Pintarly LogoPintarly
KuliahSekolahTKASNBT
Lainnya
Ujian MandiriCPNSPPPKSKD
Fitur
BelajarLatihan SoalSoal AsliPembahasanTryoutKomunitas
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar

KuliahSekolahTKASNBT

Lainnya

Ujian MandiriCPNSPPPKSKD

Fitur

  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas

Pilih jalurmu

  • Kuliah
  • Sekolah
  • Persiapan PTN
  • TKA
  • CPNS / PPPK
  • Sekolah Kedinasan

Lebih spesifik

  • Ujian Mandiri
  • PPPK
  • SKD
  1. Soal UTBK SNBT
  2. /
  3. Soal Asli
  4. /
  5. Bahasa Indonesia 2025

Soal Asli TKA 2025 Bahasa Indonesia

Simulasi

10 menit5 soal

Ini 5 soal Bahasa Indonesia TKA 2025. Seluruh naskahnya beserta pilihan jawaban bisa kamu baca langsung di halaman ini, gratis dan tanpa perlu daftar. Untuk mengerjakannya dengan timer, mendapat skor, dan membuka pembahasan tiap nomor, kamu perlu akun Pintarly Premium.

5 soal Bahasa Indonesia UTBK SNBT 2025

Naskah lengkapnya ada di bawah ini, urut sesuai nomor aslinya. Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka lewat mode pengerjaan.

  1. Bacaan untuk soal nomor 1 dan seterusnya

    Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2CO2​ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar. Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik. Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa. Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.

Nomor 1

Makna istilah mobilisasi pada paragraf kedua teks tersebut adalah ....

  1. A.bergerak bersama
  2. B.melangkah cepat
  3. C.beradu cepat
  4. D.mengatur bersama
  5. E.berpikir bersama
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

    Nomor 2

    Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf pertama teks tersebut?

    1. A.Ancaman plastik terhadap lautan.
    2. B.Efek dari pemanasan laut.
    3. C.Kadar tingkat keasaman laut.
    4. D.Pemompaan CO2CO2​ ke atmosfer.
    5. E.Ancaman bagi negara berkembang.
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

    Nomor 3

    Mengapa lautan menghadapi ancaman pada 2050? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

    1. A.Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan.
    2. B.Lautan akan terus mengalami pemanasan dan semakin asam.
    3. C.Manusia terus memompa lebih banyak CO2CO2​ ke atmosfer.
    4. D.Jumlah ikan yang terancam punah semakin banyak.
    5. E.Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik.
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

    Nomor 4

    “Solusi tersebut tidak mudah.” Mengapa penulis menggunakan kalimat tersebut pada teks? (Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!)

    1. A.Menginformasikan kepada pembaca bahwa pemecahan masalah sampah merupakan tanggung jawab utama kita sebagai masyarakat sipil sehingga sulit untuk diselesaikan.
    2. B.Menunjukkan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah plastik sangat rumit dan tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu singkat.
    3. C.Membuktikan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah yang rumit disebabkan pemecahan masalah yang bergantung pada perekonomian negara berkembang.
  • Bacaan untuk soal nomor 5 dan seterusnya

    “E...gurumu itu orang desa ini juga. Pasti tahu bahwa saat ini musim maddongi (mengusir burung saat buah padi mulai menguning). Besok kau menghadap, sampaikan bahwa kau membantu Ayah di sawah. Nah, pasti gurumu mengerti mengapa kamu tidak ke sekolah.” Aku terpana. Jawaban Ayah benar-benar membuatku hampir menangis histeris. Bagaimana tidak. Lomba semakin dekat, sementara masih banyak materi yang belum aku paham. Terbayang aku akan hancur dan tidak bisa bersaing dengan siswa sekolah lain. Ingin rasanya aku berteriak agar Ayahku tahu bagaimana kacaunya pikiranku. Namun, aku sadar bahwa ini adalah perbuatan yang tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan semakin membuat Ayahku geram. Otakku terus berpikir untuk mencari solusi terbaik. Sambil berjalan mengikuti Ayah dari belakang, aku mulai menyusun strategi. “Bagaimana kalau aku ke rumah iyye-ku (nenek), menyampaikan masalahku ini. Ya, hanya dia yang mampu menundukkan Ayah.” Esok harinya, sepulang sekolah, kuayunkan sepedaku menuju rumah iyye-ku. “Kenapa kamu lesu?” Iyye menanyakan keadaanku. Aku pun menceritakan semuanya kepada iyye. “Ya sudah, tidak usah sedih. Nanti kusampaikan pada ayahmu. Kau ke dalam, makan dulu, baru pulang,” ujar iyye-ku. (Piala di Atas Dangau, Muhammad Isrul, dengan penyesuaian)

    Nomor 5

    Apa permasalahan yang dihadapi tokoh aku dalam kutipan tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

    1. A.Kekecewaan dan kesedihan tokoh aku terhadap sikap Ayahnya yang tidak mengizinkannya masuk sekolah di musim maddongi, padahal dia harus mempersiapkan diri untuk bersaing dalam lomba dengan siswa sekolah lain.
    2. B.Kemarahan hati tokoh aku terhadap Ayahnya yang melarang dia pergi sekolah karena sedang musim maddongi di sawah dan dia diberi tugas menghalau burung yang hinggap pada padi di sawah mereka.
    3. C.Perasaan tertekan tokoh aku terhadap peraturan keluarganya yang mengharuskan dia tidak masuk sekolah setiap musim maddongi, padahal dia ingin sekali belajar dan tidak mau ketinggalan pelajaran.
  • Cara memanfaatkan paket ini

    1. 1Baca dulu seluruh soal di halaman ini tanpa melihat jam, supaya kamu tahu tipe dan bobotnya.
    2. 2Catat nomor yang bikin kamu ragu. Itu peta materi yang perlu kamu ulang lebih dulu.
    3. 3Kerjakan paketnya dengan timer menyala lewat tombol Mulai Mengerjakan, biar terasa seperti hari ujian.
    4. 4Setelah skor keluar, buka pembahasan tiap nomor dan bandingkan dengan cara berpikirmu sendiri.
    5. 5Ulangi paket subtes yang sama dari tahun lain untuk melihat pola soal yang berulang.

    Mapel lain dari TKA 2025

    • Bahasa Inggris(25 soal)
    • Bahasa Jepang(10 soal)
    • Matematika(24 soal)
    • Kimia(19 soal)
    • Matematika Tingkat Lanjut(20 soal)
    • Bahasa Prancis(10 soal)

    Pertanyaan yang sering ditanya

    Apakah soalnya bisa dibaca gratis?

    Bisa. Seluruh 5 soal beserta pilihan jawabannya tampil di halaman ini tanpa perlu daftar atau login. Yang berbayar adalah mode pengerjaannya, bukan naskah soalnya.

    Di mana kunci jawaban dan pembahasannya?

    Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka setelah kamu mengerjakan paket ini memakai akun Pintarly Premium. Keduanya sengaja tidak ditampilkan di halaman ini supaya kamu bisa mengukur kemampuanmu sendiri dulu.

    Apa yang saya dapat dengan Pintarly Premium?

    Kamu bisa mengerjakan paket ini dengan timer, mendapat skor beserta analisis per topik, membuka pembahasan tiap nomor, dan mengulang paketnya sebanyak yang kamu mau.

    Ada paket Bahasa Indonesia yang lain?

    Ada. Arsip Soal Asli Pintarly juga memuat paket TKA untuk beberapa mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia. Semuanya bisa dibaca gratis lewat halaman arsip.