Soal SBMPTN 2010-2019 Masih Relevan untuk SNBT 2027? Mana yang Layak Dikerjakan
Mana soal SBMPTN 2010-2019 yang masih layak untuk SNBT 2027? Perbandingan topik per era dari paket soal asli, dan bagian yang aman dilewati.

Di halaman ini
- Kenapa pertanyaan ini penting?
- Apa yang berubah dari PK lama ke PK sekarang?
- Contoh: trigonometri lama dan trigonometri sekarang
- Bentuk lama: rumus jumlah sudut
- Bentuk sekarang: perbandingan sisi
- Bagaimana dengan PU, PPU, dan PBM lama?
- Jadi paket lama mana yang layak dikerjakan?
- Kesalahan yang sering terjadi saat memakai soal SBMPTN lama
- Urutan yang lebih efisien
- Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apakah soal SBMPTN masih relevan untuk SNBT 2027?
- Apakah soal SBMPTN lama di Pintarly bisa dibaca gratis?
- Kenapa paket 2012 diberi label SNBT padahal waktu itu belum ada SNBT?
- Perlu belajar trigonometri untuk SNBT?
- Berapa banyak waktu yang sebaiknya untuk paket lama?
Soal SBMPTN lama untuk SNBT masih berguna, tetapi hanya sebagian. Soal logika di PU, soal ejaan dan kalimat di PBM, serta soal aritmetika, peluang, dan barisan di PK bentuknya masih dekat dengan SNBT. Sebaliknya, soal trigonometri bentuk identitas, limit, integral, logaritma, dan matriks hampir hilang dari paket 2023 sampai 2026, jadi tidak perlu jadi prioritas untuk SNBT 2027. Kesimpulan ini diambil dari perbandingan isi paket soal asli Pintarly per era, bukan dari tebakan.
Kenapa pertanyaan ini penting?
Paket soal asli 2010 sampai 2019 di Pintarly jumlahnya banyak. PU saja punya sepuluh paket dari era itu, dan PK punya sepuluh. Kalau kamu mengerjakan semuanya tanpa memilih, sebagian besar waktumu habis untuk bentuk soal yang sudah tidak keluar.
Satu hal perlu diluruskan dulu. Soal 2010 sampai 2012 berasal dari ujian tertulis SNMPTN, dan soal 2013 sampai 2018 dari SBMPTN. Keduanya diselenggarakan sebelum ujiannya dibagi ke subtes seperti sekarang. Dalam artikel ini semuanya disebut era SBMPTN supaya ringkas. Label PU, PPU, PBM, PK, dan seterusnya pada paket lama adalah pengelompokan ke nama subtes sekarang, supaya kamu bisa memakainya untuk latihan. Jadi isi paket "PU 2012" tidak selalu mirip dengan PU di SNBT.
Apa yang berubah dari PK lama ke PK sekarang?
Teks semua soal PK di paket Pintarly disaring dengan kata kunci per topik, lalu dua era dibandingkan. Angkanya perkiraan bawah, karena soal yang tidak memakai kata kunci itu tidak terhitung.
| Topik di PK | 2010 sampai 2018 (260 soal) | 2023 sampai 2026 (507 soal) |
|---|---|---|
| Trigonometri | 39 | 9 |
| Limit | 17 | 1 |
| Logaritma | 16 | 0 |
| Integral | 8 | 0 |
| Matriks | 8 | 0 |
| Turunan | 6 | 0 |
| Kecukupan data | 0 | 41 |
| Perbandingan kuantitas P dan Q | 0 | 57 |
Dua hal terlihat jelas. Pertama, topik kalkulus dan aljabar lanjut nyaris hilang. Kedua, ada dua bentuk soal baru yang sama sekali tidak ada di era SBMPTN: kecukupan data dan perbandingan P dan Q.
Trigonometri tidak benar-benar hilang, tetapi bentuknya berubah. Kesembilan soal trigonometri PK di era baru semuanya berasal dari paket 2025, dan semuanya berbentuk "jika sudutnya lancip dan nilai sin, cos, atau tan-nya sekian, manakah pernyataan yang benar". Cukup perbandingan sisi segitiga siku-siku. Sementara di paket PK 2011, ada soal persamaan trigonometri, pertidaksamaan , dan rumus jumlah sudut.
Contoh: trigonometri lama dan trigonometri sekarang
Dua contoh di bawah ditulis dengan angka sendiri, mengikuti bentuk soal di paket.
Bentuk lama: rumus jumlah sudut
Hitung .
- Bentuk sama dengan .
- Jadi nilainya .
Soal ini hanya bisa dikerjakan kalau kamu hafal rumusnya. Itu ciri soal era SBMPTN: bergantung pada rumus mata pelajaran.
Bentuk sekarang: perbandingan sisi
Jika dan , manakah yang benar: , atau ?
- Gambar segitiga siku-siku dengan sisi samping 5 dan sisi miring 13.
- Sisi depan .
- Maka (benar) dan , bukan (salah).
Yang diuji di sini teorema Pythagoras dan ketelitian membaca, bukan hafalan rumus. Kalau waktumu terbatas, latihan bentuk kedua jauh lebih menguntungkan.
Bagaimana dengan PU, PPU, dan PBM lama?
Di sini perubahannya lebih halus. Berikut perbandingan PU 2010 sampai 2018 (270 soal) dengan PU 2023 sampai 2026 (313 soal):
- Soal analogi kata (misalnya "A : B = C : ...") ada setidaknya 23 di era lama, dan nol di era baru.
- Soal yang memakai bacaan naik dari 69 soal (26%) menjadi 190 soal (61%).
- Soal yang menanyakan pernyataan yang "paling mungkin" benar, atau yang "memperkuat" dan "memperlemah" sebuah argumen, hampir tidak ada di era lama (1 soal) dan menjadi 93 soal di era baru.
Jadi PU sekarang lebih banyak menilai argumen dalam bacaan pendek, sementara PU lama banyak menguji analogi dan hitungan cepat. Analogi tidak benar-benar hilang. Ia pindah ke PPU dalam bentuk "hubungan kata A dan B sama dengan hubungan kata C dan ...", dengan kata yang diambil dari bacaan. Bentuk ini ada 9 soal di paket PPU 2023 sampai 2025. Soal logika klasik (semua, sebagian, jika-maka) tetap ada di kedua era, dan bagian itulah yang paling layak diambil dari paket PU 2012.
Hitungan cepat juga masih berguna, karena PU resmi 2026 punya 10 soal penalaran kuantitatif. Contoh bentuk lama yang masih bermanfaat:
10 orang bisa menyelesaikan pekerjaan dalam 15 hari. Kalau 4 orang berhenti sejak awal, berapa hari pekerjaan selesai?
- Total pekerjaan hari-orang.
- Tersisa 6 orang, jadi hari.
PBM lama paling awet. Di paket PBM 2017, soalnya tentang ejaan, tanda baca, inti kalimat, dan kalimat simpulan paragraf, persis jenis keterampilan yang masih diuji. Bedanya, PBM sekarang hampir selalu memakai bacaan (232 dari 233 soal di 2023 sampai 2026), sedangkan PBM lama sekitar dua pertiga.
PPU lama perlu dipilih. Paket PPU 2015 berisi analogi kata dan soal ejaan seperti kata serapan dan penulisan bilangan. Soal ejaannya bagus untuk latihan PBM, dan analoginya masih berguna sebagai pemanasan untuk soal hubungan antarkata di PPU sekarang. Cukup kerjakan secukupnya, karena bentuk PPU sekarang selalu memakai bacaan.
Jadi paket lama mana yang layak dikerjakan?
| Paket lama | Saran | Bagian yang diambil |
|---|---|---|
| PU 2010 sampai 2019 | kerjakan selektif | logika semua, sebagian, jika-maka, dan hitung cepat; lewati analogi |
| PPU 2010 sampai 2019 | kerjakan selektif | soal ejaan (sebagai latihan PBM) dan sedikit analogi (pemanasan hubungan antarkata) |
| PBM 2010 sampai 2019 | layak | hampir semua: ejaan, tanda baca, inti kalimat, simpulan |
| PK 2010 sampai 2019 | kerjakan selektif | aritmetika, peluang, barisan; lewati identitas trigonometri, limit, integral, logaritma, matriks |
| PM 2010 sampai 2019 | prioritas rendah | paketnya kecil (34 soal di 2010 sampai 2018), jadi lebih baik pakai paket PM 2024 sampai 2026 |
Kesalahan yang sering terjadi saat memakai soal SBMPTN lama
- Menghafal rumus limit dan integral karena "dulu keluar". Di 2023 sampai 2026 hanya satu soal limit yang muncul di paket PK kita, dan integral tidak ada sama sekali.
- Mengira tidak ada lagi trigonometri, lalu melewatkan perbandingan sisi segitiga siku-siku. Bentuk itu muncul sembilan kali di paket PK 2025.
- Melatih analogi kata berjam-jam. Di paket PU era baru analogi tidak muncul, dan di PPU bentuknya hanya beberapa soal hubungan antarkata per paket.
- Menilai kesiapan dari skor paket lama. Bentuk soalnya berbeda, jadi skor tinggi di paket 2012 tidak menjamin skor tinggi di format sekarang.
- Melewatkan kecukupan data dan P dan Q karena tidak ada di buku latihan lama. Dua bentuk ini menyumbang hampir 100 soal di paket PK 2023 sampai 2026.
Urutan yang lebih efisien
- Jadikan paket 2023 sampai 2026 sebagai bahan utama. Mulai dari soal asli UTBK 2023 dan 2024 per subtes.
- Pakai PBM lama sebagai tambahan latihan ejaan dan kalimat.
- Ambil soal logika dari PU lama, dan soal aritmetika, peluang, serta barisan dari PK lama.
- Simpan sisanya sebagai bacaan saja, tanpa perlu dikerjakan dengan timer.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah soal SBMPTN masih relevan untuk SNBT 2027?
Sebagian. Bentuk logika, ejaan, aritmetika, peluang, dan barisan masih dipakai. Topik kalkulus dan aljabar lanjut hampir tidak muncul lagi di paket 2023 sampai 2026. Aturan UTBK 2027 sendiri belum diumumkan per 26 Oktober 2026.
Apakah soal SBMPTN lama di Pintarly bisa dibaca gratis?
Bisa. Semua paket dari 2010 sampai 2019 bisa dibaca tanpa daftar lewat halaman soal asli. Mengerjakan dengan timer dan membuka pembahasan butuh Premium.
Kenapa paket 2012 diberi label SNBT padahal waktu itu belum ada SNBT?
Label pada paket lama adalah pengelompokan ke nama subtes sekarang supaya mudah dicari. Isinya tetap soal dari tahun itu. Untuk 2012, ujiannya masih bernama SNMPTN jalur tertulis; nama SBMPTN baru dipakai mulai 2013.
Perlu belajar trigonometri untuk SNBT?
Perlu sampai perbandingan sisi segitiga siku-siku pada sudut lancip. Identitas, rumus jumlah sudut, dan persamaan trigonometri tidak muncul di paket PK 2023 sampai 2026.
Berapa banyak waktu yang sebaiknya untuk paket lama?
Sebagai patokan pribadi, jadikan paket lama porsi kecil dari latihanmu dan pakai hanya bagian yang ada di tabel saran. Sisanya untuk paket 2023 sampai 2026 dan tryout.


