Untuk soal kedua, kita cari pola barisan pecahan. Langkah pertama adalah menyamakan penyebutnya menggunakan ka pe ka dari empat, tiga, dua belas, dan dua, yaitu dua belas. Barisannya berubah menjadi tiga per dua belas, delapan per dua belas, tiga belas per dua belas, dan delapan belas per dua belas. Karena pembilangnya selalu bertambah lima, maka suku berikutnya adalah delapan belas tambah lima per dua belas, yaitu dua puluh lima per dua belas.