30 Soal dalam 75 Menit: Strategi Waktu TKA SD dan SMP per Mapel
TKA SD dan SMP memberi 75 menit untuk 30 soal. Cara membagi waktu per tipe soal, urutan mengerjakan, membaca teks, dan latihan bertimer di rumah.

Di halaman ini
- Berapa sebenarnya waktu per soal TKA SD dan SMP?
- Bagaimana contoh pembagian waktu di Matematika?
- Bagaimana membagi waktu di Bahasa Indonesia?
- Lebih baik baca teks dulu atau pertanyaan dulu?
- Urutan mengerjakan seperti apa yang aman?
- Bagaimana melatih ritme ini di rumah?
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa menit waktu mengerjakan TKA SD?
- Apakah durasi TKA SMP sama dengan SD?
- Apakah jawaban salah mengurangi nilai?
- Mapel mana yang lebih butuh strategi waktu?
- Apakah durasi TKA 2027 akan sama?
Di TKA SD dan SMP, kamu punya 75 menit untuk 30 soal di tiap mata uji, jadi rata-rata 2,5 menit per soal. Tapi jangan membagi rata. Soal hitung langsung cukup 1 sampai 2 menit, sedangkan soal teks panjang dan soal MCMA bisa butuh 3 sampai 4 menit. Kalau kamu menemukan info yang menyebut 60 menit, angka itu tidak sesuai pedoman 2026. Kepmendikdasmen 56/2026 dan siaran pers Kemendikdasmen tahun 2026 menulis 75 menit.
Artikel ini untuk siswa kelas 9 yang menyiapkan TKA SMP, juga untuk anak kelas 6 yang berlatih bersama orang tuanya. Isinya cara membagi waktu, urutan mengerjakan, dan cara melatihnya di rumah.
Berapa sebenarnya waktu per soal TKA SD dan SMP?
Hitungannya sederhana:
Angka itu berlaku untuk kedua mata uji, Matematika dan Numerasi serta Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca, di SD maupun SMP. Masing-masing 30 soal.
Beberapa situs masih menulis 60 menit. Selisihnya tidak kecil. Dengan 60 menit, kamu hanya punya 2 menit per soal, dan rencana waktumu akan kelewat ketat. Pegang angka 75 menit dari Kepmendikdasmen 56/2026, lalu cek lagi pedoman resmi begitu aturan TKA 2027 terbit.
Susunan satu hari ujian di 2026 juga perlu kamu tahu. Hari pertama: latihan 10 menit, Matematika dan Numerasi 75 menit, lalu Survei Karakter 20 menit. Hari kedua: latihan 10 menit, Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca 75 menit, lalu Survei Lingkungan Belajar 20 menit. Jadi kamu hanya fokus ke satu mapel per hari. Latihan 10 menit di awal sebaiknya dipakai untuk mengenal tombol dan navigasi, bukan dilewati.
Bagaimana contoh pembagian waktu di Matematika?
Soal Matematika tidak sama beratnya. Pembagian di bawah adalah contoh untuk 30 soal, bukan komposisi resmi. Pakai sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan hasil latihanmu.
| Tipe soal | Contoh jumlah | Waktu per soal | Subtotal |
|---|---|---|---|
| Pilihan ganda hitung langsung | 12 | 1,5 menit | 18 menit |
| Soal cerita atau penerapan | 8 | 3 menit | 24 menit |
| MCMA (pilih semua yang benar) | 5 | 3 menit | 15 menit |
| Kategori benar-salah | 5 | 2,5 menit | 12,5 menit |
| Cek ulang soal yang ditandai | 5,5 menit | ||
| Total | 30 | 75 menit |
Pola pikirnya: soal hitung langsung harus cepat supaya ada tabungan waktu untuk soal cerita dan MCMA. Kalau soal hitung langsung saja sudah makan 3 menit per soal, masalahmu ada di kelancaran berhitung, dan itu dilatih lewat soal per bab, bukan lewat strategi.
Soal MCMA butuh waktu lebih karena setiap pilihan harus dicek sendiri-sendiri. Kalau ada empat pilihan, kamu sebenarnya mengerjakan empat pertanyaan kecil. Cara mengerjakannya per mapel ada di soal MCMA dan benar-salah TKA SD dan SMP.
Bagaimana membagi waktu di Bahasa Indonesia?
Di Bahasa Indonesia, waktumu habis untuk membaca. Banyak soal berupa soal grup: satu bacaan untuk beberapa pertanyaan. Untuk SD, kerangka resmi menyebut teks sepanjang sekitar 150 sampai 200 kata, kecuali puisi. Untuk SMP, panjangnya 200 sampai 250 kata.
Contoh perhitungan kalau ada 10 bacaan untuk 30 soal:
- Membaca 10 teks, sekitar 2 menit per teks: 20 menit.
- Menjawab 30 soal, sekitar 1,5 menit per soal: 45 menit.
- Sisa untuk soal yang ditandai: 10 menit.
Totalnya 75 menit. Jumlah bacaan di ujianmu bisa berbeda, jadi yang perlu kamu latih adalah kecepatan membaca satu teks dengan paham, bukan menghafal angka di atas.
Lebih baik baca teks dulu atau pertanyaan dulu?
Untuk soal grup, baca pertanyaannya sekilas dulu, lalu baca teksnya utuh. Dengan begitu kamu tahu apa yang dicari saat membaca, misalnya tokoh, urutan kejadian, atau fakta tertentu.
Jangan langsung lompat ke kalimat yang mirip dengan pilihan jawaban. Soal yang meminta kesimpulan atau amanat tidak bisa dijawab dari satu kalimat. Kamu perlu memahami teks secara keseluruhan.
Untuk soal kategori benar-salah di Bahasa Indonesia, nilai tiap pernyataan dengan mencari buktinya di teks. Kalau buktinya tidak ada di teks, biasanya pernyataan itu tidak sesuai, walaupun terdengar masuk akal.
Puisi berbeda. Bacalah puisinya dua kali sebelum melihat pertanyaan, karena maknanya sering baru tertangkap di bacaan kedua.
Urutan mengerjakan seperti apa yang aman?
Pakai cara dua putaran.
- Putaran pertama. Kerjakan soal dari awal sampai akhir. Kalau sebuah soal sudah makan lebih dari 3 menit dan belum ketemu jalannya, pilih jawaban sementara, tandai nomornya (pakai fitur penanda kalau sistem ujian menyediakannya), lalu pindah.
- Titik cek. Setelah 25 menit, idealnya kamu sudah di sekitar soal nomor 10. Setelah 50 menit, sekitar nomor 20. Kalau tertinggal jauh, percepat soal yang mudah.
- Putaran kedua. Kembali ke soal yang ditandai, mulai dari yang paling mungkin kamu selesaikan.
- Lima menit terakhir. Pastikan tidak ada soal kosong.
Poin terakhir penting. Nilai TKA SD dan SMP dihitung dari proporsi jawaban benar, jadi soal yang dibiarkan kosong pasti tidak menambah nilai. Contoh resmi dari taklimat hasil 2026: 15 benar dari 30 soal bernilai 50.
Bagaimana melatih ritme ini di rumah?
Ritme waktu tidak bisa dipelajari dengan membaca artikel. Ia dibangun bertahap.
- Mulai dari 10 soal dalam 25 menit. Ini setara dengan kecepatan ujian.
- Naik ke 20 soal dalam 50 menit.
- Setelah itu, 30 soal dalam 75 menit, satu mapel per hari, seperti ujian asli.
- Setelah tiap latihan, catat soal mana yang paling lama dan kenapa.
Jangan langsung loncat ke tahap ketiga. Anak kelas 6 khususnya butuh waktu untuk terbiasa duduk fokus selama 75 menit. Kalau di tahap pertama ia sudah kehabisan waktu, ulangi tahap itu sampai 10 soal selesai dengan tenang, baru naik. Dua sampai tiga minggu per tahap biasanya cukup.
Untuk latihan penuh, Tryout TKA SD #1 dan Tryout TKA SMP #1 di Pintarly masing-masing berisi 60 soal, 2 x 75 menit, dan gratis setelah membuat akun. Mulai dari halaman TKA Pintarly. Kerjakan di laptop atau komputer kalau bisa, karena ujian aslinya berbasis komputer.
Siswa kelas 9 bisa membaca gambaran ujian secara utuh di panduan TKA SMP 2027. Untuk anak kelas 6, orang tua bisa mendampingi latihan bertimer pertama dan membaca panduan TKA SD 2027 untuk orang tua. Kalau kamu punya kakak yang menyiapkan UTBK, prinsip yang sama dipakai di waktu per soal UTBK, dengan angka yang berbeda.
Kesalahan yang sering terjadi
- Berpegang pada angka 60 menit dari info yang keliru, lalu panik karena merasa waktunya sempit.
- Bertahan di satu soal sulit lebih dari 5 menit. Waktu itu cukup untuk mengerjakan dua soal mudah.
- Menjawab soal MCMA dengan satu pilihan saja, padahal soal meminta semua yang benar.
- Membaca teks Bahasa Indonesia sambil terburu-buru, lalu harus membaca ulang dua kali.
- Membiarkan soal kosong di akhir waktu.
- Tidak pernah berlatih dengan timer, sehingga baru tahu ritmenya di hari ujian.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa menit waktu mengerjakan TKA SD?
75 menit untuk Matematika dan Numerasi, dan 75 menit untuk Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca, masing-masing 30 soal. Keduanya dikerjakan di hari yang berbeda.
Apakah durasi TKA SMP sama dengan SD?
Sama. Di 2026, kedua jenjang memakai 30 soal dalam 75 menit untuk tiap mata uji.
Apakah jawaban salah mengurangi nilai?
Nilai TKA SD dan SMP dihitung dari proporsi jawaban benar. Jawaban salah dan jawaban kosong sama-sama tidak menambah nilai, jadi lebih baik tetap memilih jawaban.
Mapel mana yang lebih butuh strategi waktu?
Biasanya Bahasa Indonesia, karena waktu habis untuk membaca. Di Matematika, yang paling memakan waktu adalah soal cerita dan MCMA.
Apakah durasi TKA 2027 akan sama?
Belum ada pengumuman resmi untuk 2027 per 3 November 2026. Rencana perubahan yang disampaikan pada Mei 2026 menyangkut jumlah gelombang dan usulan mapel tambahan; durasi tidak disebut. Tetap cek pedoman resmi begitu terbit.