Pertama, kita buat sistem koordinatnya. Titik Q di nol koma nol adalah pertemuan cermin dan lantai. Lantai adalah sumbu x dan dinding cermin adalah sumbu y. Titik P berada di dua puluh koma nol, sehingga posisi lampu awal L ada di dua puluh koma enam. Titik C berada di enam belas koma enam, dan hiasan D digantung satu meter di bawahnya pada titik enam belas koma lima. Bayangan B di cermin berada pada ketinggian tiga koma lima meter. Saat lampu diturunkan sejauh x meter, posisi lampu baru atau L aksen menjadi dua puluh koma enam dikurang x. Karena cahaya merambat lurus, maka L aksen, D, dan B berada dalam satu garis lurus.