap RT berisi 40 sampai 80 warga.
Informasi (1) cukup: 1.200 dibagi 2.000 sama dengan 60%, lebih dari separuh. Informasi (2) tidak menyebut kendaraan sama sekali.
Soal-soal asli dengan pola tersebut bisa dibaca di paket PU 28 Mei 2025, paket PU 30 Mei 2025, paket PU 3 Juni 2025, dan paket PU 4 Juni 2025. Membacanya gratis tanpa daftar; mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.
Kesalahan saat memakai paket 2025 untuk latihan
- Menghafal urutan lalu menebak. Mengetahui bahwa nomor 16 biasanya soal memperlemah itu membantu mengatur waktu, tetapi pilihan jawabannya tetap harus dibaca.
- Menganggap tiap paket pasti 10-10-10. Seperti tabel di atas, paket yang tersedia tidak selalu lengkap 30 soal.
- Mengerjakan keenam paket dalam seminggu. Karena kerangkanya sama, paket keempat dan seterusnya memberi informasi baru yang makin sedikit.
- Meremehkan bagian kuantitatif karena hitungannya mudah. Jebakannya justru ada di nomor 1 bagian kuantitatif (arah pola saat mundur) dan nomor 7 (memakai barisan yang salah).
- Menyimpulkan bahwa UTBK 2026 akan sama persis. Untuk 2026, paket PU yang tersedia di Pintarly baru berisi empat soal; perbandingannya ada di artikel soal asli PU UTBK 2026.
Urutan memakai enam paket, dan paket yang saling tumpang tindih
Paket 2 Juni dan 3 Juni berbagi setidaknya enam soal dengan konteks yang sama: soal pupuk, vila pegunungan, konsep kafe, komposisi bahan, perbandingan bahan sampo, dan soal pendekatan 9,39 − 73%. Kalau kamu mengerjakan keduanya berdekatan, paket kedua lebih mengukur ingatanmu daripada kemampuanmu. Beri jarak minimal dua minggu, atau pakai salah satunya saja untuk simulasi.
Satu urutan yang masuk akal: pakai paket 28 Mei sebagai diagnosis awal, lalu paket 30 Mei setelah satu minggu latihan per jenis. Paket 29 Mei dan 4 Juni untuk minggu ketiga. Simpan paket 2 Juni untuk simulasi akhir dalam 30 menit penuh, dan lewati paket 3 Juni kalau kamu sudah mengerjakan 2 Juni.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jumlah soal PU UTBK 2025 di Pintarly?
Ada 176 soal dalam enam paket. Paket terpendek berisi 28 soal (2 Juni dan 3 Juni), dan yang terpanjang 31 soal (4 Juni).
Jenis soal PU mana yang paling banyak di paket 2025?
Menurut pemilahan kami, induktif paling banyak (69 soal), disusul kuantitatif (60) dan deduktif (47). Pembagian resmi tetap 10 soal per jenis; selisihnya datang dari cara kami mengelompokkan soal "PALING TEPAT".
Apakah label tanggal di paket adalah tanggal ujian?
Bukan. Label itu nama paket di koleksi Pintarly. Jadwal resmi UTBK 2025 dari SNPMB, seperti dikutip Detik, adalah 23 April sampai 3 Mei 2025.
Bisakah paket ini dikerjakan gratis?
Soal bisa dibaca gratis tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.
Apakah urutan soal yang sama akan muncul lagi di UTBK berikutnya?
Belum tentu. Urutan ini konsisten di paket 2025 yang kami punya, tetapi SNPMB tidak mengumumkan urutan soal. Pakai sebagai peta latihan, bukan prediksi.


