Langkah kedua, kita tinjau tampak samping untuk mencari hubungan tinggi lampu H kapital dan tinggi tiang h kecil. Menggunakan kesebangunan, H per h sama dengan w ditambah d per d, yang bisa ditulis menjadi w per d ditambah satu. Dengan substitusi dari langkah pertama, di mana w per d sama dengan dua per tiga, maka H per h sama dengan dua per tiga ditambah satu, yaitu lima per tiga. Jadi, tinggi lampu H sama dengan lima per tiga dikali h.