Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Mari kita bahas soal posisi bayangan lampu bianglala. Dari informasi yang ada, pusat bianglala P berada di titik nol koma dua puluh meter dengan jari-jari er tujuh belas meter. Titik Q sebagai ujung tiang berada di dua puluh empat koma dua meter, dan lampu berputar searah jarum jam dari posisi A.
Langkah satu, kita tentukan koordinat lampu di empat posisi utama. Titik A awal berada di sekitar dua belas koma nol dua koma tiga puluh dua koma nol dua. Titik B di posisi paling atas adalah nol koma tiga puluh tujuh. Titik C di paling kanan adalah tujuh belas koma dua puluh, dan titik D di paling bawah adalah nol koma tiga.
Langkah dua dan tiga, kita hitung nilai bayangannya. Didapat bayangan U atau yang paling pendek sebesar dua puluh empat koma tujuh delapan dari titik C. Lalu A aksen sekitar dua puluh empat koma delapan puluh, B aksen sekitar dua puluh lima koma tiga tujuh, dan bayangan V atau yang paling panjang adalah tujuh puluh dua dari titik D.
Langkah empat, kita analisis rotasinya. Saat lampu bergerak dari A ke C, bayangan bergeser ke U. Lalu dari C ke D, bayangan meningkat ke nilai terbesar di V. Dari D ke B, bayangan kembali menurun ke arah B aksen sebelum akhirnya kembali lagi ke posisi awal di A aksen.
Kesimpulannya, urutan posisi bayangan yang terbentuk saat lampu berputar searah jarum jam dari A adalah A aksen, ke U, ke V, ke B aksen, lalu kembali ke A aksen. Urutan ini sesuai dengan pilihan jawaban D.
Melalui visualisasi rotasi ini, kita bisa melihat bagaimana setiap posisi lampu menghasilkan bayangan yang berbeda di tanah secara berurutan. Sampai jumpa di pembahasan soal matematika selanjutnya!