Untuk soal nomor empat, kita perhatikan pola kelerengnya yaitu dua, tiga, lima, delapan, dan dua belas. Selisih antar sukunya adalah plus satu, plus dua, plus tiga, dan plus empat. Karena bedanya belum tetap, kita lihat tingkat berikutnya yang memiliki beda konstan plus satu. Ini menunjukkan barisan aritmatika bertingkat dua.