Soal MCMA dan Benar-Salah TKA SD dan SMP: Cara Mengerjakan dengan Contoh per Mapel
Soal MCMA dan benar-salah TKA SD dan SMP: cara menjelaskannya ke anak, kebiasaan mengecek tiap pilihan, dan 8 contoh Matematika dan Bahasa Indonesia.

Di halaman ini
- Apa beda tiga bentuk soal TKA SD dan SMP?
- Bagaimana menjelaskan ke anak kelas 6 bahwa jawabannya bisa lebih dari satu?
- Contoh soal Matematika SD
- Contoh soal Bahasa Indonesia SD
- Contoh soal Matematika SMP
- Contoh soal Bahasa Indonesia SMP
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah soal MCMA dinilai sebagian kalau sebagian jawaban benar?
- Berapa banyak soal MCMA di TKA SD dan SMP?
- Apakah ada soal isian atau menjodohkan di TKA SD dan SMP?
- Di mana anak bisa berlatih soal MCMA TKA SD dan SMP?
- Kapan TKA SD dan SMP 2027 dilaksanakan?
Soal MCMA di TKA SD dan SMP adalah pilihan ganda dengan jawaban benar lebih dari satu, dan anak harus memilih semua yang benar. Soal benar-salah (resminya disebut PGK kategori) memberi beberapa pernyataan yang masing-masing dijawab benar atau salah. Cara mengerjakan keduanya sama: perlakukan setiap pilihan atau pernyataan sebagai satu pertanyaan ya atau tidak yang terpisah.
Artikel ini berisi contoh buatan sendiri untuk Matematika dan Bahasa Indonesia di dua jenjang, cara menjelaskannya ke anak kelas 6, dan kebiasaan mengecek yang perlu dilatih sejak sekarang.
Apa beda tiga bentuk soal TKA SD dan SMP?
Kerangka asesmen TKA SD dan SMP (Peraturan Kepala BSKAP Nomor 047/H/AN/2025) menetapkan tiga bentuk soal. Semuanya menyajikan pilihan jawaban, jadi tidak ada isian, uraian, atau menjodohkan.
| Bentuk soal | Yang diminta | Cara berpikir yang tepat |
|---|---|---|
| Pilihan ganda sederhana | memilih satu jawaban benar | bandingkan pilihan, ambil yang paling tepat |
| PGK MCMA | memilih semua jawaban benar (lebih dari satu) | nilai setiap pilihan sendiri-sendiri |
| PGK kategori | memberi respons untuk setiap pernyataan, misalnya benar atau salah, sesuai atau tidak sesuai | setiap baris adalah soal kecil |
Soal bisa berdiri sendiri (soal tunggal) atau beberapa soal memakai satu bacaan, tabel, atau gambar yang sama (soal grup). Kedua mata uji, Matematika dan Numerasi serta Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca, memakai ketiga bentuk ini. Masing-masing berisi 30 soal dalam 75 menit.
Dokumen resmi tidak menyebut berapa banyak soal MCMA atau kategori dalam satu paket. Data porsi pilihan ganda kompleks di soal asli SMA ada di cara mengerjakan soal PGK TKA; artikel ini fokus ke SD dan SMP.
Bagaimana menjelaskan ke anak kelas 6 bahwa jawabannya bisa lebih dari satu?
Selama bertahun-tahun anak terbiasa dengan satu soal, satu jawaban. Begitu menemukan pilihan yang benar, ia berhenti. Kebiasaan ini yang perlu diubah, dan cara termudah adalah memakai contoh sehari-hari.
Coba tanyakan: "Dari daftar ini, mana saja yang buah? Apel, wortel, mangga, pisang." Anak akan menjawab tiga. Lalu jelaskan bahwa soal MCMA bekerja persis begitu: kalimat perintahnya meminta semua yang cocok, bukan satu yang paling cocok.
Untuk soal benar-salah, analoginya lebih mudah: seperti mengoreksi pekerjaan teman, baris per baris.
Setelah itu, latih kebiasaan mengecek berikut sampai menjadi otomatis. Kebiasaan ini sama untuk anak SD maupun SMP:
- Baca perintahnya. "Pilih semua" atau "jawaban benar lebih dari satu" artinya jangan berhenti di satu.
- Tulis huruf A, B, C, D di kertas coretan sebelum membaca pilihan.
- Untuk setiap huruf, beri centang atau silang dengan alasan satu atau dua kata: "FPB", "paragraf 2", "salah hitung".
- Untuk Matematika, hitung setiap pilihan sampai selesai. Jangan menebak dari bentuknya.
- Untuk Bahasa Indonesia, cari kalimat bukti di teks. Kalau tidak ditemukan, beri silang.
- Sebelum pindah soal, hitung jumlah centang. Kalau hanya satu di soal MCMA, cek ulang sekali lagi.
Satu soal rata-rata punya waktu 2,5 menit (30 soal dalam 75 menit). Soal MCMA dan kategori biasanya butuh lebih lama, jadi pilihan ganda sederhana perlu dikerjakan lebih cepat. Contoh di bawah memakai kebiasaan ini di setiap pembahasan.
Contoh soal Matematika SD
Soal 1 (MCMA). Pak Rudi punya 36 jeruk dan 48 apel. Semua buah dimasukkan ke beberapa kantong tanpa sisa, dan isi setiap kantong harus sama: banyak jeruknya sama, banyak apelnya juga sama. Pilih semua pernyataan yang benar.
- A. Kantong paling banyak yang bisa dibuat adalah 12.
- B. Jika dibuat 12 kantong, setiap kantong berisi 3 jeruk dan 4 apel.
- C. Pak Rudi bisa membuat 8 kantong.
- D. Pak Rudi bisa membuat 6 kantong.
Pembahasan: banyak kantong harus membagi 36 dan 48 tanpa sisa, jadi harus faktor persekutuan. FPB dari 36 dan 48 adalah 12, maka A benar. Dengan 12 kantong, jeruk dan apel, maka B benar. Untuk C, , tidak bulat, jadi salah. Untuk D, dan , jadi benar. Jawaban: A, B, dan D.
Perhatikan bahwa D benar walaupun bukan jawaban "terbaik". Anak yang hanya mencari FPB akan berhenti di A dan kehilangan B serta D.
Soal 2 (benar-salah). Sebuah bak mandi berbentuk balok berukuran panjang 50 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 30 cm.
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Volume bak 60.000 cm³. | Benar |
| Bak penuh berisi 60 liter air. | Benar |
| Jika diisi tiga perempat bagian, isinya 40 liter. | Salah |
| Bak bisa dipenuhi dengan 12 ember berisi 5 liter. | Benar |
Pembahasan: cm³, dan 1 liter = 1.000 cm³, jadi 60 liter. Tiga perempatnya liter, bukan 40. Dengan ember 5 liter, ember.
Contoh soal Bahasa Indonesia SD
Kompos bisa dibuat dari sisa dapur. Siapkan ember berlubang di bagian bawah. Masukkan sisa sayur dan kulit buah. Jangan masukkan daging atau tulang. Bahan itu menimbulkan bau. Tutup tumpukan dengan daun kering. Aduk kompos seminggu sekali. Setelah sekitar enam minggu, kompos berwarna cokelat gelap. Kompos siap dipakai untuk tanaman.
Soal 3 (MCMA). Pilih semua bahan yang dipakai untuk membuat kompos menurut teks.
- A. Sisa sayur
- B. Tulang
- C. Kulit buah
- D. Daun kering
Jawaban: A, C, dan D. Daun kering sering terlewat karena disebut di kalimat lain ("Tutup tumpukan dengan daun kering"). Ini contoh bagus untuk menunjukkan ke anak bahwa jawaban bisa tersebar di beberapa kalimat.
Soal 4 (benar-salah).
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Kompos diaduk setiap hari. | Salah |
| Daging tidak dimasukkan karena menimbulkan bau. | Benar |
| Kompos siap setelah sekitar enam minggu. | Benar |
Contoh soal Matematika SMP
Soal 5 (MCMA). Tarif taksi daring di sebuah kota adalah Rp8.000 saat mulai, ditambah Rp3.500 setiap kilometer. Biaya untuk km dapat ditulis . Pilih semua pernyataan yang benar.
- A. Perjalanan 6 km biayanya Rp29.000.
- B. Biaya perjalanan 10 km adalah Rp45.000.
- C. Setiap tambahan 1 km, biaya naik Rp3.500.
- D. Biaya 4 km dua kali biaya 2 km.
Pembahasan: , jadi A benar. , bukan 45.000, jadi B salah. C benar karena 3.500 adalah koefisien . Untuk D, dan , dan , jadi salah. Jawaban: A dan C.
Pilihan D menjebak siswa yang menganggap semua hubungan linear berarti sebanding. Biaya awal Rp8.000 membuatnya tidak sebanding.
Soal 6 (benar-salah). Nilai ulangan 10 siswa: 6, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 5, 7, 8.
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Rata-ratanya 7,3. | Benar |
| Mediannya 7. | Salah |
| Modusnya 8. | Benar |
| Jika nilai 5 diganti 10, rata-ratanya menjadi 7,8. | Benar |
Pembahasan: jumlah nilai 73, jadi rata-ratanya . Data urut: 5, 6, 7, 7, 7, 8, 8, 8, 8, 9. Median adalah rata-rata data ke-5 dan ke-6, yaitu . Nilai 8 muncul empat kali, jadi modusnya 8. Jika 5 diganti 10, jumlahnya , rata-ratanya 7,8.
Contoh soal Bahasa Indonesia SMP
(1) Perpustakaan kota kini buka sampai pukul 20.00 setiap hari kerja. (2) Perubahan ini berlaku sejak 1 Agustus. (3) Menurut saya, jam buka baru ini sangat menguntungkan pelajar. (4) Pada bulan pertama, pengunjung malam tercatat 1.800 orang. (5) Seharusnya perpustakaan juga buka pada hari Minggu.
Soal 7 (MCMA). Pilih semua kalimat yang berisi fakta.
- A. Kalimat (1)
- B. Kalimat (3)
- C. Kalimat (4)
- D. Kalimat (2)
Jawaban: A, C, dan D. Kalimat (3) memakai "menurut saya", jadi pendapat. Urutan pilihan sengaja diacak; di soal sungguhan pun jawaban benar tidak selalu berurutan.
Soal 8 (benar-salah).
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Kalimat (5) berisi saran penulis. | Benar |
| Teks menyebut jumlah pengunjung pada siang hari. | Salah |
| Kalimat (3) berisi pendapat penulis. | Benar |
Untuk soal yang memakai dua bacaan sekaligus, lihat juga soal teks jamak TKA SMP.
Kesalahan yang sering terjadi
- Berhenti di jawaban pertama yang benar pada soal MCMA. Di soal 1, anak yang berhenti di A kehilangan B dan D.
- Memilih semua pilihan supaya "pasti ada yang benar". Pilihan yang salah ikut terpilih dan jawabannya menjadi tidak tepat.
- Menjawab benar-salah berdasarkan kesan dari seluruh soal, bukan memeriksa setiap baris.
- Pada Bahasa Indonesia, memilih pernyataan yang benar di dunia nyata tetapi tidak disebut di teks.
- Pada Matematika, menyalin angka dari soal dengan keliru, lalu semua pilihan ikut salah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah soal MCMA dinilai sebagian kalau sebagian jawaban benar?
Dokumen resmi yang dipublikasikan tidak memuat aturan nilai sebagian. Yang diumumkan hanya bahwa nilai TKA SD dan SMP memakai penskoran klasik pada skala 0-100. Supaya aman, latih anak seolah butir hanya dihitung benar kalau semua pilihannya tepat.
Berapa banyak soal MCMA di TKA SD dan SMP?
Jumlahnya tidak diumumkan. Kerangka asesmen hanya menyebut tiga bentuk soal yang dipakai. Di bank latihan Pintarly ada 54 soal MCMA untuk setiap mapel di tiap jenjang, di samping soal pilihan ganda dan benar-salah.
Apakah ada soal isian atau menjodohkan di TKA SD dan SMP?
Tidak. Bentuknya hanya pilihan ganda sederhana, PGK MCMA, dan PGK kategori.
Di mana anak bisa berlatih soal MCMA TKA SD dan SMP?
Di Latihan Pintarly, setelah login dan memilih jenjang SD atau SMP. Kemendikdasmen juga menyediakan contoh bentuk soal di laman Ayo Coba TKA dan Ruang Murid di Rumah Pendidikan.
Kapan TKA SD dan SMP 2027 dilaksanakan?
Per 3 November 2026 jadwalnya belum diumumkan resmi. Pada 2026, TKA SMP berlangsung 6-16 April dan TKA SD 20-30 April. Perkiraan dan persiapannya ada di panduan TKA SD 2027 untuk orang tua dan panduan TKA SMP 2027.