Soal Asli PM UTBK 2026: Soal Cerita yang Keluar 21 dan 22 April
Konteks soal PM UTBK 2026 hari 21 dan 22 April: harga abon, cicilan ponsel, data sampah, lari mingguan, jembatan, plus cara membaca soal cerita panjangnya.

Di halaman ini
- Kapan PM 2026 diujikan, dan berapa soalnya?
- Konteks soal PM 21 April 2026
- Konteks soal PM 22 April 2026
- Apa yang berbeda dibanding soal PM 2025?
- Cara membaca soal cerita PM yang panjang
- Pola lingkaran sepusat: cari pola selisihnya
- Kesalahan yang sering terjadi di soal PM 2026
- Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Kenapa paket PM 2026 berisi lebih dari 20 soal?
- Apakah soal PM 2026 memakai rumus SMA yang berat?
- Apakah ada soal isian di PM 2026?
- Bagaimana dengan PM 2027?
- Apakah soal ini bisa dibaca tanpa daftar?
Soal PM UTBK 2026 yang keluar 21 dan 22 April masih berupa soal cerita panjang, tetapi ceritanya lebih dekat ke urusan belanja dan latihan: harga abon dan cat, cicilan ponsel, data sampah, jarak lari mingguan, sampai jembatan berbentuk trapesium. Dua paket soal asli PM 2026 di Pintarly berisi 53 soal, dan 13 di antaranya isian singkat, jauh lebih banyak daripada paket 2025. Artikel ini memetakan konteks tiap hari, lalu menunjukkan cara membaca soal cerita yang panjang tanpa kehilangan syarat pentingnya.
Kapan PM 2026 diujikan, dan berapa soalnya?
Menurut laman jadwal SNPMB, UTBK 2026 berlangsung 21 sampai 30 April 2026 dalam satu gelombang, dengan dua sesi per hari. Kerangka Acuan UTBK di laman SNPMB menyebut subtes Penalaran Matematika berisi 20 soal dalam 42,5 menit. Kalau kamu bersiap untuk tahun berikutnya, cek ulang laman resminya, karena jadwal dan aturan 2027 belum diumumkan per 26 Oktober 2026.
Paket 21 April di Pintarly berisi 30 soal dan paket 22 April berisi 23 soal. Jumlahnya melebihi 20 karena beberapa konteks muncul dalam lebih dari satu versi dengan angka berbeda. Data sampah, misalnya, muncul dengan total 120 ton di satu versi dan 276 ton di versi lain. Jadi pegang bentuk soalnya, jangan menghafal angkanya.
Konteks soal PM 21 April 2026
| Konteks cerita | Materi yang dipakai | Bentuk jawaban |
|---|---|---|
| Bilangan lima angka dengan syarat (rentang tertentu, angka berbeda, kelipatan 5) | aturan pengisian tempat | isian |
| Mengambil beberapa ayam dari kandang berisi ayam putih dan hitam, jantan dan betina | kombinasi dan peluang | pilihan ganda |
| Harga tiga jenis abon dari dua transaksi belanja | sistem persamaan linear | pilihan ganda |
| Sampah per jenis dan per cara pengelolaan dalam persen | persen dari total, perbandingan | pilihan ganda dan isian |
| Jembatan penyeberangan berbentuk trapesium sama kaki | Pythagoras, diagonal, kesebangunan | pilihan ganda |
| Reaksi fotosintesis yang sudah setara | perbandingan koefisien | pilihan ganda dan isian |
| Dua pelari yang menambah jarak latihan tiap pekan sampai target | barisan aritmetika dengan batas | pilihan ganda |
Konteks fotosintesis menarik karena terlihat seperti soal kimia. Yang diuji sebenarnya perbandingan koefisien pada persamaan reaksi yang sudah diberikan di bacaan. Kamu tidak perlu hafal kimia, cukup membaca persamaannya dengan teliti.
Konteks soal PM 22 April 2026
| Konteks cerita | Materi yang dipakai | Bentuk jawaban |
|---|---|---|
| Ponsel dengan diskon, uang muka minimal, bunga tunggal, dan cicilan | aritmetika sosial, deret | pilihan ganda |
| Lingkaran sepusat dengan jari-jari 40, 24, 16, 12, dan seterusnya | pola selisih, keliling, luas | isian |
| Harga cat kayu, cat tembok, cat besi, dan paket abon | sistem persamaan linear | pilihan ganda |
| Pelari yang menambah 0,4 km per pekan sampai 6,4 km | barisan dengan batas | pilihan ganda |
| Busur dan tali busur dengan sudut pusat 120° | lingkaran, trigonometri dasar | pilihan ganda |
| Lama membuat patung beberapa jenis hewan | sistem persamaan linear | isian |
Kedua hari punya kesamaan yang mencolok: sistem persamaan linear muncul di kedua hari (abon pada 21 April, cat dan patung pada 22 April), begitu juga barisan dengan batas lewat konteks pelari. Kalau waktumu terbatas, dua materi itulah yang paling layak diasah dulu. Soalnya bisa kamu baca gratis di paket PM 21 April 2026 dan paket PM 22 April 2026. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.
Apa yang berbeda dibanding soal PM 2025?
Paket PM 2025 di Pintarly hampir selalu memakai lima kerangka yang sama per sesi: memilih orang dari dua kelompok, pola bilangan, bayangan lampu, diagram data mingguan, dan panel berbingkai. Petanya ada di artikel soal asli PM SNBT 2025 per sesi. Paket 2026 tidak sepatuh itu. Ada tiga perbedaan yang terlihat dari isinya.
- Isian singkat lebih banyak. Di paket 2025 hanya 1 dari 165 soal berbentuk isian. Di paket 2026, 13 dari 53. Isian berarti tidak ada pilihan jawaban yang bisa dicek mundur.
- Sistem persamaan linear masuk. Konteks harga barang dan waktu kerja hampir tidak ada di paket 2025, tetapi muncul berkali-kali di 2026.
- Barisan diberi batas. Pelari menambah jarak tiap pekan, lalu berhenti menambah setelah mencapai target. Ini membuat rumus suku ke-n berubah di tengah jalan.
Bayangan lampu dan diagram data harian yang sangat sering muncul di 2025 tidak terlihat di dua paket 2026 ini. Karena paket 2026 baru mencakup dua hari, jangan menyimpulkan bahwa materi itu sudah ditinggalkan.
Cara membaca soal cerita PM yang panjang
Soal 2026 panjang karena syaratnya banyak, bukan karena hitungannya sulit. Urutan baca yang membantu:
- Baca kalimat pertanyaan dulu, baru bacaannya. Kamu jadi tahu angka mana yang sedang dicari.
- Tandai setiap kata yang mengubah aturan: "mulai", "sampai", "setelah", "kecuali", "tidak dapat". Di soal pelari, kata "sampai mencapai atau melampaui" adalah syarat terpenting di seluruh bacaan.
- Tulis ulang angka dalam satuan yang sama. Jarak dalam km dan tambahan dalam meter adalah jebakan klasik.
- Hitung dengan tabel kecil kalau ada perubahan aturan, bukan dengan satu rumus panjang.
Contoh berikut kami tulis ulang dengan angka sendiri.
Raka berlatih lari selama 20 pekan. Pekan pertama ia berlari 3 km, lalu tiap pekan menambah 0,5 km sampai jaraknya mencapai 7 km. Setelah itu ia berlari tetap 7 km per pekan. Berapa total jaraknya selama 20 pekan?
Cari dulu pekan saat target tercapai. Jarak pekan ke-n sebelum target adalah . Supaya sama dengan 7, , jadi . Pekan 1 sampai 9 membentuk deret aritmetika:
Pekan 10 sampai 20 ada 11 pekan, masing-masing 7 km, jadi 77 km. Totalnya km.
Kalau soal lanjutannya berbunyi "Raka tidak berlatih pada pekan ke-4 dan ke-12", kurangi jarak pekan itu saja: pekan ke-4 sejauh 4,5 km dan pekan ke-12 sejauh 7 km, jadi totalnya km. Dengan anggapan bolos tidak menggeser pola, ini jauh lebih cepat daripada menghitung ulang dari awal.
Pola lingkaran sepusat: cari pola selisihnya
Konteks jari-jari 40, 24, 16, 12 di paket 22 April adalah contoh bagus soal pola yang menipu. Rasionya tidak tetap, selisihnya juga tidak tetap. Yang tetap adalah perbandingan antarselisih.
Versi kami: jari-jari lingkaran sepusat adalah 48, 32, 24, 20, dan seterusnya (dalam cm). Selisihnya 16, 8, 4. Setiap selisih separuh dari selisih sebelumnya, jadi selisih berikutnya 2, lalu 1. Jari-jari lingkaran ke-5 adalah 18 cm dan ke-6 adalah 17 cm.
Keliling lingkaran ke-5 dengan :
Karena jawabannya isian, tulis persis sesuai permintaan soal, termasuk jumlah angka desimalnya.
Kesalahan yang sering terjadi di soal PM 2026
- Memakai rumus untuk seluruh pekan, padahal aturan berubah setelah target tercapai.
- Lupa menyamakan satuan. Tambahan jarak yang ditulis dalam meter harus diubah ke kilometer dulu sebelum dijumlahkan.
- Menghitung persen dari dasar yang salah. Diskon, uang muka, dan bunga bisa punya dasar yang berbeda: harga resmi, harga setelah diskon, atau sisa utang. Baca dasar persennya kata demi kata.
- Mengulang aturan pengisian tempat tanpa mengecek angka yang sudah terpakai. Pada bilangan empat angka antara 5.000 dan 6.000 yang angkanya berbeda dan kelipatan 5, angka pertama pasti 5, jadi angka terakhir harus 0. Sisanya susunan, bukan .
- Menyelesaikan sistem persamaan sampai tuntas padahal yang ditanya kombinasi harga. Kadang menjumlah atau mengurangkan dua persamaan langsung memberi jawaban.
Rumus yang sering dipakai, dari deret aritmetika sampai luas lingkaran, ada di kumpulan rumus Penalaran Matematika. Kalau kamu masih bingung kenapa soal-soal ini masuk PM dan bukan PK, bedanya dijelaskan di artikel beda PK dan PM UTBK. Paket tahun lain bisa kamu telusuri dari halaman soal asli.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Kenapa paket PM 2026 berisi lebih dari 20 soal?
Beberapa konteks muncul dalam lebih dari satu versi dengan angka berbeda, sehingga paket 21 April berisi 30 soal dan paket 22 April berisi 23 soal. Saat ujian, subtes PM berisi 20 soal menurut Kerangka Acuan UTBK SNPMB.
Apakah soal PM 2026 memakai rumus SMA yang berat?
Dari dua paket ini, materinya didominasi sistem persamaan linear, barisan, persen, kombinasi, dan geometri dasar. Tantangannya lebih banyak di membaca syarat daripada di rumus.
Apakah ada soal isian di PM 2026?
Ada. Di paket Pintarly, 13 dari 53 soal PM 2026 berbentuk isian singkat, ditambah satu soal benar-salah.
Bagaimana dengan PM 2027?
Per 26 Oktober 2026, SNPMB belum mengumumkan jadwal maupun aturan UTBK 2027. Pakai paket 2026 sebagai patokan bentuk soal terdekat, dan pantau laman resmi SNPMB.
Apakah soal ini bisa dibaca tanpa daftar?
Bisa. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.


