Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Teks Informasi dan Teks Jamak: Membandingkan Dua Bacaan
Cara mengerjakan soal teks jamak TKA SMP: tabel tiga kolom, dua pasang teks (berita dan tabel data), dan 8 soal dengan pembahasan, termasuk benar-salah.

Di halaman ini
- Apa itu teks jamak dan kenapa muncul di TKA SMP?
- Bagaimana cara membaca dua teks sekaligus?
- Pasangan 1: dua berita tentang satu acara
- Pasangan 2: berita dan tabel data
- Pertanyaan antarteks mana yang paling sering menjebak?
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah teks jamak selalu berupa dua teks?
- Apakah teks jamak hanya untuk teks informasi?
- Apakah tabel dan infografis juga dianggap teks?
- Bagaimana mengerjakan soal benar-salah dan MCMA di teks jamak?
- Di mana bisa latihan soal teks informasi TKA SMP?
Soal teks jamak di TKA Bahasa Indonesia SMP memberi dua bacaan tentang topik yang sama, lalu menanyakan apa yang sama, apa yang berbeda, dan informasi mana yang hanya ada di salah satunya. Cara paling aman mengerjakannya adalah membuat tabel tiga kolom di kertas coretan sebelum menjawab: ada di kedua teks, hanya di teks A, hanya di teks B.
Artikel ini berisi cara membacanya, dua pasang teks buatan sendiri (dua berita, lalu berita dan tabel data), dan delapan soal dengan pembahasan.
Apa itu teks jamak dan kenapa muncul di TKA SMP?
Kerangka asesmen TKA SMP (Peraturan Kepala BSKAP Nomor 047/H/AN/2025) menyebut teks informasi bisa berupa teks tunggal maupun teks jamak. Kerangka untuk SD tidak menyebut teks jamak sama sekali, jadi bentuk ini baru kamu temui di kelas 9.
Beberapa subkompetensi resmi memakai frasa "dalam dan/atau antarteks":
- menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, dan nilai dalam atau antarteks;
- menjelaskan kelogisan hubungan antargagasan atau antarinformasi dalam atau antarteks;
- menilai kesesuaian atau keakuratan isi berdasarkan perbandingan informasi dalam atau antarteks.
Contoh soal resmi di kerangka asesmen memakai dua teks ulasan tentang sebuah tempat wisata. Peserta diminta memilih informasi yang berbeda di antara keduanya (bentuk MCMA), lalu menilai keunggulan salah satu teks dengan benar-salah. Polanya: dua teks, satu topik, soal yang tidak bisa dijawab kalau kamu hanya membaca salah satunya.
Bagaimana cara membaca dua teks sekaligus?
Urutan ini bisa dipakai untuk semua pasangan teks:
- Baca judul kedua teks dan tentukan topik bersamanya dalam tiga sampai lima kata.
- Baca teks A utuh. Tandai angka, nama, waktu, dan pendapat.
- Baca teks B utuh dengan tujuan mencari kecocokan dan perbedaan dengan tanda di teks A.
- Isi tabel tiga kolom: ada di keduanya, hanya di A, hanya di B.
- Beri tanda khusus pada informasi yang bertentangan, misalnya angka atau tanggal yang berbeda.
- Baru baca soal, dan jawab dari tabelmu.
Tabel ini terasa lambat di awal. Setelah lima atau enam kali latihan, kamu cukup menulisnya dalam bentuk singkat, misalnya "A+B: 1.500 buku; A: 2 hari; B: 3 hari".
Pasangan 1: dua berita tentang satu acara
Teks A (buletin sekolah)
Bazar Buku Bekas SMP Tunas Bangsa berlangsung selama dua hari di lapangan basket. Panitia dari OSIS dan siswa kelas 9 mengumpulkan 1.500 buku sumbangan dari siswa dan guru. Buku dijual dengan harga mulai seribu rupiah. Ketua panitia, Nadia, mengatakan acara ini juga melatih siswa mengelola uang.
Teks B (portal berita kota)
SMP Tunas Bangsa menggelar bazar buku bekas selama tiga hari. Dari 1.500 buku yang terkumpul, 1.200 buku terjual. Seluruh hasil penjualan akan dipakai untuk melengkapi perpustakaan desa di Kecamatan Sukamaju. Kepala sekolah berharap kegiatan serupa diadakan setiap semester.
Soal 1 (MCMA). Pilih semua informasi yang terdapat pada kedua teks.
- A. Jumlah buku yang terkumpul 1.500.
- B. Bazar diadakan oleh SMP Tunas Bangsa.
- C. Hasil penjualan untuk perpustakaan desa.
- D. Buku dijual mulai seribu rupiah.
Jawaban: A dan B. Pilihan C hanya ada di teks B, pilihan D hanya ada di teks A.
Soal 2. Informasi yang bertentangan antara kedua teks adalah ....
- A. jumlah buku yang terkumpul
- B. lama bazar berlangsung
- C. nama sekolah
- D. jenis barang yang dijual
Jawaban: B. Teks A menulis dua hari, teks B tiga hari. Soal seperti ini tidak meminta kamu menentukan mana yang benar, hanya mengenali pertentangannya.
Soal 3. Berdasarkan teks B, berapa persen buku yang terjual?
Jawaban: . Sisanya 300 buku. Hitungan rumit adalah wilayah Matematika, tetapi hitungan sederhana seperti ini berguna untuk mengecek klaim di teks, misalnya "sebagian besar buku terjual".
Soal 4 (benar-salah). Tentukan apakah pernyataan didukung kedua teks.
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Bazar melibatkan siswa sebagai panitia. | Salah (hanya teks A) |
| Bazar menjual buku bekas. | Benar |
| Bazar akan diadakan lagi setiap semester. | Salah (hanya harapan di teks B) |
Pernyataan pertama memang benar menurut teks A, tetapi pertanyaannya "didukung kedua teks". Inilah jebakan paling umum di soal teks jamak.
Pasangan 2: berita dan tabel data
Data di pasangan ini rekaan untuk latihan.
Teks A (berita)
Survei OSIS terhadap 240 siswa SMP Cendekia menunjukkan bahwa lebih dari separuh siswa memakai gawai lebih dari tiga jam sehari pada hari sekolah. Kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah menonton video. Mulai bulan ini, sekolah mengadakan program Rabu Sore Tanpa Layar berupa kegiatan olahraga dan klub membaca.
Teks B (infografis dalam bentuk tabel)
| Lama memakai gawai per hari | Jumlah siswa |
|---|---|
| kurang dari 1 jam | 24 |
| 1 sampai 2 jam | 48 |
| 2 sampai 3 jam | 36 |
| lebih dari 3 jam | 132 |
| Kegiatan utama saat memakai gawai | Persentase |
|---|---|
| menonton video | 45% |
| bermain gim | 25% |
| belajar | 18% |
| mengobrol | 12% |
Soal 5 (benar-salah). Tentukan apakah pernyataan didukung kedua teks.
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Survei melibatkan 240 siswa. | Benar |
| Lebih dari separuh siswa memakai gawai lebih dari 3 jam sehari. | Benar |
| Menonton video adalah kegiatan yang paling banyak dilakukan. | Benar |
| Program Rabu Sore Tanpa Layar berhasil mengurangi waktu layar. | Salah |
Pembahasan: jumlah di teks B adalah . Kelompok lebih dari 3 jam berjumlah 132, dan , jadi memang lebih dari separuh. Pernyataan keempat salah karena teks A hanya menyebut program baru dimulai, tidak ada hasilnya.
Soal 6 (MCMA). Pilih semua informasi yang hanya ada di teks B.
- A. Persentase siswa yang memakai gawai untuk belajar.
- B. Jumlah siswa yang memakai gawai kurang dari 1 jam.
- C. Bentuk kegiatan program Rabu Sore Tanpa Layar.
- D. Jumlah responden survei.
Jawaban: A dan B. Pilihan C hanya ada di teks A. Pilihan D ada di keduanya: teks A menyebut 240 siswa, dan jumlah semua baris tabel di teks B juga 240.
Soal 7. Seorang siswa menulis, "Hampir dua pertiga siswa memakai gawai lebih dari tiga jam sehari." Apakah kesimpulan ini akurat?
Jawaban: tidak akurat. Dua pertiga dari 240 adalah 160 siswa, sedangkan data menunjukkan 132 siswa atau 55%. Soal seperti ini menguji subkompetensi menilai keakuratan isi berdasarkan perbandingan antarteks.
Soal 8. Berapa persen siswa yang memakai gawai kurang dari 2 jam sehari?
Jawaban: .
Pertanyaan antarteks mana yang paling sering menjebak?
| Bentuk pertanyaan | Yang harus dicek | Jebakan umum |
|---|---|---|
| "Didukung kedua teks" | informasi ada di A dan di B | memilih yang benar hanya di satu teks |
| "Hanya terdapat pada teks ..." | informasi tidak muncul di teks lain | lupa bahwa teks lain menyebutnya dengan kata berbeda |
| "Bertentangan" | angka, waktu, atau klaim yang tidak bisa sama-sama benar | mengira "tidak disebut" sama dengan "bertentangan" |
| "Kesimpulan yang tepat" | kesimpulan sesuai data, tidak melebih-lebihkan | "hampir semua" atau "dua pertiga" yang tidak sesuai angka |
Perbedaan "tidak disebut" dan "bertentangan" perlu diingat. Pada pasangan 1, teks B tidak menyebut harga buku sama sekali. Itu informasi yang tidak disebut, bukan pertentangan dengan teks A. Lama bazar dua hari dan tiga hari adalah pertentangan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Membaca teks kedua sekilas karena merasa topiknya sudah dipahami dari teks pertama.
- Menjawab "didukung kedua teks" dengan informasi yang hanya benar di satu teks.
- Menganggap informasi yang tidak disebut sebagai pertentangan.
- Tidak menghitung data tabel. Kata "lebih dari separuh" atau "sebagian besar" harus dicek dengan angka.
- Menganggap harapan sebagai fakta, misalnya harapan kepala sekolah agar bazar diadakan setiap semester, atau menganggap program yang baru dimulai sudah berhasil.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah teks jamak selalu berupa dua teks?
Kerangka asesmen menyebutnya teks jamak tanpa menetapkan jumlahnya. Contoh resmi memakai dua teks, jadi berlatihlah dengan pasangan dua teks lebih dulu.
Apakah teks jamak hanya untuk teks informasi?
Kerangka asesmen menyebut teks jamak di bagian teks informasi. Subkompetensi "antarteks" tetap bisa dipakai untuk membandingkan dua teks yang mirip, seperti dua ulasan pada contoh resmi.
Apakah tabel dan infografis juga dianggap teks?
Kerangka asesmen Bahasa Indonesia tidak menyebut tabel atau infografis secara khusus. Yang ditetapkan adalah teks informasi berisi fakta, konsep, atau prosedur, dan contoh resminya pun memuat gambar. Jadi berlatih membaca data dalam tabel tetap berguna, tetapi jangan menganggapnya bentuk yang pasti keluar. Bacaan dasarnya dibahas di materi TKA Bahasa Indonesia SMP.
Bagaimana mengerjakan soal benar-salah dan MCMA di teks jamak?
Perlakukan tiap pernyataan atau pilihan sebagai pertanyaan ya atau tidak yang terpisah, lalu cek ke tabel tiga kolommu. Penjelasan umumnya ada di cara mengerjakan soal PGK TKA.
Di mana bisa latihan soal teks informasi TKA SMP?
Di Latihan Pintarly, pilih jenjang SMP dan bab Teks Informasi. Untuk gambaran persiapan sampai hari ujian, baca panduan TKA SMP 2027. Jadwal TKA SMP 2027 belum diumumkan resmi per 3 November 2026.