Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari cara mencari panjang sisi segitiga jika yang diketahui adalah luas dan salah satu sisinya.
Mari kita lihat visualisasi konsepnya. Di sini ada sebuah segitiga dengan alas a, tinggi t, dan luas yang kita simbolkan dengan L besar.
Gunakan analogi persegi panjang. Perhatikan kotak ini dengan panjang p dan lebar l. Ingatlah bahwa segitiga sebenarnya adalah setengah dari kotak tersebut.
Mari mengingat kembali rumus dasarnya. Luas sama dengan setengah dikali alas dikali tinggi, atau bisa ditulis luas sama dengan a kali t dibagi dua.
Hati-hati dengan kesalahan umum, seperti lupa membagi dua, salah menentukan mana alas dan tinggi, atau terbalik saat memindah ruas aljabar.
Berikut adalah rumus modifikasinya. Untuk mencari alas, rumusnya adalah dua kali luas dibagi tinggi. Sedangkan untuk mencari tinggi, rumusnya dua kali luas dibagi alas.
Mengapa rumusnya begitu? Karena luas adalah setengah dari alas kali tinggi, maka alas kali tinggi adalah dua kali luas. Jadi, dua dikali luas sama dengan alas kali tinggi.
Langkah penurunan rumus bagian pertama: dimulai dari L sama dengan setengah dikali a dikali t. Jika dikalikan dua, maka dua dikali L sama dengan satu dikali a dikali t.
Pada penurunan rumus bagian kedua, dari dua L sama dengan a kali t, kita peroleh dua L dibagi t sama dengan a.
Secara pembuktian visual, dua segitiga identik dengan alas a dan tinggi t jika digabungkan akan membentuk sebuah bangun jajar genjang.
Contoh satu, mencari tinggi. Diketahui luas sama dengan dua puluh sentimeter persegi dan alas sepuluh sentimeter. Maka tinggi sama dengan dua kali dua puluh dibagi sepuluh, hasilnya empat puluh dibagi sepuluh, yaitu empat sentimeter.
Contoh dua, mencari alas. Diketahui luas sama dengan empat puluh lima sentimeter persegi dan tinggi sembilan sentimeter. Alas sama dengan dua kali empat puluh lima dibagi sembilan, yaitu sembilan puluh dibagi sembilan, hasilnya sepuluh sentimeter.
Contoh tiga pada segitiga siku-siku. Luasnya dua puluh empat dan sisi tegaknya enam. Gunakan rumus luas sama dengan setengah kali alas kali tinggi. Dua puluh empat sama dengan tiga a, sehingga alasnya adalah delapan.
Contoh empat dengan bilangan desimal. Luasnya tujuh belas koma lima sentimeter persegi dan alas tujuh sentimeter. Tinggi sama dengan dua kali tujuh belas koma lima dibagi tujuh, yaitu tiga puluh lima dibagi tujuh, hasilnya lima sentimeter.
Contoh lima, soal cerita. Sebuah atap segitiga memiliki luas dua belas meter persegi dan alas delapan meter. Tingginya adalah dua kali dua belas dibagi delapan, sama dengan dua puluh empat dibagi delapan, yaitu tiga meter.
Penerapan konsep ini ada di dunia nyata seperti pada arsitektur atap rumah, desain grafis logo, konstruksi jembatan, hingga pemotongan bahan tekstil.
Ada metode alternatif. Gunakan bantuan visual dengan menempatkan dua L di bagian atas, lalu alas a dan tinggi t di bagian bawahnya.
Mari analisis kesalahan. Jika luas tiga puluh dan alas sepuluh, hasil tinggi tiga adalah salah. Yang benar adalah tinggi sama dengan dua kali tiga puluh dibagi sepuluh, hasilnya enam.
Kesimpulannya: selalu kalikan luas dengan dua, bagikan hasilnya dengan sisi yang diketahui, dan itulah panjang sisi yang dicari. Rumusnya adalah dua L dibagi sisi sama dengan target.
Selamat belajar! Semoga penjelasan ini membantu kalian sukses dalam menghadapi UTBK Pengetahuan Kuantitatif nanti!
Jangan lupa terus berlatih dan sampai jumpa di pembahasan matematika selanjutnya!