Strategi

Soal Flowchart di UTBK: Cara Melacak Diagram Alir dengan Tabel Jejak

Soal flowchart di UTBK dikerjakan dengan tabel jejak: contoh diagram alir seleksi dan perulangan, jebakan cabang pintas, dan di paket asli mana soalnya muncul.

Oleh Diterbitkan 26 Okt 2026 7 menit baca
Di halaman ini

Soal flowchart di UTBK paling aman dikerjakan dengan tabel jejak: buat satu baris untuk setiap jalur atau putaran, satu kolom untuk setiap kotak keputusan, lalu isi angkanya sambil mengikuti panah. Di paket soal asli yang tayang di Pintarly, diagram alir muncul di paket PM 2024, bukan di paket PM 2026, dalam dua konteks: tahap seleksi pelamar kerja dan aturan potongan harga untuk pelanggan. Keduanya flowchart bercabang tanpa perulangan, dan jebakannya ada di cabang yang melompati satu tahap.

Seperti apa soal flowchart di UTBK?

Flowchart di soal PM bukan soal pemrograman. Diagramnya menggambarkan proses sehari-hari, lalu soal meminta kamu menghitung berapa orang, berapa rupiah, atau berapa peluang yang sampai di ujung tertentu.

Di paket PM 2024 ada dua konteks seperti itu.

  1. Seleksi pelamar kerja. Diagram lingkaran memberi jumlah pelamar per posisi, dan diagram alir menunjukkan tahapnya: seleksi berkas, tes kemampuan dasar, tes psikologi, lalu wawancara. Satu posisi punya jalur yang berbeda dari posisi lain di salah satu tahap. Soal-soalnya menanyakan jumlah yang lolos, peluang diterima, dan banyak cara memilih dari yang diterima.
  2. Potongan harga pelanggan. Diagram alir memutuskan diskon berdasarkan cara bayar, riwayat utang, dan ketepatan membayar, sementara tabel memberi jumlah transaksi dan harga barang. Soalnya menanyakan peluang pelanggan tidak mendapat potongan dan hasil penjualan yang tidak didiskon.

Kedua konteks bisa kamu baca di paket soal asli PM 2024. Membaca soalnya gratis tanpa daftar; mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.

Simbol yang dipakai adalah simbol standar diagram alir.

BentukArtinyaYang kamu lakukan
Ovalmulai atau selesaititik awal dan akhir jejak
Jajar genjangmasukan atau keluarancatat angka yang masuk atau hasil akhirnya
Persegi panjangproseshitung sesuatu, misalnya total harga atau diskon
Belah ketupatkeputusan ya atau tidakpecah jumlahmu menjadi dua cabang

Apa itu tabel jejak, dan kenapa lebih cepat?

Tabel jejak (trace table) adalah tabel tempat kamu mencatat nilai setiap kali melewati satu kotak. Di flowchart bercabang, baris tabelnya adalah kelompok orang atau transaksi yang jalurnya berbeda. Di flowchart berulang, barisnya adalah putaran.

Kenapa ini lebih cepat? Karena diagram alir memaksa matamu bolak-balik antara panah dan bacaan. Begitu angka pindah ke tabel, kamu bisa menjawab tiga atau empat soal dari tabel yang sama tanpa menelusuri panah lagi. Ini prinsip yang sama dengan cara membaca diagram data di artikel soal PM dengan tabel dan grafik.

Contoh: flowchart seleksi dengan jalur pintas

Contoh berikut kami buat sendiri, dengan pola yang sama seperti konteks seleksi di paket 2024. Bayangkan diagram alirnya seperti ini:

  1. Mulai, masukkan berkas pendaftar.
  2. Keputusan: berkas lengkap? Kalau tidak, gagal. Kalau ya, lanjut. Sebanyak 80% berkas lengkap.
  3. Keputusan: punya sertifikat lomba? Kalau ya, langsung ke wawancara. Kalau tidak, ikut tes tulis.
  4. Keputusan: lolos tes tulis? Kalau tidak, gagal. Kalau ya, ke wawancara. Tingkat kelulusannya 40%.
  5. Keputusan: lolos wawancara? Kalau ya, diterima. Kalau tidak, gagal. Tingkat kelulusannya 50%.

Ada 1.200 pendaftar beasiswa, dan 300 di antaranya punya sertifikat lomba. Buat tabel jejaknya, satu baris per jalur:

JalurPendaftarBerkas lengkap (80%)Tes tulis (40%)Wawancara (50%)
Bersertifikat300240dilewati120
Tanpa sertifikat900720288144

Sekarang tiga pertanyaan bisa dijawab langsung dari tabel.

Berapa pendaftar yang diterima? 120+144=264120 + 144 = 264 orang.

Berapa peluang seorang pendaftar bersertifikat diterima? Dia hanya melewati dua keputusan:

0,8×0,5=0,4=250{,}8 \times 0{,}5 = 0{,}4 = \frac{2}{5}

Untuk pendaftar tanpa sertifikat, peluangnya 0,8×0,4×0,5=0,16=4250{,}8 \times 0{,}4 \times 0{,}5 = 0{,}16 = \frac{4}{25}.

Dari yang diterima lewat jalur sertifikat, dipilih 2 orang untuk menjadi duta beasiswa. Banyak caranya (1202)=7.140\binom{120}{2} = 7.140.

Kalau kamu lupa bahwa jalur bersertifikat melompati tes tulis, kamu akan menghitung semua pendaftar dengan peluang 0,16 dan mendapat 1.200×0,16=1921.200 \times 0{,}16 = 192 orang diterima. Angka itu terlihat masuk akal, dan karena itulah jebakannya berbahaya.

Bagaimana kalau flowchart-nya punya perulangan?

Di paket PM yang kami periksa, belum ada diagram alir dengan perulangan. Bentuk ini lazim di soal logika dan algoritma, jadi tidak ada salahnya kamu siap. Contohnya:

  1. Mulai dengan x=1x = 1 dan s=0s = 0.
  2. Keputusan: apakah x≤5x \le 5? Kalau tidak, cetak ss lalu selesai.
  3. Kalau ya, ganti ss dengan s+x2s + x^2, lalu ganti xx dengan x+2x + 2, dan kembali ke langkah 2.

Tabel jejaknya, satu baris per putaran:

Putaranxx saat dicekx≤5x \le 5?ss sesudahxx sesudah
11ya13
23ya105
35ya357
47tidakberhenti

Keluarannya 35. Perhatikan putaran ke-3: nilai 5 masih memenuhi x≤5x \le 5, jadi masih diproses. Kalau kamu berhenti di sana, keluaranmu 10. Kalau kamu menaikkan xx dulu sebelum menambah ss, kamu menjumlahkan 9+25+499 + 25 + 49 dan mendapat 83. Dua kesalahan itu yang paling sering terjadi di soal perulangan.

Kesalahan yang sering terjadi di soal flowchart

  • Menganggap semua kelompok melewati tahap yang sama. Satu cabang pintas mengubah seluruh hitungan, seperti contoh beasiswa di atas.
  • Mengalikan persen dari jumlah awal, padahal persen kelulusan di tiap tahap berlaku pada yang lolos tahap sebelumnya.
  • Tertukar antara "jumlah orang" dan "peluang". Jumlah dihitung per jalur lalu dijumlahkan. Peluang untuk satu orang dihitung dengan mengalikan peluang di jalurnya sendiri.
  • Melewatkan cabang yang tidak berlabel. Kalau satu cabang tidak ditulis dengan jelas di gambar, cari informasinya di bacaan sebelum menebak.
  • Pada perulangan: salah membaca tanda << dan ≤\le, dan mengubah urutan langkah di dalam putaran.

Cara berlatih soal diagram alir

Mulailah dari diagram yang sederhana, lalu naik ke diagram yang punya cabang pintas. Untuk setiap diagram, kerjakan dalam urutan yang sama: tandai semua kotak keputusan, tulis kolom tabel jejak sesuai urutannya, baru isi angkanya. Setelah terbiasa, tabel ini bisa kamu buat dalam satu menit.

Satu latihan yang efektif: buka konteks seleksi pelamar di paket PM 2024, tutup dulu semua pertanyaannya, lalu buat tabel jejaknya dari bacaan dan diagram saja. Setelah tabelnya jadi, baru buka pertanyaan satu per satu dan cek apakah semuanya bisa dijawab dari tabelmu tanpa melihat diagram lagi. Kalau ada pertanyaan yang memaksamu kembali ke diagram, berarti ada kolom yang belum kamu catat.

Soal-soal diagram alir di PM memakai hitungan dasar: persen, peluang, dan kombinasi. Kalau salah satunya masih goyah, ulas dulu di kumpulan rumus Penalaran Matematika, lalu latih hitungannya lewat latihan soal. Untuk melihat topik apa saja yang terus dipakai PM dari tahun ke tahun, baca pola soal PM dari paket asli 2010-2024.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah soal flowchart di UTBK butuh kemampuan pemrograman?

Tidak. Diagram alir di paket PM 2024 menggambarkan proses sehari-hari seperti seleksi kerja dan potongan harga. Yang dibutuhkan adalah ketelitian mengikuti panah serta hitungan persen dan peluang.

Di paket mana soal flowchart UTBK muncul?

Di paket yang tayang di Pintarly, diagram alir muncul di paket PM 2024. Paket PM 2026 tidak memuat soal diagram alir.

Apakah flowchart di UTBK pernah memakai perulangan?

Di paket PM yang kami periksa, belum ada. Tetap pelajari cara melacak perulangan dengan tabel jejak karena tekniknya sama dan tidak butuh waktu lama.

Kenapa jawaban saya terlihat masuk akal tetapi salah?

Biasanya karena satu cabang pintas terlewat. Cek ulang apakah ada kelompok yang tidak melewati semua tahap.

Apakah tabel jejak memakan waktu terlalu lama saat ujian?

Untuk satu konteks dengan tiga atau empat soal, tabel jejak justru menghemat waktu karena diagram cukup dibaca sekali.

Artikel Terkait

Baca saja tidak cukup, coba kerjakan soalnya.