Strategi

Soal Asli PK UTBK 2025 per Paket Tanggal: Topik yang Keluar di Tiap Nomor

Sembilan paket soal PK UTBK 2025 memakai kerangka 20 posisi yang hampir sama. Ini peta topik tiap nomor, bedanya antarpaket, dan contoh hitungannya.

Oleh Diterbitkan 26 Okt 2026 8 menit baca
Di halaman ini

Soal PK UTBK 2025 di sembilan paket soal asli Pintarly ternyata memakai kerangka yang hampir sama di tiap tanggal: nomor 1 aritmetika, nomor 2 titik pada grafik fungsi, nomor 3 mengurutkan data, nomor 4 menghitung segitiga atau persegi pada gambar, dan seterusnya sampai soal kecukupan data di akhir. Yang berganti dari satu tanggal ke tanggal lain adalah angka dan bentuk bangunnya, bukan topiknya. Jadi kalau kamu sudah membedah satu paket dengan serius, delapan paket lainnya berubah fungsi menjadi latihan varian.

Artikel ini memetakan isi kesembilan paket itu, menunjukkan di mana mereka berbeda, dan memberi contoh pengerjaan untuk tiap kelompok soal dengan angka baru.

Paket PK 2025 apa saja yang tersedia, dan apa arti label tanggalnya?

Ada sembilan paket PK 2025 di Pintarly: 28 Mei, 28 Mei sesi 2, 30 Mei, 2 Juni, 3 Juni, 4 Juni, 5 Juni, Day 6 sesi 2, dan Day 7. Jumlah soalnya 16 sampai 22 per paket, totalnya 175 butir.

Satu hal perlu diluruskan dulu. Label tanggal itu adalah nama paket, bukan tanggal pelaksanaan ujian. Menurut jadwal resmi SNPMB yang dikutip media pada Desember 2024, pelaksanaan UTBK 2025 berlangsung 23 April sampai 3 Mei 2025. Jadi perlakukan "28 Mei" atau "Day 7" sebagai penanda kelompok soal, dan jangan pakai label itu untuk menebak jadwal ujian tahun depan.

Topik apa yang keluar di tiap nomor?

Tabel di bawah menyusun 20 posisi soal yang berulang. Kolom terakhir menunjukkan di berapa dari sembilan paket posisi itu muncul.

PosisiTopikBentuk soalMuncul di
1Aritmetika pecahan dan akarCari nilai dd dari persamaan sederhana9 paket
2Titik pada grafik fungsiSubstitusi koordinat ke f(x)f(x)9 paket
3Mengurutkan dataUrutkan bilangan, lalu ambil nilai pada posisi tertentu9 paket
4Membilang bangunHitung banyak segitiga atau persegi pada gambar9 paket
5Operasi yang didefinisikanSimbol baru untuk bilangan bulat, hitung nilainya9 paket
6 sampai 8Dua kurva berpotonganTitik potong, gradien garis, garis sejajar atau tegak lurus9 paket (lengkap tiga soal di 8 paket)
9 sampai 11Prisma atau limasJarak titik ke sisi alas, luas alas, tinggi atau volume8 paket
12Faktor persekutuanPilih bilangan yang membagi dua bentuk kuadrat9 paket
13Fungsi dengan pertidaksamaanNilai ff yang TIDAK MUNGKIN7 paket
14Trigonometri sudut lancipDiketahui satu perbandingan, mana pernyataan yang benar9 paket
15Luas bangun datarPerbandingan kuantitas P dan Q9 paket
16Operasi pada susunan bilanganPerbandingan kuantitas P dan Q9 paket
17Sistem persamaan linear tiga variabelPernyataan mana yang benar9 paket
18StatistikaRata-rata, median, modus, jangkauan9 paket
19Barisan aritmetika atau geometriKecukupan data, "Apakah ...?"9 paket
20Fungsi ff dan ggKecukupan data9 paket

Paket 3 Juni tidak memuat kelompok prisma atau limas, dan paket Day 6 sesi 2 hanya memuat satu dari tiga soal kurva berpotongan. Paket 4 Juni justru punya dua versi kelompok kurva berpotongan. Selebihnya, kerangkanya konsisten.

Di mana sembilan paket itu berbeda?

Perbedaannya ada di variasi, bukan di topik. Ini rinciannya:

  1. Bangun ruang. Prisma dengan alas segitiga di 2 Juni, limas dengan alas segitiga di 28 Mei, 28 Mei sesi 2, dan Day 6 sesi 2, prisma dengan alas trapesium di 30 Mei, 4 Juni, dan 5 Juni, serta limas dengan alas trapesium di Day 7.
  2. Kurva berpotongan. Sebagian besar paket memakai dua parabola. Paket 2 Juni dan 4 Juni memakai satu parabola dan satu garis.
  3. Barisan di posisi 19. Barisan aritmetika muncul di 28 Mei, 28 Mei sesi 2, 30 Mei, 2 Juni, dan Day 6 sesi 2. Barisan geometri muncul di 3 Juni, 4 Juni, 5 Juni, dan Day 7.
  4. Soal yang identik. Beberapa butir sama persis di lebih dari satu paket. Kelompok kurva di 28 Mei sesi 2 dan 30 Mei memakai fungsi yang sama. Soal faktor persekutuan dan prisma trapesium bervolume 105 sama di 30 Mei dan 5 Juni. Soal barisan geometri rasio −3-3 sama di 3 Juni dan 4 Juni.

Karena soal asli UTBK tidak dirilis resmi, paket-paket seperti ini biasanya disusun dari ingatan peserta. Itu menjelaskan kenapa ada butir yang muncul di dua label sekaligus. Untuk belajar, artinya sederhana: butir yang muncul berulang adalah butir yang paling perlu kamu kuasai.

Kamu bisa membandingkannya sendiri dengan membuka paket PK 28 Mei 2025, paket PK 2 Juni 2025, paket PK 5 Juni 2025, dan paket PK Day 7 berdampingan.

Contoh soal per kelompok, dengan angka baru

Soal di bawah meniru pola tiap posisi, tapi angkanya saya ganti. Soal aslinya bisa dibaca di paket yang ditautkan di atas.

Posisi 2: titik pada grafik

Titik T(3,20)T(3, 20) terletak pada grafik f(x)=x2−rx+26f(x) = x^2 - rx + 26. Berapa rr?

Substitusi x=3x = 3 dan f(3)=20f(3) = 20: 9−3r+26=209 - 3r + 26 = 20, jadi 3r=153r = 15 dan r=5r = 5. Soal ini mudah, dan justru karena mudah, jangan sampai kehilangan poin karena salah tanda.

Posisi 6 sampai 8: dua kurva berpotongan

Grafik f(x)=x2+2x−3f(x) = x^2 + 2x - 3 dan g(x)=2x2−x−7g(x) = 2x^2 - x - 7 berpotongan di dua titik. Garis kk melalui kedua titik itu.

Samakan kedua fungsi: x2+2x−3=2x2−x−7x^2 + 2x - 3 = 2x^2 - x - 7, sehingga x2−3x−4=0x^2 - 3x - 4 = 0, atau (x−4)(x+1)=0(x - 4)(x + 1) = 0. Titik potongnya (4,21)(4, 21) dan (−1,−4)(-1, -4).

Gradien garis kk:

m=21−(−4)4−(−1)=255=5m = \frac{21 - (-4)}{4 - (-1)} = \frac{25}{5} = 5

Garis yang tegak lurus kk punya gradien −15-\frac{1}{5}. Kalau garis itu melalui (1,1)(1, 1), persamaannya y−1=−15(x−1)y - 1 = -\frac{1}{5}(x - 1), atau x+5y=6x + 5y = 6.

Tiga soal ini saling bergantung. Satu salah hitung di titik potong membuat dua soal berikutnya ikut salah, jadi cek titik potongmu dengan memasukkannya ke kedua fungsi sebelum lanjut.

Posisi 9 sampai 11: prisma dengan alas segitiga

Prisma tegak bervolume 90 punya alas segitiga PQRPQR dengan PQ=6PQ = 6, PR=8PR = 8, QR=10QR = 10, dan sudut siku-siku di PP.

  • Luas alas: 12×6×8=24\frac{1}{2} \times 6 \times 8 = 24.
  • Jarak PP ke sisi QRQR: luas yang sama dihitung dengan alas QRQR, jadi 12×10×t=24\frac{1}{2} \times 10 \times t = 24 dan t=4,8t = 4{,}8.
  • Tinggi prisma: 9024=3,75\frac{90}{24} = 3{,}75.

Kalau bangunnya limas, jangan lupa faktor 13\frac{1}{3} di rumus volume. Itu satu-satunya perbedaan hitungan antara versi prisma dan versi limas di paket-paket ini.

Posisi 12: faktor persekutuan

Mana yang merupakan faktor persekutuan dari (142+56)(14^2 + 56) dan (202−82)(20^2 - 8^2)? Pilihan: 12, 21, 36, 42.

Hitung dulu: 142+56=25214^2 + 56 = 252 dan 202−82=33620^2 - 8^2 = 336. FPB keduanya 84. Faktor persekutuan adalah faktor dari 84, jadi 12, 21, dan 42 benar, sedangkan 36 salah karena 84 tidak habis dibagi 36. Untuk bentuk seperti 202−8220^2 - 8^2, ingat a2−b2=(a−b)(a+b)=12×28a^2 - b^2 = (a-b)(a+b) = 12 \times 28. Bentuk faktor itu sering lebih cepat daripada menghitung kuadratnya.

Posisi 14: trigonometri

Jika 0∘<α<90∘0^\circ < \alpha < 90^\circ dan cos⁡α=513\cos \alpha = \frac{5}{13}, maka sisi depan segitiga siku-sikunya 132−52=12\sqrt{13^2 - 5^2} = 12. Jadi sin⁡α=1213\sin \alpha = \frac{12}{13} dan tan⁡α=125\tan \alpha = \frac{12}{5}. Pernyataan seperti "sin⁡α>cos⁡α\sin \alpha > \cos \alpha" benar, karena 1213>513\frac{12}{13} > \frac{5}{13}.

Kesalahan yang sering terjadi saat memakai paket PK 2025

  • Mengerjakan sembilan paket seperti sembilan ujian berbeda. Karena kerangkanya sama, mengerjakan semuanya dengan cara yang sama hanya melatih kecepatan di soal yang sudah kamu kuasai. Lebih berguna mengerjakan satu paket, menandai posisi yang salah, lalu memakai paket lain khusus untuk posisi itu.
  • Menganggap label tanggal sebagai jadwal ujian. Labelnya adalah nama paket. Jadwal UTBK selalu cek dari laman resmi SNPMB.
  • Membuang waktu di posisi 4. Menghitung segitiga di gambar bisa memakan beberapa menit kalau tidak sistematis. Hitung per ukuran (segitiga satu bagian, dua bagian, dan seterusnya) dan tulis angkanya.
  • Melupakan faktor 13\frac{1}{3} pada limas. Kesalahan paling umum di kelompok bangun ruang.
  • Menjawab soal kecukupan data dengan menghitung sampai habis. Pertanyaannya hanya apakah informasinya cukup. Begitu kamu yakin jawabannya pasti, berhenti.

Untuk melihat apakah pola ini bertahan setahun kemudian, baca juga ringkasan soal asli PK UTBK 2026. Gambaran umum subtesnya ada di halaman subtes Pengetahuan Kuantitatif.

FAQ

Berapa paket soal asli PK UTBK 2025 di Pintarly?

Sembilan paket: 28 Mei, 28 Mei sesi 2, 30 Mei, 2 Juni, 3 Juni, 4 Juni, 5 Juni, Day 6 sesi 2, dan Day 7, dengan total 175 butir.

Apakah setiap hari UTBK 2025 menguji topik PK yang sama?

Di paket-paket ini, ya. Hampir semua paket memakai kerangka 20 posisi yang sama, dengan angka dan bentuk bangun yang berbeda. Variasi terbesar ada di jenis bangun ruang dan jenis barisan.

Apakah label tanggal paket sama dengan tanggal ujian?

Tidak. Menurut jadwal SNPMB yang dikutip media, UTBK 2025 berlangsung 23 April sampai 3 Mei 2025. Label seperti "28 Mei" atau "Day 7" adalah nama paket.

Paket mana yang sebaiknya dikerjakan dulu?

Mulai dari paket yang paling lengkap, misalnya 28 Mei atau 2 Juni. Setelah itu pakai paket lain untuk mengulang posisi yang kamu salah, terutama kelompok kurva berpotongan dan bangun ruang.

Apakah soal asli PK 2025 bisa dibaca gratis?

Bisa. Soal di semua paket bisa dibaca tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasannya membutuhkan Premium.

Artikel Terkait

Baca saja tidak cukup, coba kerjakan soalnya.