TKA

Soal TKA SD Geometri dan Pengukuran: Luas, Volume, Sudut, dan Satuan

10 contoh soal TKA SD Geometri dan Pengukuran: satuan, luas bangun gabungan, volume kardus dan bak mandi, sudut, jaring-jaring, dan tumpukan kubus.

Oleh Diterbitkan 5 Nov 2026 10 menit baca
Di halaman ini

Soal TKA SD Geometri dan Pengukuran menguji lima kemampuan: mengubah satuan, menghitung keliling dan luas bangun datar gabungan, menghitung volume kubus dan balok dari benda nyata, menentukan besar sudut, dan membayangkan bangun ruang dari jaring-jaring atau tumpukan kubus. Banyak soalnya memakai gambar. Di artikel ini gambar diganti deskripsi teks dan tabel, lalu ada 10 contoh soal buatan sendiri dengan pembahasan langkah demi langkah.

Geometri dan Pengukuran adalah satu dari tiga elemen Matematika TKA SD, bersama Bilangan dan Data. Rerata nasional Matematika SD 2026 hanya 43,41, dan bab ini mudah menjebak karena satu soal bisa meminta dua langkah sekaligus: menghitung luas, lalu mengubah satuannya.

Apa saja yang diuji di bab Geometri dan Pengukuran?

Daftar berikut diringkas dari kerangka asesmen resmi (Peraturan Kepala BSKAP 047/H/AN/2025).

SubbabCakupan di kerangkaKonteks yang sering dipakai
Bangun datarsegitiga, segiempat, segi banyak, keliling dan luashalaman, kebun, lantai, taplak
Bangun ruangkubus, balok, dan gabungannya, volumekardus, akuarium, bak mandi, tumpukan kotak
Visualisasi ruangtampak depan, atas, dan sampingtumpukan kubus, bangunan sederhana
Satuanpanjang (mm sampai km), berat (mg sampai kg), volume (ml sampai kl), waktu (detik sampai tahun)resep, jarak ke sekolah, jadwal
Kecepatanlaju perubahanperjalanan sepeda atau bus
Sudut dan penaksiranbesar sudut, menaksir ukuranjarum jam, atap, tinggi pintu

Ada satu hal yang perlu Anda tahu. Lingkaran tidak disebut di kerangka SD, karena bangun datarnya dibatasi pada segitiga, segiempat, dan segi banyak. Keliling dan luas lingkaran baru muncul di kerangka SMP. Jadi kalau waktu terbatas, dahulukan bangun gabungan dari persegi panjang dan segitiga.

Soal satuan panjang dan waktu

Soal 1. Dari rumah, Nina berjalan 750 m ke halte. Ia lalu naik angkot sejauh 2,5 km. Dari tempat turun, ia berjalan lagi 1.250 dm sampai gerbang sekolah. Berapa meter jarak yang ia tempuh dari rumah ke sekolah?

Ubah semua ke meter dulu: 2,5 km = 2.500 m dan 1.250 dm = 125 m. Lalu jumlahkan: 750+2.500+125=3.375750 + 2.500 + 125 = 3.375 m. Kesalahan paling sering adalah mengubah dm ke m dengan membagi 100, padahal 1 m = 10 dm.

Soal 2. Rapat orang tua dimulai pukul 08.40 dan berlangsung 2 jam 35 menit. Pukul berapa rapat selesai?

Tambahkan jamnya dulu: 08.40 ditambah 2 jam menjadi 10.40. Lalu tambahkan 35 menit: 40 + 35 = 75 menit, atau 1 jam 15 menit. Jadi rapat selesai pukul 11.15. Anak yang lupa bahwa satu jam hanya 60 menit akan menulis 10.75.

Soal keliling dan luas bangun gabungan

Soal 3. Kebun Pak Rudi berbentuk seperti rumah dari samping. Bagian bawahnya persegi panjang 12 m kali 8 m. Di atas sisi 8 m ada segitiga dengan alas 8 m dan tinggi 3 m. Dua sisi miring segitiga itu masing-masing 5 m. Berapa luas kebun, dan berapa panjang pagar untuk mengelilinginya?

Luas persegi panjang 12×8=9612 \times 8 = 96 m². Luas segitiga 12×8×3=12\frac{1}{2} \times 8 \times 3 = 12 m². Total luasnya 108 m².

Keliling hanya menghitung sisi terluar. Sisi 8 m yang menempel pada segitiga ada di dalam, jadi tidak dipagari. Sisi luarnya: 12 m, 12 m, 8 m di sisi seberang, serta 5 m dan 5 m. Totalnya 42 m. Banyak anak menjumlahkan keliling persegi panjang (40 m) dan keliling segitiga (18 m) menjadi 58 m, sehingga sisi dalam terhitung dua kali.

Soal 4. Lantai kamar berukuran 4 m kali 3 m akan dipasang ubin persegi dengan sisi 25 cm. Berapa ubin yang dibutuhkan?

Samakan satuan dulu: 4 m = 400 cm dan 3 m = 300 cm. Satu baris memuat 400÷25=16400 \div 25 = 16 ubin, dan ada 300÷25=12300 \div 25 = 12 baris. Jadi dibutuhkan 16×12=19216 \times 12 = 192 ubin. Cara ini lebih aman daripada membagi luas lantai dengan luas ubin, karena angkanya lebih kecil dan lebih jarang salah hitung.

Soal volume kubus dan balok dari benda nyata

Soal 5. Sebuah kardus berbentuk balok berukuran panjang 40 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 20 cm. Kardus itu akan diisi kotak kubus kecil bersisi 10 cm sampai penuh. Berapa kotak yang muat?

Hitung per arah: panjangnya muat 40÷10=440 \div 10 = 4 kotak, lebarnya 3 kotak, tingginya 2 kotak. Jadi muat 4×3×2=244 \times 3 \times 2 = 24 kotak. Hasilnya sama dengan volume kardus (24.000 cm³) dibagi volume satu kotak (1.000 cm³). Volume kardus itu juga setara 24 liter, karena 1 liter = 1.000 cm³.

Soal 6 (pilih lebih dari satu). Bak mandi berbentuk kubus dengan sisi dalam 80 cm. Saat ini bak berisi air setengahnya. Pilih semua pernyataan yang benar.

A. Volume bak saat penuh adalah 512 liter. B. Untuk memenuhi bak, perlu ditambah 256 liter air. C. Kalau 64 liter air dipakai, tinggi air turun 8 cm. D. Bak ini muat 600 botol air berukuran 1 liter.

Volume penuh 80×80×80=512.00080 \times 80 \times 80 = 512.000 cm³ = 512 liter, jadi A benar. Setengahnya 256 liter, dan kekurangannya juga 256 liter, jadi B benar. Untuk C, luas alas bak 80×80=6.40080 \times 80 = 6.400 cm². Air 64 liter = 64.000 cm³, sehingga tinggi air turun 64.000÷6.400=1064.000 \div 6.400 = 10 cm, bukan 8 cm. C salah. D salah karena bak hanya muat 512 liter. Jawabannya A dan B.

Soal sudut, jaring-jaring, dan tumpukan kubus

Soal 7 (benar atau salah). Jarum jam menunjukkan waktu tepat pada jam bulat. Tentukan benar atau salah.

  1. Pukul 03.00, sudut terkecil antara kedua jarum adalah 90°.
  2. Pukul 04.00, sudut terkecilnya termasuk sudut tumpul.
  3. Pukul 06.00, sudut antara kedua jarum adalah 160°.

Satu putaran 360° dibagi 12 angka, jadi jarak antarangka 30°. Pukul 03.00 jarumnya terpisah 3 angka, 3×30∘=90∘3 \times 30^\circ = 90^\circ, benar. Pukul 04.00 sudutnya 120°, lebih dari 90°, jadi tumpul. Benar. Pukul 06.00 jarumnya lurus berseberangan, 180°. Pernyataan 3 salah.

Soal 8. Atap rumah dilihat dari depan berbentuk segitiga sama kaki. Sudut puncaknya 110°. Berapa besar masing-masing sudut di kaki atap?

Jumlah sudut segitiga 180°. Sisanya 180∘−110∘=70∘180^\circ - 110^\circ = 70^\circ, dibagi dua sudut yang sama besar, jadi masing-masing 35°.

Soal 9. Enam persegi di bawah ini adalah jaring-jaring kubus. Tiap persegi diberi nomor.

1
2345
6

Setelah dilipat menjadi kubus, sisi bernomor berapa yang berhadapan dengan sisi 3?

Jadikan sisi 3 sebagai alas. Sisi 1 dan 6 terlipat ke atas di depan dan belakang, sehingga keduanya berhadapan. Sisi 2 dan 4 terlipat menjadi dinding kiri dan kanan. Sisi 5 menempel pada sisi 4 dan terlipat menjadi tutup. Jadi sisi yang berhadapan dengan 3 adalah sisi 5. Pola cepatnya: pada deret empat persegi yang berjajar, persegi pertama berhadapan dengan yang ketiga, dan yang kedua dengan yang keempat.

Soal 10 (benar atau salah). Tumpukan kubus dilihat dari atas. Angka di tiap petak menunjukkan banyak kubus yang ditumpuk di petak itu.

KiriTengahKanan
Baris belakang312
Baris depan221

Tentukan benar atau salah.

  1. Seluruh tumpukan memakai 11 kubus.
  2. Dari atas terlihat 6 persegi.
  3. Dari depan terlihat 9 persegi.
  4. Tumpukan tertinggi terdiri dari 3 kubus.

Jumlah kubus 3+1+2+2+2+1=113 + 1 + 2 + 2 + 2 + 1 = 11, benar. Dari atas, setiap petak terlihat satu persegi, jadi 6. Benar. Dari depan, setiap kolom hanya menampakkan tumpukan tertingginya: kolom kiri 3, tengah 2, kanan 2, total 7 persegi. Pernyataan 3 salah. Tumpukan tertinggi ada di kiri belakang, 3 kubus. Benar. Kesalahan di soal tampak depan hampir selalu sama, yaitu menjumlahkan kubus di depan dan di belakang padahal yang belakang tertutup.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Mengubah satuan dengan pengali yang keliru, terutama dm, dam, dan hm yang jarang dipakai sehari-hari. Ingatkan anak bahwa tiap anak tangga satuan panjang berarti dikali atau dibagi 10.
  2. Menghitung waktu seperti bilangan desimal, sehingga 75 menit tidak diubah menjadi 1 jam 15 menit.
  3. Memasukkan sisi dalam bangun gabungan ke dalam keliling.
  4. Mengalikan ukuran dalam satuan yang berbeda, misalnya meter dengan sentimeter.
  5. Lupa bahwa 1 liter = 1.000 cm³ = 1 dm³, sehingga jawaban volume tidak bisa diubah ke liter.
  6. Di soal tampak depan, menjumlahkan semua kubus dalam satu kolom, padahal yang terlihat hanya tumpukan tertinggi.

Kegiatan di rumah dengan benda nyata

Geometri lebih cepat dipahami lewat tangan daripada lewat gambar. Kegiatan berikut memakai barang yang ada di rumah, dan masing-masing cukup 10 sampai 15 menit.

BendaKegiatanYang dilatih
Kardus bekasukur panjang, lebar, tinggi, lalu tebak berapa kotak susu yang muat sebelum mencobavolume balok dan menaksir
Kardus bekas yang dibukagunting lipatan sampai menjadi jaring-jaring, lalu lipat lagijaring-jaring dan sisi berhadapan
Gelas ukur dan botoltuang air 250 ml empat kali ke botol 1 litersatuan volume
Jam dindingtanya sudut jarum pada jam bulat, lalu cek dengan busurbesar sudut
Ubin lantaihitung ubin satu baris dan banyak barisnya, lalu kalikanluas dan satuan
Dadu atau balok mainanbuat tumpukan, gambar tampak atas dengan angka, lalu tampak depanvisualisasi ruang
Pita meterantaksir tinggi pintu dan panjang meja, lalu ukurpenaksiran ukuran

Soal latihan bab Geometri dan Pengukuran dalam bentuk pilihan ganda, benar-salah, dan pilih lebih dari satu tersedia di bank latihan TKA SD Pintarly. Anda bisa membukanya lewat halaman TKA Pintarly atau menu latihan soal, lalu memilih jenjang SD setelah masuk ke akun. Soal bab ini sering memakai pecahan, jadi kalau anak masih ragu, ulangi dulu soal TKA SD bab Bilangan. Gambaran soal lintas bab ada di soal TKA SD Matematika kelas 6, dan bab Data dibahas di soal TKA SD Data.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ada soal lingkaran di TKA SD?

Kerangka asesmen SD tidak menyebut lingkaran. Bangun datar yang tercantum adalah segitiga, segiempat, dan segi banyak, sedangkan bangun ruangnya kubus, balok, dan gabungannya. Lingkaran baru masuk kerangka SMP.

Apakah soal geometri TKA SD selalu bergambar?

Tidak selalu. Soal satuan, waktu, dan kecepatan bisa berupa teks saja. Soal bangun datar, bangun ruang, sudut, dan tampak depan biasanya disertai gambar karena bentuknya perlu ditunjukkan. Karena itu, latihan dengan gambar di layar atau kertas lebih berguna daripada soal yang ukurannya hanya ditulis.

Bentuk soal apa saja yang muncul di bab ini?

Sama dengan bab lain: pilihan ganda biasa, pilih lebih dari satu jawaban, dan benar-salah untuk tiap pernyataan. Tidak ada soal isian atau uraian, jadi anak tidak perlu menuliskan langkah, tetapi tetap perlu menghitung dengan teliti.

Berapa lama anak boleh menghabiskan waktu untuk satu soal?

Mata uji Matematika dan Numerasi berisi 30 soal dalam 75 menit, jadi rata-rata 2,5 menit per soal. Soal tumpukan kubus atau bangun gabungan bisa makan lebih lama. Latih anak melewati soal yang macet lalu kembali di akhir.

Apakah soal di artikel ini soal asli TKA SD?

Bukan. Semuanya dibuat sendiri dengan pola yang mirip soal resmi. Pintarly belum punya paket soal asli TKA SD. Contoh resmi bisa dilihat di simulasi Ayo Coba TKA dan di lampiran kerangka asesmen di halaman unduhan Pusmendik.

Artikel Terkait

Siap hadapi TKA?