Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Kapan sih kesimpulan itu berupa negasi? Dalam Penalaran Umum UTBK, kesimpulan negatif atau negasi biasanya muncul dalam tiga kondisi utama.
Pertama adalah Modus Tollens. Jika premis satu adalah P maka Q, dan premis dua adalah negasi Q atau pengingkaran akibat, maka kesimpulannya adalah negasi P.
Kedua, Kontraposisi. Pernyataan tunggal P maka Q itu setara dengan negasi Q maka negasi P. Kesimpulan harus berlawanan jika urutan sebab-akibatnya dibalik.
Ketiga adalah negasi kuantor. Ingat, negasi dari semua adalah ada yang tidak, sedangkan negasi dari ada adalah semua tidak atau semua bersifat negatif.
Mari lihat visualisasi kasus ini. Jika P hujan turun dan Q jalan basah, namun faktanya jalan kering, maka kesimpulannya secara otomatis adalah tidak hujan.
Ringkasannya, pilihlah kesimpulan yang bersifat negasi jika fakta mengingkari akibat, jika mencari kalimat setara kontraposisi, atau jika ditanya lawan dari suatu pernyataan.
Perhatikan animasi logika ini. Dengan memahami pola-pola tadi, kamu bisa lebih cepat mengidentifikasi kapan jawaban harus berbentuk pengingkaran atau negasi.
Itulah kunci menarik kesimpulan negasi di soal Penalaran Umum. Terus asah logika kalian, tetap semangat belajarnya, dan sampai jumpa di pembahasan berikutnya!