Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Selamat datang di sesi persiapan Pengetahuan Kuantitatif U-T-B-K. Kali ini kita akan membedah materi Aljabar Dasar dan Fungsi.
Mari kita lihat visualisasi fungsi. Di sini ada Himpunan A sebagai Domain dan Himpunan B sebagai Kodomain. Fungsi f memetakan setiap titik di A tepat ke satu titik di B, yang kita tulis sebagai f memetakan A ke B.
Bayangkan fungsi seperti sebuah mesin. Kita memasukkan x sebagai input, lalu mesin f x bekerja untuk menghasilkan f x sebagai output. Ingat logikanya: setiap satu input harus memiliki tepat satu output.
Sebelum lanjut, pahami prasyarat variabel dan konstanta. Variabel adalah lambang nilai berubah seperti x atau y. Konstanta adalah nilai tetap seperti lima atau minus dua. Koefisien adalah angka di depan variabel, contohnya pada lima x kuadrat dikurang tiga x tambah tujuh.
Hati-hati dengan notasi fungsi! Ef x tidak sama dengan f dikali x. Ef x adalah nilai fungsi di titik x. Ini adalah pemetaan, bukan operasi perkalian biasa antara f dan x.
Dalam operasi aljabar dasar, ingat aturan penjumlahan dua x tambah tiga x menjadi lima x. Perkalian distributif x dikali x tambah dua menjadi x kuadrat tambah dua x. Dan pemfaktoran selisih kuadrat x kuadrat minus y kuadrat menjadi x kurang y dikali x tambah y.
Kenapa aljabar itu penting? Karena aljabar memungkinkan kita mengubah masalah nyata menjadi simbol matematika agar lebih mudah mencari nilai yang belum diketahui.
Fungsi linear memiliki bentuk y sama dengan m x ditambah c. Di sini m adalah gradien atau kemiringan garis, sedangkan c adalah titik potong pada sumbu y.
Berikutnya fungsi kuadrat f x sama dengan a x kuadrat tambah b x tambah c yang berbentuk parabola. Jika a lebih dari nol kurva terbuka ke atas, dan jika a kurang dari nol kurva terbuka ke bawah.
Untuk komposisi fungsi f bundaran g x, kita memasukkan input x ke fungsi g terlebih dahulu. Hasil dari g x kemudian dimasukkan kembali ke dalam fungsi f sehingga menghasilkan f g x.
Contoh satu, penyederhanaan tiga dikali dalam kurung dua x kurang lima, ditambah empat x. Kita distribusikan menjadi enam x dikurang lima belas tambah empat x, yang hasil akhirnya adalah sepuluh x dikurang lima belas.
Contoh dua, mencari nilai x pada persamaan dua x tambah empat per tiga sama dengan enam. Kalikan tiga ke ruas kanan menjadi delapan belas, pindahkan empat menjadi empat belas, sehingga dua x sama dengan empat belas dan x adalah tujuh.
Contoh tiga, menghitung nilai fungsi f x sama dengan dua x kuadrat dikurang tiga x tambah satu untuk f tiga. Substitusi nilai tiga menghasilkan dua dikali sembilan dikurang sembilan tambah satu, hasilnya adalah sepuluh.
Contoh empat, komposisi fungsi. Jika f x adalah tiga x kurang satu dan g x adalah dua x tambah lima, maka f g x adalah tiga dikali dalam kurung dua x tambah lima, lalu dikurang satu. Hasilnya enam x tambah empat belas.
Contoh lima, mencari invers f x sama dengan dua x kurang tiga per x tambah empat. Kita ganti f x menjadi y, lalu lakukan kali silang dan kumpulkan variabel x. Hasil akhirnya adalah f invers x sama dengan empat x tambah tiga per dua kurang x.
Aplikasi nyatanya ada pada biaya produksi. Jika biaya tetap lima juta rupiah dan biaya per unit dua juta rupiah, kita bisa membuat model fungsi C x sama dengan dua x ditambah lima.
Ada tips cepat untuk invers pecahan! Jika f x sama dengan a x tambah b per c x tambah d, cukup tukar posisi a dan d, lalu ubah tandanya menjadi negatif.
Hindari kesalahan umum seperti salah tanda saat pindah ruas, lupa mengalikan semua suku di dalam kurung, atau tertukar dalam menentukan domain dan kodomain.
Rangkumannya, aljabar adalah alat manipulasi simbol. Fungsi harus memetakan input ke tepat satu output. Dan selalu teliti dalam operasi dasar serta pemfaktoran.
Teruslah berlatih agar semakin mahir! Sampai jumpa di materi persiapan P-K U-T-B-K selanjutnya.
Selesai sudah pembahasan kita. Perhatikan rangkuman visual ini dan pastikan kalian memahami setiap langkahnya!