Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan membahas topik penting dalam matematika, yaitu Himpunan, khususnya mengenai daerah arsir dan himpunan bagian.
Kita mulai dengan visualisasi diagram venn. Di sini terlihat lingkaran A dan lingkaran B. Bagian tengah yang berwarna oranye adalah irisan, yang dilambangkan dengan A irisan B.
Gunakan analogi memilih topping pizza. Jika A adalah topping pepperoni dan B adalah topping jamur, maka daerah arsir adalah pizza yang memiliki keduanya atau topping pepperoni dan jamur sekaligus.
Pahami simbol dasar himpunan: simbol u untuk gabungan atau semua anggota, simbol n untuk irisan atau hanya yang sama, tanda kurang untuk selisih, dan A pangkat c untuk komplemen atau yang bukan A.
Hati-hati jangan sampai tertukar! Ingat bahwa gabungan atau A gabung B itu cakupannya luas, sedangkan irisan atau A irisan B itu cakupannya sempit karena hanya mengambil bagian yang bersekutu.
Berikutnya adalah himpunan bagian atau subset. Himpunan A adalah bagian dari B jika setiap anggota A juga merupakan anggota B. Notasi matematikanya ditulis sebagai A subset B.
Dalam logika pengarsiran, langkah pertama yang sangat penting adalah menentukan batas setiap himpunan agar kita tahu daerah mana saja yang akan dioperasikan.
Untuk rumus jumlah himpunan bagian, jika banyaknya anggota A adalah k, maka banyaknya seluruh himpunan bagian yang mungkin adalah dua pangkat k.
Ada juga Himpunan Kuasa atau Power Set, yaitu himpunan yang berisi semua subset. Contohnya jika anggotanya satu dan dua, maka isinya adalah himpunan kosong, satu, dua, dan satu dua.
Secara visual, A subset B digambarkan dengan lingkaran A yang berada sepenuhnya di dalam lingkaran B, menunjukkan semua area A adalah bagian dari wilayah B.
Lihat contoh satu tentang irisan. Jika A berisi satu dua tiga empat dan B berisi tiga empat lima enam, maka daerah A irisan B adalah himpunan yang berisi tiga dan empat.
Pada contoh dua mengenai selisih himpunan, daerah yang menyatakan A dikurang B adalah bagian yang hanya dimiliki oleh A saja, tanpa menyentuh area B sedikitpun.
Untuk contoh tiga dengan tiga lingkaran, daerah yang diarsir tepat di tengah-tengah merupakan hasil dari A irisan B irisan C, yaitu anggota yang dimiliki ketiga-tiganya.
Contoh empat, menghitung subset. Jika K adalah bilangan prima antara dua sampai tujuh, maka anggotanya adalah tiga, lima, dan tujuh. Karena jumlahnya tiga, maka banyak subsetnya adalah dua pangkat tiga yaitu delapan.
Contoh lima menunjukkan komplemen gabungan. Daerah yang diarsir untuk X gabung Y dalam kurung pangkat c adalah seluruh area di luar lingkaran X dan Y.
Aplikasi nyatanya ada pada filter database. Contohnya mencari data lokasi Jakarta sebagai A dan usia di atas dua puluh tahun sebagai B, hasilnya adalah irisan antara A dan B.
Metode cepatnya adalah penomoran. Daerah satu hanya A, daerah dua adalah irisan, dan daerah tiga hanya B. Ini memudahkan kita saat mengerjakan soal yang kompleks.
Hindari kesalahan umum seperti lupa mengurangkan irisan saat menghitung total anggota atau salah urutan operasi karena tidak memperhatikan tanda kurung.
Kesimpulannya: irisan itu bagian tengah, gabungan itu semua yang ada, jumlah subset adalah dua pangkat n, dan selalu gunakan gambar diagram venn untuk membantu.
Selamat belajar dan semoga sukses menghadapi ujian Pengetahuan Kuantitatif UTBK! Sampai jumpa di video pembahasan berikutnya.