Langkah pertama, kita analisis koordinatnya. Dari gambar, benda A B memiliki panjang dua meter dan berada pada jarak x sama dengan tiga meter dari tiang. Ini berarti koordinat titik A adalah tiga koma empat dan B adalah tiga koma dua. Karena bayangan ujung A berada di enam meter dari tiang, maka titik A aksen adalah enam koma nol. Dengan prinsip kesebangunan atau kemiringan garis yang melewati lampu L, titik A, dan A aksen, kita dapatkan tinggi tiang H sama dengan delapan meter. Jadi, posisi lampu L adalah nol koma delapan.