Durasi Subtes UTBK dan Waktu per Soal: Cara Membaginya Saat Ujian
Durasi resmi tiap subtes UTBK 2026 beserta detik per soalnya, titik cek di tengah subtes, aturan kapan melewati soal, dan cara melatih ritme ujiannya.

Di halaman ini
- Berapa durasi tiap subtes UTBK 2026?
- Apa artinya angka-angka itu untuk cara mengerjakan?
- Titik cek di tengah subtes
- Kapan sebaiknya melewati soal?
- Bagaimana melatih ritme ini sebelum ujian?
- Kesalahan yang sering terjadi soal manajemen waktu
- FAQ
- Berapa total waktu UTBK 2026?
- Subtes apa yang paling sedikit waktunya per soal?
- Kenapa durasi Penalaran Matematika di tiap situs berbeda?
- Apakah jawaban salah mengurangi nilai?
- Apakah durasi UTBK 2027 sama?
Durasi UTBK SNBT 2026 adalah 195 menit untuk 160 soal, dan menurut rincian resmi SNPMB jatah waktunya berbeda jauh antarsubtes: dari 45 detik per soal di Pengetahuan dan Pemahaman Umum sampai 127,5 detik per soal di Penalaran Matematika. Karena itu satu kecepatan untuk semua subtes hampir pasti salah. Artikel ini merinci durasi tiap subtes, menghitung detik per soal, dan menjelaskan kapan sebaiknya melewati soal.
Berapa durasi tiap subtes UTBK 2026?
Total 195 menit (3 jam 15 menit) tercantum di paparan resmi SNPMB 2026. Rincian per subtes di bawah diambil dari halaman Kerangka Acuan UTBK di laman SNPMB. Beberapa situs menulis angka berbeda, terutama untuk Penalaran Matematika, jadi pegang angka dari laman resmi dan cek ulang di sana menjelang ujian karena aturan bisa diperbarui.
| Subtes | Jumlah soal | Durasi | Detik per soal |
|---|---|---|---|
| Penalaran Umum (PU) | 30 | 30 menit | 60 |
| Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) | 20 | 15 menit | 45 |
| Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) | 20 | 25 menit | 75 |
| Pengetahuan Kuantitatif (PK) | 20 | 20 menit | 60 |
| Literasi Bahasa Indonesia (LBI) | 30 | 42,5 menit | 85 |
| Literasi Bahasa Inggris (LBE) | 20 | 20 menit | 60 |
| Penalaran Matematika (PM) | 20 | 42,5 menit | 127,5 |
| Total | 160 | 195 menit | rata-rata sekitar 73 |
Kolom terakhir dihitung dengan rumus sederhana:
Contohnya PM: detik, dibagi 20 soal, hasilnya 127,5 detik. Hampir tiga kali lipat jatah PPU. Penjelasan isi tiap subtes ada di halaman subtes UTBK.
Apa artinya angka-angka itu untuk cara mengerjakan?
Tabel di atas menunjukkan tiga kelompok yang perlu ritme berbeda.
Kelompok cepat: PPU (45 detik). Soalnya pendek dan tidak memberi ruang untuk ragu lama. Kalau kamu membaca bacaan PPU dua kali penuh, waktunya hampir pasti habis. Latih membaca sekali dengan perhatian penuh.
Kelompok sedang: PU, PK, dan LBE (60 detik), lalu PBM (75 detik). Di sini kamu punya waktu untuk berpikir, tetapi tidak untuk menghitung dengan cara panjang. Soal PK yang butuh tiga menit hampir selalu punya jalan pintas yang belum kamu lihat.
Kelompok lambat: LBI (85 detik) dan PM (127,5 detik). Jatah per soalnya besar, dan di kedua subtes ini satu bacaan atau satu konteks biasanya dipakai untuk beberapa soal. Waktu terbesar habis untuk membaca, jadi strateginya adalah membaca bacaan dengan tujuan, bukan membaca santai.
PU punya catatan tambahan. Menurut rincian resmi, PU dibagi tiga bagian (penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif), masing-masing 10 soal dan 10 menit. Latih tiap bagian dengan 10 menitnya sendiri, supaya kamu tidak terbiasa meminjam waktu dari bagian yang mudah untuk bagian yang sulit.
Untuk subtes berbacaan, lebih mudah berpikir per bacaan daripada per soal. Misalkan satu bacaan LBI dipakai untuk 5 soal. Jatahnya detik, sekitar 7 menit. Kalau membaca bacaannya memakan 3 menit, sisa sekitar 4 menit untuk lima soal, atau kira-kira 49 detik per soal. Hitungan ini menjelaskan kenapa membaca bacaan dua kali hampir selalu membuat bacaan terakhir terlewat.
Titik cek di tengah subtes
Menghitung detik per soal di ruang ujian itu tidak praktis. Yang lebih mudah adalah satu titik cek: di pertengahan waktu, kamu seharusnya sudah sampai di sekitar pertengahan soal.
| Subtes | Pertengahan waktu | Seharusnya sudah di soal ke- |
|---|---|---|
| PU (per bagian) | menit ke-5 | 5 dari 10 |
| PPU | menit ke-7,5 | 10 |
| PBM | menit ke-12,5 | 10 |
| PK | menit ke-10 | 10 |
| LBI | sekitar menit ke-21 | 15 |
| LBE | menit ke-10 | 10 |
| PM | sekitar menit ke-21 | 10 |
Kalau di titik cek kamu tertinggal lebih dari dua atau tiga soal, jangan panik. Itu tanda untuk menerapkan aturan melewati soal di bawah, bukan untuk membaca lebih cepat sampai tidak paham.
Kapan sebaiknya melewati soal?
Aturan yang mudah diingat: kalau satu soal sudah memakan dua kali jatahnya dan kamu belum melihat jalan keluarnya, lewati. Untuk PK, dua kali jatah berarti dua menit. Untuk PM, sekitar empat menit.
Saat melewati, lakukan tiga hal dalam lima detik:
- Pilih jawaban yang paling masuk akal sejauh ini, jangan biarkan kosong.
- Tandai nomornya, di kertas coretan atau dengan fitur penanda kalau sistem ujian menyediakannya.
- Pindah dan jangan memikirkan soal itu lagi sampai semua soal lain selesai.
Alasan nomor 1 adalah cara penilaian. Sekretaris SNPMB, seperti dikutip IDN Times pada April 2024, menyatakan UTBK SNBT 2024 tidak menerapkan pengurangan nilai untuk jawaban salah. Dokumen resmi 2026 yang kami periksa tidak membahas cara penilaian sama sekali, jadi pantau laman SNPMB untuk aturan terbaru. Selama tidak ada pengurangan nilai, soal kosong tidak memberi keuntungan apa pun dibanding tebakan.
Bagaimana melatih ritme ini sebelum ujian?
Mengetahui angka di tabel tidak sama dengan merasakannya. Kecepatan baru terbentuk lewat latihan berwaktu yang meniru kondisi ujian.
- Ambil satu potongan soal setara satu subtes dari kumpulan soal asli UTBK. Soalnya bisa dibaca gratis tanpa daftar, jadi stopwatch di HP sudah cukup. Timer bawaan dan pembahasan di Pintarly butuh Premium.
- Pasang durasi sesuai tabel, bukan durasi bebas. Paket yang berisi lebih banyak soal dari ujian, misalnya kumpulan beberapa sesi, perlu dipotong dulu supaya jumlah soalnya sama dengan subtes aslinya.
- Catat di soal ke berapa kamu berada saat titik cek. Setelah beberapa kali, kamu akan tahu subtes mana yang selalu tertinggal.
- Sekali dalam dua minggu, ikuti tryout UTBK lengkap untuk melatih stamina 195 menit, karena fokus di subtes ketujuh tidak sama dengan fokus di subtes pertama.
Kalau latihan harianmu belum memakai timer, mulailah dari target harian yang wajar dulu. Patokannya ada di artikel latsol UTBK harian.
Kesalahan yang sering terjadi soal manajemen waktu
Memakai satu kecepatan untuk semua subtes. Kecepatan PPU dipakai di PM membuatmu salah baca soal cerita. Kecepatan PM dipakai di PPU membuat waktumu habis di soal ke-12.
Bertahan di satu soal karena "sedikit lagi". Rasa hampir selesai adalah jebakan paling mahal. Lima menit di satu soal PK sama dengan lima soal lain yang tidak sempat dibaca.
Mengosongkan soal yang dilewati. Selama tidak ada pengurangan nilai, kosong selalu kalah dari tebakan.
Latihan tanpa timer sampai minggu terakhir. Pemahaman memang dibangun tanpa timer, tetapi ritme tidak. Mulai latihan berwaktu setidaknya beberapa minggu sebelum ujian.
Tidak mengecek hasil tryout per subtes. Skor total tidak memberi tahu subtes mana yang kehabisan waktu. Cara membacanya ada di artikel cara membaca hasil tryout UTBK.
FAQ
Berapa total waktu UTBK 2026?
Menurut paparan resmi SNPMB 2026, totalnya 195 menit atau 3 jam 15 menit untuk 160 soal.
Subtes apa yang paling sedikit waktunya per soal?
Pengetahuan dan Pemahaman Umum, dengan 20 soal dalam 15 menit, atau 45 detik per soal.
Kenapa durasi Penalaran Matematika di tiap situs berbeda?
Situs pihak ketiga sering memakai sumber lama atau ringkasan yang keliru. Rincian di halaman Kerangka Acuan UTBK pada laman SNPMB menulis 42,5 menit untuk 20 soal. Cek ulang di laman resmi menjelang ujian.
Apakah jawaban salah mengurangi nilai?
Untuk UTBK 2024, Sekretaris SNPMB menyatakan tidak ada pengurangan nilai, seperti dikutip media. Dokumen 2026 yang kami periksa tidak membahasnya. Selama aturannya tetap, jangan biarkan soal kosong.
Apakah durasi UTBK 2027 sama?
Per 26 Oktober 2026, aturan UTBK 2027 belum diumumkan. Pakai angka 2026 untuk latihan sambil memantau laman SNPMB.


