Soal Asli PPU UTBK 2026 Hari 1 dan 2: Tema Bacaan dan Tipe Pertanyaan
Dua paket PPU UTBK 2026 berisi enam soal: empat bahasa buatan, satu huruf kapital, satu pasangan tetap. Ini tema bacaan dan perubahannya dari 2025.

Di halaman ini
- Apa isi dua paket PPU 2026?
- Apa yang berubah dari PPU 2025?
- Bagaimana mengerjakan soal bahasa buatan berbentuk kalimat tanya?
- Bagaimana dengan soal huruf kapital dan pasangan tetap?
- Kesalahan apa yang sering terjadi?
- Bagaimana memakai paket 2026 untuk persiapan 2027?
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa soal PPU UTBK 2026 yang ada di Pintarly?
- Apakah soal bahasa buatan masih keluar di UTBK 2026?
- Apa tema bacaan PPU 2026?
- Apakah soal PPU 2026 bisa dikerjakan gratis?
- Apakah materi PPU 2027 akan berbeda?
Soal asli PPU UTBK 2026 di Pintarly ada dua paket, hari 1 (21 April) dan hari 2 (22 April), masing-masing berisi 3 soal. Empat dari enam soal itu adalah soal bahasa buatan, sisanya satu soal huruf kapital dan satu soal kelompok kata berpasangan tetap. Bentuk ketiganya sudah ada di paket 2025, tetapi soal bahasa buatan 2026 menguji kalimat tanya, bukan kalimat pasif seperti tahun sebelumnya. Itu perubahan paling nyata yang bisa dibaca dari paket yang ada.
Apa isi dua paket PPU 2026?
Menurut laman SNPMB, UTBK 2026 berlangsung 21 sampai 30 April 2026 dalam satu gelombang. Paket PPU hari 1, 21 April 2026 dan PPU hari 2, 22 April 2026 memuat soal dari dua hari pertama itu.
| Paket | Soal | Bacaan atau bahan | Yang ditanyakan |
|---|---|---|---|
| Hari 1 | 1 | Tiga kalimat bahasa buatan tentang membeli dan memesan makanan (soto, sate) | Menerjemahkan kalimat tanya baru |
| Hari 1 | 2 | Lima kalimat bernomor tentang data Kota Batu: luas, ketinggian, suhu, dasar hukum pembentukan, jumlah kecamatan | Penulisan huruf kapital yang tidak sesuai kaidah EYD |
| Hari 1 | 3 | Teks pendek tentang merajut dan kesehatan otak, dengan lima kelompok kata bercetak tebal | Kelompok kata yang berpasangan tetap |
| Hari 2 | 1 sampai 3 | Satu set bahasa buatan: tiga kalimat tentang adik, kakak, makan, minum, apel, dan susu | Menerjemahkan dua kalimat tanya dan satu kalimat pernyataan |
Semua soal bisa dibaca gratis tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan membutuhkan akun Premium, jadi artikel ini tidak membahas jawaban soal aslinya. Yang dibahas di bawah adalah polanya, ditambah contoh buatan saya sendiri.
Dua catatan supaya kamu membaca angka ini dengan benar. Pertama, menurut Kerangka Acuan UTBK di laman SNPMB, PPU berisi 20 soal dalam 15 menit, jadi enam soal ini hanya sebagian kecil dari dua sesi. Kedua, teks merajut yang sama juga muncul di paket LBI berlabel 21 April, dengan pertanyaan berbeda. Satu bacaan bisa dipakai lintas subtes.
Apa yang berubah dari PPU 2025?
Empat paket PPU 2025 di Pintarly memakai cetakan 20 nomor yang hampir sama, dan soal bahasa buatan hanya muncul sekali di tiap paket, selalu di nomor terakhir. Rinciannya ada di artikel soal asli PPU UTBK 2025. Kalau enam soal 2026 dibandingkan dengan cetakan itu:
| Aspek | PPU 2025 | PPU 2026 (paket yang ada) |
|---|---|---|
| Porsi bahasa buatan | 4 dari 80 soal (5%) | 4 dari 6 soal |
| Bentuk bahasa buatan | Pasangan kalimat aktif dan pasif | Pernyataan dan kalimat tanya |
| Soal per set bahasa buatan | 1 | 1 di hari 1, 3 di hari 2 |
| Huruf kapital | Ada di paket PBM (nomor 5), tidak di PPU | Ada di paket PPU hari 1 |
| Kelompok kata berpasangan tetap | Ada di keempat paket (nomor 10) | Ada di hari 1 |
| Makna kata selain pasangan tetap | 28 dari 80 soal | Belum ada di paket |
| Perbaikan kalimat dan logika paragraf | 20 dari 80 soal | Belum ada di paket |
Dua baris terakhir perlu dibaca hati-hati. Tidak adanya soal makna kata di paket 2026 hampir pasti karena paketnya baru berisi enam soal, bukan karena materinya dihapus. Jangan mengurangi latihan makna kata hanya karena paket 2026 belum memuatnya.
Yang bisa disimpulkan dengan cukup yakin: soal bahasa buatan masih bertahan dan variasinya bertambah. Di 2024 bentuk ini muncul 3 kali, di 2025 empat kali, dan di 2026 sudah empat dari enam soal yang tersedia.
Bagaimana mengerjakan soal bahasa buatan berbentuk kalimat tanya?
Ini contoh yang saya buat dengan pola yang sama dengan paket 2026. Kata-katanya karangan saya.
- "Ibu membeli roti" = "Mora seli tupa ke"
- "Ayah membaca koran" = "Dani vosa lepi ke"
- "Apakah ibu membeli koran?" = "Mora ru seli lepi ba"
Bagaimana mengatakan "Apakah ayah membeli roti?"
Kerjakan dengan tabel.
| Kata | Muncul di kalimat | Arti |
|---|---|---|
| mora | 1 dan 3 | ibu (sama-sama ada "ibu") |
| seli | 1 dan 3 | membeli |
| lepi | 2 dan 3 | koran |
| tupa | hanya 1 | roti (sisa di kalimat 1) |
| dani | hanya 2 | ayah |
| vosa | hanya 2 | membaca |
| ke | 1 dan 2 | penanda kalimat pernyataan |
| ru, ba | hanya 3 | penanda kalimat tanya |
Lalu lihat urutannya. Kalimat pernyataan berpola pelaku, kerja, sasaran, lalu "ke". Kalimat tanya berpola pelaku, "ru", kerja, sasaran, lalu "ba". Masukkan kata-katanya: Dani ru seli tupa ba.
Pilihan pengecoh di soal seperti ini hampir selalu salah satu dari tiga jenis: penanda pernyataan dipakai di kalimat tanya ("Dani ru seli tupa ke"), kata kerja tertukar ("Dani ru vosa tupa ba"), atau pelaku tertukar ("Mora ru seli tupa ba"). Kalau tabelmu rapi, ketiganya langsung gugur.
Bagaimana dengan soal huruf kapital dan pasangan tetap?
Soal huruf kapital 2026 memakai teks berisi data Kota Batu, lengkap dengan nama gunung, undang-undang, dan wilayah administratif. Teks seperti ini sengaja dipenuhi kata yang kadang ditulis kapital dan kadang tidak. Contoh buatan saya:
(1) Kabupaten Sleman terdiri atas 17 kecamatan. (2) Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai Petani salak. (3) Gunung Merapi berada di bagian utara wilayah itu. (4) Setiap tahun, pemerintah kabupaten menggelar festival budaya.
Kalimat (2) salah. Nama pekerjaan seperti "petani" ditulis huruf kecil kalau tidak dipakai sebagai sapaan atau bagian nama. Kalimat (1) dan (3) benar karena "Kabupaten" dan "Gunung" diikuti nama diri. Kalimat (4) juga benar, karena "pemerintah kabupaten" di situ tidak diikuti nama tertentu. Polanya: kata umum seperti kabupaten, gunung, atau sungai ditulis kapital hanya kalau menjadi bagian dari nama, dan nama pekerjaan ditulis kecil kalau tidak dipakai sebagai sapaan atau gelar.
Soal pasangan tetap meminta kelompok kata yang unsurnya selalu dipakai bersama sampai terasa sebagai satu istilah, seperti "rumah sakit", "tanda tangan", atau "daya tahan". Maknanya tidak harus kiasan. Pengecohnya biasanya frasa biasa yang unsurnya bisa diganti tanpa mengubah jenis maknanya, misalnya "kopi panas" yang bisa menjadi "kopi dingin". Bentuk ini sama persis dengan nomor 10 di paket 2025, misalnya di PPU 4 Juni 2025.
Kesalahan apa yang sering terjadi?
- Menebak bahasa buatan dari bunyi kata. Kata yang mirip bunyinya dengan kata Indonesia tidak berarti apa-apa. Selalu cocokkan lewat kemunculan di dua kalimat.
- Lupa penanda di akhir kalimat. Di soal kalimat tanya, pilihan yang benar dan pengecoh sering hanya berbeda di satu kata penutup.
- Mengira huruf kapital hanya urusan PBM. Paket PPU 2026 memuat soal huruf kapital. Kalau label subtes membuatmu melewatkan latihan ejaan, kamu bisa kehilangan poin di sini.
- Menganggap enam soal sudah mewakili PPU 2026. Paket ini menunjukkan bentuk yang muncul, bukan porsi lengkap ujian.
- Membuang waktu di teks data. Teks Kota Batu berisi angka luas, ketinggian, dan suhu, tetapi soalnya hanya menanyakan huruf kapital. Angka-angka itu tidak perlu dipahami.
Bagaimana memakai paket 2026 untuk persiapan 2027?
Per 26 Oktober 2026, SNPMB belum mengumumkan jadwal dan aturan UTBK 2027, jadi tidak ada dasar untuk mengatakan materi PPU akan berubah. Yang bisa dilakukan sekarang:
- Pakai paket 2026 untuk berlatih dua hal yang terbukti masih keluar: bahasa buatan dalam berbagai bentuk, dan kepekaan pada kelompok kata.
- Pakai empat paket PPU 2025 sebagai bank latihan utama, karena di sanalah porsi lengkap 20 nomor bisa dilihat.
- Pahami juga gambaran besarnya di artikel materi PPU dari soal asli, supaya latihanmu tidak hanya mengikuti paket terbaru.
- Latih kecepatan: 20 soal dalam 15 menit berarti 45 detik per soal.
Paket dari tahun lain bisa dibaca di hub soal asli.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa soal PPU UTBK 2026 yang ada di Pintarly?
Enam soal, tiga di paket hari 1 (21 April) dan tiga di paket hari 2 (22 April), per 26 Oktober 2026.
Apakah soal bahasa buatan masih keluar di UTBK 2026?
Ya. Empat dari enam soal PPU 2026 di Pintarly adalah soal bahasa buatan, dan bentuknya kini termasuk kalimat tanya.
Apa tema bacaan PPU 2026?
Data Kota Batu (luas, ketinggian, suhu, dan wilayah administratif) serta manfaat merajut bagi kesehatan otak. Soal bahasa buatan memakai kalimat tentang makanan dan anggota keluarga.
Apakah soal PPU 2026 bisa dikerjakan gratis?
Soalnya bisa dibaca gratis tanpa daftar. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan membutuhkan akun Premium.
Apakah materi PPU 2027 akan berbeda?
Belum ada pengumuman resmi per 26 Oktober 2026. Dari pola beberapa tahun terakhir, informasi SNPMB biasanya diumumkan antara September dan Desember, jadi pantau laman SNPMB.

