Strategi

Latihan Soal PK UTBK 2027: Urutan Paket Soal Asli 2026, 2025, dan Kumpulan 2010-2024

Rencana delapan minggu latihan soal PK UTBK 2027: paket asli 2026, sembilan paket 2025, lalu Kumpulan 2010-2024, dengan target akurasi per minggu.

Oleh Diterbitkan 5 Nov 2026 8 menit baca
Di halaman ini

Latihan soal PK untuk UTBK 2027 sebaiknya berjalan delapan minggu dalam tiga blok: minggu 1 memakai dua paket 2026 sebagai patokan, minggu 2 sampai 4 menghabiskan sembilan paket 2025 per tanggal, dan minggu 5 sampai 8 memakai Kumpulan Soal Asli 2010-2024 Bagian 1 sampai 8 untuk menambal topik. Tiap minggu punya target akurasi yang naik pelan-pelan, dan semua latihan berwaktu satu menit per soal, sama dengan ritme ujian.

Kenapa satu menit? Di UTBK 2026, Pengetahuan Kuantitatif berisi 20 soal dan menurut detikNews (mengutip portal SNPMB) diberi waktu 20 menit. Belum ada pengumuman perubahan untuk UTBK 2027 per 3 November 2026, jadi angka itu yang paling masuk akal dipakai sebagai patokan.

Bahan apa saja yang tersedia untuk latihan PK?

Ada tiga kelompok paket soal asli PK di Pintarly. Jumlahnya cukup besar, jadi masalahnya bukan kekurangan soal, melainkan urutan.

KelompokPaketJumlah soalPersentase jawaban benar pengguna Pintarly
2026Day 1 (21 April) dan Day 2 (22 April)44 + 1651,2% dan 55,6%
2025sembilan paket per tanggal, 28 Mei sampai Day 717553,2% sampai 65,0% (tujuh paket yang datanya cukup)
2010-2024Kumpulan Bagian 1 sampai 8312belum cukup data

Persentase di kolom terakhir dihitung dari semua jawaban pilihan ganda yang tercatat per 4 November 2026. Soal isian tidak ikut terhitung. Angka ini berguna sebagai pembanding: kalau skormu di paket 2026 Day 1 sekitar 55%, kamu sudah sedikit di atas rata-rata pengguna yang mengerjakannya.

Paket PK 2026 Day 1 berisi 44 soal, lebih banyak dari 20 soal yang diujikan. Sebabnya, beberapa nomor muncul dalam lebih dari satu versi dengan angka berbeda. Contohnya, soal permutasi dengan syarat "tidak berdampingan" muncul tujuh kali dengan digit dan huruf yang berbeda-beda. Untuk latihan ini justru menguntungkan: kamu bisa mengerjakan versi pertama, membaca pembahasannya, lalu menguji diri di versi kedua.

Apa yang diuji di paket 2026 dan 2025?

Di paket 2026 Day 1, topik yang berulang adalah kaidah pencacahan (permutasi dengan syarat), bilangan prima dari hasil kali, fungsi kuadrat yang melewati tiga titik, barisan geometri, perbandingan kuantitas P dan Q, kecukupan data, dan soal "langkah mana yang salah" dalam sebuah pembuktian. Paket Day 2 lebih pendek, dengan fungsi, sistem persamaan linear, statistik rata-rata, lingkaran, dan perbandingan kuantitas yang memakai FPB dan KPK.

Paket PK 2025 28 Mei memberi gambaran bentuk ujian yang lebih rapi karena isinya tepat 20 soal. Dua nomor pertama isian. Sebagian besar sisanya pilihan ganda biasa (gradien, jarak dua titik, luas segitiga, tinggi limas). Lalu ada bentuk "pilih pernyataan (1) sampai (4) yang benar", satu soal hubungan kuantitas, satu isian statistik, dan dua soal kecukupan data di akhir. Dua soal kecukupan data itu dijawab benar oleh hanya 29% dan 25% pengguna. Satu soal geometri segitiga sama sisi juga 29%.

Pelajarannya: soal hitung biasa di PK relatif aman. Nilaimu ditentukan oleh bentuk soal yang memintamu menilai informasi, bukan menghitung.

Rencana delapan minggu dengan target per minggu

Kerjakan setiap paket dengan timer. Kalau paketnya berisi lebih dari 20 soal, kerjakan per blok 20 soal selama 20 menit.

MingguPaketFokusTarget akurasi
1PK 2026 Day 1 dan Day 2patokan; catat topik yang salahcatat saja
2PK 2025: 28 Mei, 28 Mei Sesi 2, 30 Meibiasakan isian dan pernyataan (1)-(4)60%
3PK 2025: 2 Juni, 3 Juni, 4 Junikuantitas P dan Q65%
4PK 2025: 5 Juni, Day 6 Sesi 2, Day 7kecukupan data70%
5Kumpulan Bagian 1 dan 2garis, fungsi, persamaan kuadrat70%
6Kumpulan Bagian 3 dan 4perbandingan, barisan, pencacahan70%
7Kumpulan Bagian 5 dan 6peluang, matriks, SPL, statistik75%
8Kumpulan Bagian 7 dan 8, lalu ulang PK 2026 Day 1statistik, himpunan, geometri75%, dan 80% di ulangan Day 1

Topik di kolom fokus untuk minggu 5 sampai 8 berasal dari pengecekan beberapa nomor di tiap bagian. Kumpulan itu tersusun berurutan per topik, jadi satu bagian biasanya memuat dua atau tiga topik yang bersambung. Bagian 1, misalnya, dibuka dengan garis, gradien, dan titik potong kurva.

Kenapa target minggu 2 hanya 60%? Karena rata-rata pengguna di paket 2025 ada di kisaran 53% sampai 65%. Menargetkan 80% sejak minggu kedua hanya membuatmu cepat menyerah. Target yang naik 5 poin per minggu lebih realistis dan tetap terasa kemajuannya.

Contoh soal dengan angka baru

Tiga contoh di bawah ditulis ulang dari kerangka paket 2026. Soal aslinya bisa kamu baca di paket yang ditautkan di atas.

Contoh 1 (pencacahan, isian). Berapa banyak susunan huruf B, E, L, A, J, R jika dua huruf vokal tidak boleh berdampingan?

Cara cepatnya: susun dulu empat konsonan B, L, J, R. Banyaknya 4!=244! = 24. Di antara dan di pinggir empat konsonan ada 5 celah. Dua vokal ditaruh di dua celah berbeda, urutannya diperhatikan:

P(5,2)=5×4=20P(5,2) = 5 \times 4 = 20

Total 24×20=48024 \times 20 = 480. Cek dengan cara kedua: semua susunan 6!=7206! = 720, dikurangi susunan saat E dan A menempel, yaitu 2×5!=2402 \times 5! = 240. Hasilnya 720−240=480720 - 240 = 480. Dua cara memberi angka yang sama, jadi jawabannya aman ditulis.

Contoh 2 (bilangan prima, isian). Hasil kali tiga bilangan prima berbeda adalah 1001. Berapa jumlah ketiganya?

Coba bagi dengan prima kecil secara berurutan. 1001 tidak habis dibagi 2, 3, atau 5. Dibagi 7 hasilnya 143, dan 143=11×13143 = 11 \times 13. Jadi 1001=7×11×131001 = 7 \times 11 \times 13, dan jumlahnya 7+11+13=317 + 11 + 13 = 31.

Contoh 3 (kuantitas P dan Q). P adalah FPB dari 36 dan 60. Q adalah banyaknya faktor positif dari 36. Manakah yang benar: P > Q, P < Q, P = Q, atau tidak dapat ditentukan?

FPB(36, 60) =12= 12. Faktor positif 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36, jadi ada 9. Karena 12>912 > 9, jawabannya P > Q. Pengecoh yang biasa muncul adalah menghitung KPK (180) alih-alih FPB, atau lupa memasukkan 1 dan 36 sebagai faktor.

Rumus pencacahan, FPB-KPK, dan fungsi kuadrat bisa kamu ulang di kumpulan rumus PK sebelum mulai minggu yang membahasnya.

Kesalahan yang sering terjadi saat latihan PK

  • Mengerjakan Kumpulan 2010-2024 lebih dulu. Paket lama berisi banyak soal hitung murni. Kamu akan merasa siap, lalu kaget di paket 2025 yang memuat kecukupan data dan perbandingan kuantitas.
  • Melewati soal isian. Paket 2025 dan 2026 sama-sama punya isian. Tanpa pilihan jawaban, tidak ada cara menebak, jadi kebiasaan mengecek dengan cara kedua seperti di contoh 1 perlu dilatih sejak awal.
  • Menjawab kecukupan data dengan menghitung sampai selesai. Pertanyaannya bukan berapa nilainya, tetapi apakah informasinya cukup untuk menentukan satu nilai. Begitu kamu yakin informasinya cukup, berhenti.
  • Mengulang versi soal yang sama berkali-kali. Versi kedua dan ketiga di paket 2026 berguna sekali, sebagai ujian setelah kamu membaca pembahasan. Setelah itu, pindah topik.
  • Tidak mencatat topik yang salah. Tanpa catatan, minggu 5 sampai 8 kehilangan arah, karena kamu tidak tahu bagian Kumpulan mana yang perlu dikerjakan dua kali.

Bagaimana kalau target mingguan tidak tercapai?

Jangan pindah blok. Kalau target minggu 3 (65%) tidak tercapai, kerjakan ulang paket dengan skor terendah dari minggu 2, lalu buka halaman subtes PK untuk melihat lagi cakupan materinya. Kalau masalahnya ada di konsep, bukan di bentuk soal, baca artikel materi PK dari soal asli. Artikel itu menghitung topik yang paling sering keluar sepanjang 2010-2024, jadi tidak diulang di sini.

Satu patokan sederhana: kalau salahmu tersebar di banyak topik, masalahnya kecepatan atau ketelitian. Kalau salahmu menumpuk di dua atau tiga topik, masalahnya materi. Keduanya butuh obat yang berbeda. Yang pertama diobati dengan latihan berwaktu yang lebih ketat. Yang kedua diobati dengan kembali ke konsep sebelum menambah soal.

Setelah delapan minggu, PK bisa digabung dengan PM dalam satu sesi latihan hitungan. Rencana latihan soal PM UTBK 2027 memakai paket 2025 per sesi dengan cara yang mirip.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa paket PK 2026 Day 1 berisi 44 soal, padahal ujiannya 20?

Beberapa nomor muncul dalam lebih dari satu versi dengan angka atau syarat berbeda. Karena itu, jangan pakai paket ini sebagai simulasi 20 soal apa adanya. Kerjakan per blok 20 soal, atau pilih satu versi dari tiap nomor.

Apakah soal PK 2010-2024 masih relevan untuk UTBK 2027?

Konsepnya masih relevan, terutama persamaan kuadrat, barisan, pencacahan, dan statistik. Yang berbeda adalah bentuk soalnya. Karena itu, Kumpulan diletakkan setelah paket 2025, sebagai penambal topik.

Berapa target nilai PK yang aman?

Tidak ada angka aman yang berlaku untuk semua prodi. Target di tabel adalah ambang untuk naik ke minggu berikutnya, disusun dari rata-rata jawaban benar pengguna di paket yang sama.

Apakah soal PK bisa dikerjakan gratis?

Soalnya bisa dibaca gratis tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.

Bagaimana kalau saya baru mulai belajar PK di bulan Januari?

Rencana delapan minggu tetap bisa dipakai, karena perkiraan UTBK 2027 berdasarkan pola 2026 jatuh di akhir April. Ingat, itu perkiraan; jadwal resmi 2027 belum diumumkan per 3 November 2026. Kalau waktumu lebih sempit, gabungkan minggu 5 sampai 8 dan pilih hanya bagian Kumpulan yang memuat topik dengan kesalahan terbanyak di catatanmu.

Artikel Terkait

Baca saja tidak cukup, coba kerjakan soalnya.