Berdasarkan pola paritas barisan, karena bedanya ganjil, maka suku-suku barisannya pasti bergantian paritasnya. Pada Kasus satu, polanya bisa Genap, Ganjil, Genap, Ganjil. Sedangkan pada Kasus dua, polanya bisa dimulai dari Ganjil, Genap, Ganjil, Genap. Suku-sukunya akan selalu selang-seling.