TKA

Soal Asli TKA 2025 Ekonomi SMA: Topik, Contoh Soal Kasus, dan Cara Menjawab

Bedah Paket 1 soal asli TKA Ekonomi SMA 2025: soal kasus dan hitungan, isi kisi-kisi resmi, plus contoh inflasi, kebijakan moneter, dan akuntansi dasar.

Oleh Diterbitkan 26 Okt 2026 8 menit baca
Di halaman ini

Soal TKA Ekonomi SMA 2025 sebagian besar dimulai dari kasus atau data: cerita tentang usaha kecil, data cadangan energi, atau perubahan harga barang, lalu kamu diminta memilih kebijakan, menghitung, atau menyebut faktor penyebab. Paket 1 soal asli di Pintarly berisi 4 butir yang menyentuh pertumbuhan ekonomi, krisis energi, fungsi penawaran, dan masalah usaha mikro. Kisi-kisi resminya jauh lebih luas, sampai inflasi, kebijakan moneter, fiskal, dan akuntansi dasar. Artikel ini membedah keduanya: pola soal yang benar-benar keluar, dan materi yang belum muncul di paket tetapi tertulis di kerangka asesmen.

Apa isi Paket 1 soal asli TKA Ekonomi 2025?

Paket 1 soal asli TKA Ekonomi 2025 berisi empat butir. Soalnya bisa kamu baca gratis tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.

NoKonteks soalElemen kisi-kisiBentukYang diminta
1Pengertian pertumbuhan ekonomiEkonomi mikro dan makroPG kompleks, jawaban lebih dari satuMemilih semua faktor yang memengaruhi pertumbuhan
2Cadangan minyak menipis, konsumsi jauh di atas produksi, impor energi naikKonsep dasar (kelangkaan) dan kebijakanPG biasaSolusi paling tepat menurut prinsip ekonomi
3Fungsi penawaran tiga bahan pokok, harga berubahPermintaan, penawaran, keseimbangan pasarPG biasaMenghitung jumlah barang yang ditawarkan
4Usaha keripik rumahan kalah bersaing dan bahan baku naikManajemen badan usahaPG biasaTindakan paling tepat untuk menyelamatkan usaha

Dua butir adalah soal kasus dengan stimulus panjang, satu butir hitungan ringan, dan satu butir menguji konsep pertumbuhan dengan jawaban lebih dari satu. Yang membuat soal ini sulit bukan rumusnya, melainkan memilih opsi yang paling tepat di antara lima opsi yang semuanya terdengar masuk akal.

Satu catatan penting: dokumen resmi tidak menyebut jumlah soal per mapel. Empat butir ini adalah sampel, bukan gambaran panjang ujianmu.

Materi apa saja yang diuji menurut kisi-kisi resmi?

Kisi-kisi TKA berbentuk kerangka asesmen. Untuk SMA/MA dan SMK/MAK dokumennya adalah Perkaban BSKAP 045/H/AN/2025, yang bisa diunduh di halaman unduhan Pusmendik. Bagian Ekonomi membagi materi menjadi empat elemen:

  1. Konsep dasar ilmu ekonomi: kelangkaan, biaya peluang, dan kegiatan ekonomi.
  2. Ekonomi mikro dan makro: permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar; pendapatan nasional, pertumbuhan, dan pembangunan ekonomi; ketenagakerjaan; indeks harga dan inflasi; bank sentral dan kebijakan moneter; kebijakan fiskal dan perpajakan; manajemen badan usaha (BUMN, BUMD, BUMS, koperasi).
  3. Ekonomi internasional: kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional.
  4. Akuntansi keuangan dasar: persamaan dasar akuntansi dan laporan keuangan.

Dokumen yang sama menyebut tiga level kognitif: memahami, menerapkan (termasuk menghitung dan membaca data), dan bernalar (menganalisis kasus lalu mengambil keputusan). Paket 1 baru menyentuh empat submateri. Inflasi, moneter, fiskal, perdagangan internasional, dan akuntansi belum muncul di sana, tetapi itu tidak berarti bab tersebut aman dilewati. Dua bagian di bawah memberi contoh untuk bab yang belum terwakili.

Bagaimana mengerjakan soal hitungan fungsi penawaran?

Soal aslinya memakai beras, gula, dan minyak. Saya ganti barang dan angkanya supaya bisa dibedah bebas; soal aslinya bisa kamu baca di paket yang ditautkan di atas.

Sebuah toko grosir punya fungsi penawaran berikut, dengan PP dalam ribu rupiah dan QQ dalam lusin:

Qpensil=3P−10Qteh=2P−4Qkopi=4P−20Q_{pensil} = 3P - 10 \qquad Q_{teh} = 2P - 4 \qquad Q_{kopi} = 4P - 20

Harga pensil naik dari Rp5.000 menjadi Rp6.000, harga teh tetap Rp8.000, dan harga kopi turun dari Rp9.000 menjadi Rp7.000. Berapa jumlah yang ditawarkan setelah perubahan?

  1. Pensil: Q=3(6)−10=8Q = 3(6) - 10 = 8 lusin. Sebelumnya 3(5)−10=53(5) - 10 = 5 lusin, jadi naik.
  2. Teh: harganya tidak berubah, jadi Q=2(8)−4=12Q = 2(8) - 4 = 12 lusin, sama seperti sebelumnya.
  3. Kopi: Q=4(7)−20=8Q = 4(7) - 20 = 8 lusin. Sebelumnya 4(9)−20=164(9) - 20 = 16 lusin, jadi turun.

Jawabannya pensil 8, teh 12, kopi 8. Sebelum memilih opsi, cek arahnya dengan hukum penawaran: harga naik, jumlah yang ditawarkan naik; harga turun, jumlahnya turun. Opsi pengecoh di soal seperti ini biasanya hanya salah di satu barang, misalnya memakai harga lama untuk kopi (hasilnya 16) atau mengubah barang yang harganya tetap. Jadi hitung ketiganya, jangan berhenti setelah dua cocok.

Bagaimana menjawab soal kasus kebijakan dan usaha?

Butir 2 dan 4 di Paket 1 punya pola yang sama: semua opsi adalah tindakan yang pernah dilakukan orang di dunia nyata, dan tidak ada yang absurd. Untuk memilih, saya pakai tiga saringan berurutan.

  1. Opsi itu menyerang akar masalah yang disebut di stimulus, bukan gejalanya. Kalau stimulus menyebut lebih dari satu masalah, jawaban terbaik biasanya menyentuh semuanya, bukan hanya yang paling mencolok.
  2. Opsi itu sejalan dengan prinsip ekonomi: kelangkaan, biaya peluang, dan efisiensi. Tanyakan apa yang dikorbankan oleh tiap pilihan, bukan hanya apa yang didapat.
  3. Opsi itu tidak ekstrem dan bisa dipertahankan lama. Tindakan yang hanya menunda masalah, atau yang tidak mungkin dijalankan terus-menerus, jarang menjadi jawaban.

Contoh soal PG kompleks buatan saya untuk bab moneter, yang belum muncul di paket. Bank sentral menaikkan suku bunga acuan untuk menahan inflasi. Pilih semua pernyataan yang sesuai.

  1. Bunga kredit cenderung naik sehingga pinjaman untuk konsumsi berkurang.
  2. Jumlah uang beredar cenderung bertambah.
  3. Menabung di bank menjadi lebih menarik.
  4. Permintaan agregat tertahan sehingga tekanan kenaikan harga mereda.
  5. Pemerintah otomatis menambah belanja APBN.

Jawabannya 1, 3, dan 4. Pernyataan 2 berlawanan arah: suku bunga naik justru mengurangi uang beredar. Pernyataan 5 adalah jebakan klasik, karena belanja APBN adalah alat kebijakan fiskal milik pemerintah, bukan kebijakan moneter bank sentral. Kalau kamu belum terbiasa dengan soal yang jawabannya lebih dari satu, baca dulu cara mengerjakan soal pilihan ganda kompleks TKA.

Bagaimana dengan inflasi dan akuntansi dasar?

Kerangka asesmen menulis "mengevaluasi indeks harga dan inflasi" serta "menerapkan persamaan dasar akuntansi dan laporan keuangan". Keduanya mudah dijadikan soal hitungan di level penerapan, jadi siapkan rumusnya.

Inflasi dari indeks harga konsumen. Misalkan IHK awal tahun 120 dan akhir tahun 124,2:

Inflasi=IHKt−IHKt−1IHKt−1×100%=124,2−120120×100%=3,5%\text{Inflasi} = \frac{IHK_t - IHK_{t-1}}{IHK_{t-1}} \times 100\% = \frac{124{,}2 - 120}{120} \times 100\% = 3{,}5\%

Persamaan dasar akuntansi. Kedai Sari mencatat empat transaksi dalam sebulan: pemilik menyetor modal tunai Rp10.000.000, membeli peralatan secara kredit Rp3.000.000, membayar sebagian utang Rp1.000.000, dan menerima pendapatan jasa tunai Rp2.500.000.

TransaksiKasPeralatanUtangModal
Setoran modal+10.000.000+10.000.000
Beli peralatan kredit+3.000.000+3.000.000
Bayar sebagian utang-1.000.000-1.000.000
Pendapatan jasa tunai+2.500.000+2.500.000
Saldo akhir11.500.0003.000.0002.000.00012.500.000

Aset Rp14.500.000 sama dengan utang ditambah modal, Rp2.000.000 + Rp12.500.000. Kalau jumlah kedua sisi tidak sama, ada transaksi yang kamu catat di satu sisi saja.

Kesalahan apa yang sering terjadi di soal TKA Ekonomi?

  1. Memilih opsi yang benar secara umum tetapi tidak menjawab masalah di stimulus. Kalimat "pemerintah perlu membuka lapangan kerja" bisa benar, tetapi bukan jawaban paling tepat kalau kasusnya tentang pengangguran karena keterampilan pencari kerja tidak cocok dengan kebutuhan industri.
  2. Menukar kebijakan moneter dan fiskal. Suku bunga, giro wajib minimum, dan operasi pasar terbuka milik bank sentral; pajak dan belanja negara milik pemerintah.
  3. Memakai harga lama untuk salah satu barang di soal fungsi, atau lupa bahwa barang yang harganya tetap jumlahnya juga tetap.
  4. Berhenti setelah menemukan satu jawaban di soal PG kompleks. Soal yang menulis "jawaban benar lebih dari satu" tidak bisa dijawab dengan satu pilihan.
  5. Mencatat pembelian kredit sebagai pengurangan kas. Membeli secara kredit menambah aset dan utang sekaligus; kas baru berkurang saat utangnya dibayar.

Siapa yang sebaiknya memilih Ekonomi, dan kapan diujikan?

Kepmendikdasmen 102/M/2025 menetapkan mata pelajaran pendukung program studi di SNBP, dan diktumnya menyebut daftar itu sebagai rujukan memilih mapel pilihan TKA. Di kolom Kurikulum Merdeka, Ekonomi tercantum untuk kelompok prodi Ekonomi (Ekonomi dan/atau Matematika), Akuntansi, Manajemen, Logistik, Administrasi Bisnis, Bisnis, Perencanaan Wilayah (Ekonomi dan/atau Matematika), dan Pariwisata (Ekonomi dan/atau bahasa asing). Rinciannya per rumpun ada di tabel mapel pilihan TKA sesuai jurusan. Aturan SNBP 2027 sendiri belum terbit per 26 Oktober 2026.

Soal waktu, siaran pers Kemendikdasmen menyebut pelaksanaan utama TKA SMA/SMK 2026 berlangsung 26 Oktober sampai 8 November 2026, dengan kedua mapel pilihan diujikan di hari keempat, dan susulan 16 sampai 29 November 2026. Jadwal bisa bergeser per gelombang, jadi cek pengumuman sekolahmu. Kalau masih ada waktu sebelum hari keempat, latihan dengan timer di tryout TKA SMA lebih berguna daripada membaca ulang ringkasan bab.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah soal TKA Ekonomi ada hitungannya?

Ada. Level penerapan di kerangka asesmen menyebut kemampuan melakukan perhitungan dan menginterpretasikan data. Di Paket 1, satu dari empat butir berupa hitungan fungsi penawaran. Inflasi dan persamaan akuntansi juga mudah dijadikan hitungan.

Berapa jumlah soal TKA Ekonomi?

Jumlah soal per mapel tidak diumumkan di dokumen resmi. Paket di Pintarly berisi 4 butir, dan itu bukan patokan panjang ujian.

Apakah ada soal TKA Ekonomi beserta pembahasannya?

Soal Paket 1 bisa dibaca gratis di halaman paketnya. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.

Bentuk soal TKA Ekonomi apa saja?

Resminya hanya tiga: pilihan ganda biasa, pilihan ganda kompleks dengan jawaban lebih dari satu, dan pilihan ganda kompleks kategori (benar atau salah per pernyataan). Tidak ada isian atau uraian.

Apakah soalnya beda untuk Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013?

Tidak. FAQ resmi Pusmendik menyebut soal TKA sama untuk kedua kurikulum.

Artikel Terkait

Siap hadapi TKA?