Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Pernahkah kalian bertanya mengapa tanda berubah saat pindah ruas dalam aljabar? Mari kita pelajari melalui contoh persamaan tiga tambah n sama dengan n kuadrat tambah dua n tambah satu.
Kuncinya, anggaplah persamaan sebagai sebuah keseimbangan atau timbangan. Aturan emasnya adalah: apa pun yang dilakukan di satu sisi, HARUS dilakukan juga di sisi lainnya agar tetap setimbang.
Langkah pertama, kita hilangkan angka tiga dari sisi kiri. Caranya, kita berikan operasi minus tiga di sisi kiri, dan jangan lupa, berikan juga minus tiga di sisi kanan. Kini persamaannya menjadi n sama dengan n kuadrat tambah dua n tambah satu minus tiga.
Langkah kedua, kita hilangkan variabel n dari sisi kiri. Kita gunakan operasi minus n di sisi kiri dan juga minus n di sisi kanan. Sekarang, sisi kiri menjadi nol, sama dengan n kuadrat tambah dua n minus n tambah satu minus tiga.
Sekarang, mari sederhanakan suku-suku yang sejenis. Dua n dikurangi n hasilnya adalah n, dan satu dikurangi tiga hasilnya adalah minus dua. Maka, kita dapatkan nol sama dengan n kuadrat tambah n minus dua, atau n kuadrat tambah n minus dua sama dengan nol.
Kesimpulannya, pertama, tidak ada suku yang benar-benar pindah. Kedua, kita melakukan operasi yang sama di kedua sisi. Ketiga, tanda berubah karena penggunaan operasi lawan, di mana tambah jadi kurang dan kurang jadi tambah.
Itulah alasan di balik aturan pindah ruas. Dengan memahami keseimbangan ini, aljabar menjadi jauh lebih mudah dimengerti. Sampai jumpa!